Sumur Bor Bantuan Julie Laiskodat Dipindah ke Desa Ribang, Pemdes Ribang Tak Tahu-Menahu

- Reporter

Kamis, 3 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sikka-Polemik pemindahan sumur bor aspirasi Anggota DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat dari Desa Takaplager, Kecamatan Nita, ke Desa Ribang, Kecamatan Koting, terus menuai sorotan. Selain dinilai merugikan petani Takaplager, pemindahan itu ternyata juga dilakukan tanpa sepengetahuan Pemerintah Desa (Pemdes) Ribang selaku lokasi baru.

Bantuan sumur bor yang semula diperuntukkan bagi Kelompok Tani Tani Nabi di Takaplager kini diketahui berada di atas lahan milik Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian Sikka, Anton Filter di Desa Ribang, Kecamatan Koting.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penjabat Kepala Desa Ribang, Maria Veronika Sue, S.Ikom yang ditemui di Kantor Desa Ribang mengatakan, pihaknya tidak tahu ada pemindahan sumur bor bantuan dari Anggota DPR RI Julie Laiskodat dari Desa Takaplager ke Desa Ribang.

Lanjutnya, pihaknya sudah melakukan pengecekan di internal Pemdes Ribang dan sama sekali tidak ada kordinasi atau pun penyampaian dari pihak pelaksana kegiatan pembangunan sumur bor, staf perwakilan Anggota DPR RI Julie Laiskodat atau pun pihak Dinas Pertanian Sikka.

“Waktu serah terima jabatan dari Pj Kades sebelumnya juga tidak ada penyerahan memo kegiatan pembangunan sumur bor. Saya juga sudah cek ke staf, tidak ada surat masuk atau pun pemberitahuan bahwa ada pengerjaan sumur bor di Ribang,” ungkapnya, Kamis pagi (3/7/2025).

Ia menegaskan, tidak ada pembangunan sumur bor bantuan Anggota DPR RI yang masuk ke Desa Ribang.

“Kami hanya dengar kabar angin saja ada kerja sumur bor di Dusun Magetabor, Desa Ribang. Informasinya dipindahkan karena di Takaplager tidak dapat air saat bor,” ungkap Kades Veronika Sue.

Sebelumnya, Penjabat Kepala Desa Takaplager, Hendrikus Raga, membenarkan pemindahan lokasi pengeboran dilakukan tanpa melibatkan pihak desa dan kelompok tani.

“Bulan Maret 2025 kami mendapat informasi lisan bahwa pengeboran awal gagal. Tapi soal lokasi baru kami tidak diberitahu. Baru belakangan diketahui bahwa sumur dipindahkan ke Desa Ribang, Kecamatan Koting, di atas lahan milik Pak Anton Filter,” kata Raga.

Ia menyayangkan keputusan sepihak tersebut dan menyebut bantuan dari Julie Laiskodat seharusnya dinikmati kelompok tani yang telah diusulkan sebelumnya yakni Kelompok Tani Tani Nabi.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LAZISNU Sikka Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang
Sekda Sikka Pimpin Sertijab Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
Polres Sikka Sterilisasi Gereja dan Gelar Patroli Skala Besar Demi Kelancaran Misa Malam Natal
Warga Sikka Mengeluh, Harga Telur dan Bawang Meroket Jelang Nataru
Tim Jibom Pasukan Gegana ‘B’ Pelopor: Gelar Sterilisasi untuk 4 Gereja di Sikka, Sebelum Malam Natal
Senator AWK Apresiasi Gerak Cepat Badan Gizi Nasional Bangun Dapur Satelit MBG di Wilayah Provinsi NTT
AWAS Berbagi Kasih Natal, Salurkan THR dan Parsel untuk 26 Wartawan di Sikka
Pemkab Sikka Pacu Pembangunan Gerai Sembako Koperasi Desa Merah Putih, Target Diresmikan 31 Januari 2026
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 12:40 WITA

Sekda Sikka Pimpin Sertijab Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Rabu, 24 Desember 2025 - 22:32 WITA

Polres Sikka Sterilisasi Gereja dan Gelar Patroli Skala Besar Demi Kelancaran Misa Malam Natal

Rabu, 24 Desember 2025 - 22:23 WITA

Warga Sikka Mengeluh, Harga Telur dan Bawang Meroket Jelang Nataru

Rabu, 24 Desember 2025 - 21:51 WITA

Tim Jibom Pasukan Gegana ‘B’ Pelopor: Gelar Sterilisasi untuk 4 Gereja di Sikka, Sebelum Malam Natal

Rabu, 24 Desember 2025 - 01:34 WITA

Senator AWK Apresiasi Gerak Cepat Badan Gizi Nasional Bangun Dapur Satelit MBG di Wilayah Provinsi NTT

Berita Terbaru

Lembaga pengelola Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ini resmi menggandeng Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung RI untuk memperkuat penanganan berbagai persoalan hukum dalam penyelenggaraan JKN. (12/012026)

Nasional

“BPJS Gandeng Jaksa Agung, Ada Apa dengan JKN?”

Selasa, 13 Jan 2026 - 11:43 WITA