Setelah Di-Launching Presiden, Ini Tahapan Kerja 194 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Sikka

- Reporter

Kamis, 24 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sikka-Setelah resmi dilaunching Presiden RI Prabowo Subianto pada 21 Juli 2025, Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Sikka rencananya mulai memasuki fase operasional.

Tercatat, ada 181 Koperasi Desa Merah Putih dan 13 Kelurahan Merah Putih yang telah memiliki legalitas administratif berupa akta notaris dan perizinan resmi dari pemerintah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Sikka, Ferdinando Lepe, tahap selanjutnya yang menjadi tugas pengurus adalah membentuk identitas koperasi dan sistem operasional dasar.

“Setelah terdaftar resmi, koperasi perlu membuat stempel, mengurus NPWP, mendaftar ke OSS untuk mendapatkan NIB, membuka rekening bank atas nama koperasi, serta menyusun struktur pengurus dan membuat papan nama,” jelasnya.

Tak hanya itu, pengurus juga diminta segera menyusun AD/ART dan rencana kerja tahunan sebagai panduan arah dan tujuan koperasi.

“AD/ART penting untuk mengatur hak dan kewajiban anggota serta mekanisme kerja koperasi. Rencana kerja menjadi kompas agar koperasi tidak berjalan sembarangan,” tegas Kadis Ferdi Lepe.

Langkah teknis lanjutan yang tak kalah penting adalah menyusun tugas pokok dan fungsi pengurus, menyiapkan formulir keanggotaan dan buku tabungan, serta menyusun rencana usaha dan strategi sosialisasi ke masyarakat.

“Sosialisasi ini bertujuan menumbuhkan rasa memiliki dan kepercayaan warga terhadap koperasi yang ada di wilayah mereka,” tambahnya.

Terkait penguatan kapasitas pengurus koperasi, ia menyebut bahwa saat ini belum ada informasi pelatihan dari Kementerian Koperasi melalui APBN. Sementara untuk pelatihan dari APBD, Pemerintah Sikka sudah menyampaikan urgensinya dalam rapat KUA-PPAS bersama DPRD, namun belum ada kepastian karena belum dialokasikan anggaran.

“Kami sudah usulkan pelatihan ini sebagai program prioritas nasional, tinggal menunggu kebijakan penganggaran di tingkat daerah dan pusat,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa 194 koperasi Merah Putih di Sikka memang sudah legal secara administratif, namun belum memiliki modal usaha. Jika aspek pembiayaan telah tersedia, Dinas Perindagkop UKM akan menurunkan Penyuluh Koperasi Lapangan (PKL) untuk melakukan pendampingan intensif.

“Kami siap mendampingi koperasi, asalkan pembiayaan sudah disiapkan. Tanpa modal, koperasi belum bisa menjalankan fungsi ekonominya,” tutupnya.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur NTT Resmikan NTT Mart Sikka, Dorong ASN Wajib Beli Produk Lokal
Bupati Sikka Resmikan Kantor KSP Pintu Air Cabang Talibura, Dorong Keterlibatan dalam Pasokan Pangan Program MBG
Bentuk Apresiasi kepada Pelaku Ekraf, Menko Pemberdayaan Masyarakat Berikan Modal Usaha untuk 4 Klaster Nasabah PNM Mekaar di Kupang
Perempuan Sikka Sulap Ubi Jadi Sabun, Curi Perhatian di Festival Jelajah Maumere
BRI Maumere dan Kejari Sikka Perpanjang Kerjasama Bidang Keperdataan dan Tata Usaha Negara
PKB Desak Bupati Sikka Panggil Pemilik SPBU, Diduga Abaikan Hak Pekerja
Kantor Baru BRI Unit Wuring Mulai Beroperasi, Destrawan: Pelayanan Perlu Ditingkatkan
Moke Sikka Resmi Masuk Pasar Nasional, Bupati Juventus Lepas Produk Perdana BM Moke
Berita ini 166 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 02:27 WITA

Gubernur NTT Resmikan NTT Mart Sikka, Dorong ASN Wajib Beli Produk Lokal

Senin, 6 Oktober 2025 - 14:38 WITA

Bupati Sikka Resmikan Kantor KSP Pintu Air Cabang Talibura, Dorong Keterlibatan dalam Pasokan Pangan Program MBG

Jumat, 3 Oktober 2025 - 07:28 WITA

Bentuk Apresiasi kepada Pelaku Ekraf, Menko Pemberdayaan Masyarakat Berikan Modal Usaha untuk 4 Klaster Nasabah PNM Mekaar di Kupang

Senin, 22 September 2025 - 05:32 WITA

Perempuan Sikka Sulap Ubi Jadi Sabun, Curi Perhatian di Festival Jelajah Maumere

Kamis, 18 September 2025 - 03:40 WITA

BRI Maumere dan Kejari Sikka Perpanjang Kerjasama Bidang Keperdataan dan Tata Usaha Negara

Berita Terbaru

Lembaga pengelola Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ini resmi menggandeng Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung RI untuk memperkuat penanganan berbagai persoalan hukum dalam penyelenggaraan JKN. (12/012026)

Nasional

“BPJS Gandeng Jaksa Agung, Ada Apa dengan JKN?”

Selasa, 13 Jan 2026 - 11:43 WITA