Rektor Universitas Muhammadiyah Maumere Imbau Civitas Akademika Jaga Kedamaian di Tengah Situasi Demonstrasi Nasional

- Reporter

Minggu, 31 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SIKKA-Situasi politik dan sosial di Jakarta kembali memanas dengan maraknya aksi demonstrasi dari berbagai elemen masyarakat yang menyoroti sejumlah kebijakan pemerintah pusat. Gelombang protes yang terjadi dalam beberapa hari terakhir menarik perhatian publik di seluruh Indonesia, tak terkecuali di Nusa Tenggara Timur.

Menanggapi kondisi tersebut, Rektor Universitas Muhammadiyah Maumere (Unimof), Erwin Prasetyo, mengeluarkan pernyataan resmi pada Minggu (31/8). Dalam imbauannya, Erwin mengajak seluruh civitas akademika untuk tetap menahan diri dan mengedepankan perdamaian demi menjaga suasana kondusif, baik di tingkat lokal maupun nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mari seluruh civitas akademika Unimof untuk menahan diri demi kedamaian nian tana Sikka, Nusa, dan bangsa kita,” tegas Erwin.

Peran Kampus di Tengah Dinamika Nasional

Menurut Erwin, kampus memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang kritis sekaligus beradab. Mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan dituntut untuk mampu menyikapi isu nasional dengan kepala dingin dan tidak mudah terprovokasi.

Ia menekankan bahwa kampus adalah ruang intelektual yang harus menjadi teladan bagi masyarakat luas dalam menyampaikan pendapat.

“Kebebasan berpendapat adalah hak demokratis, tetapi perlu dijalankan secara damai, rasional, dan bermartabat. Jangan sampai kita terjebak pada tindakan yang justru menimbulkan perpecahan di antara anak bangsa,” ujarnya.

Suara Damai dari Timur Nusantara

Imbauan Rektor Unimof menjadi penting mengingat posisi mahasiswa sebagai agen perubahan yang kerap terlibat aktif dalam gerakan sosial dan politik. Namun, Erwin mengingatkan bahwa perubahan yang sejati harus dibangun melalui gagasan, dialog, dan kerja nyata, bukan dengan aksi yang berpotensi merugikan keamanan bersama.

Ia juga menggarisbawahi nilai budaya lokal Sikka yang menjunjung tinggi persaudaraan dan kedamaian. Nilai itu, menurutnya, harus tetap dijaga di tengah arus besar dinamika politik nasional.

Lebih lanjut, Erwin mengajak mahasiswa Unimof untuk menjadikan momentum demonstrasi nasional sebagai ruang belajar. Ia berharap para mahasiswa mampu menganalisis akar persoalan bangsa dengan pendekatan akademis, bukan sekadar emosional.

“Dari kampus, kita bisa melahirkan gagasan segar yang solutif. Mari jadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk membangun bangsa, bukan sebagai alasan untuk terpecah,” kata dia.

Imbauan ini sekaligus ditujukan kepada seluruh dosen dan staf akademik agar terus mendampingi mahasiswa dengan bijak, memberikan ruang diskusi yang sehat, serta menyalurkan aspirasi melalui jalur yang konstitusional.

Jaga Kedamaian di Tengah Gejolak

Situasi di Jakarta dan kota-kota besar lain memang sedang menjadi sorotan nasional. Namun, di Maumere dan Kabupaten Sikka secara umum, kehidupan masyarakat masih berlangsung relatif tenang. Erwin berharap ketenangan itu terus terjaga sebagai wujud kontribusi daerah dalam memperkuat persatuan Indonesia.

“Dari Maumere, dari Nusa Tenggara Timur, kita suarakan kedamaian. Karena bangsa ini hanya bisa maju bila kita bersama-sama menjaga persaudaraan,” tutupnya.

Dengan pernyataan ini, Universitas Muhammadiyah Maumere ingin menegaskan sikapnya: tetap berdiri di garis depan untuk membangun peradaban ilmu, sekaligus menjadi penopang kedamaian bangsa di tengah gelombang demonstrasi yang kini melanda ibu kota dan daerah lain di Indonesia. Wiliam

Komentar FB

Penulis : Wiliam

Editor : redaksi

Sumber Berita : nasional

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“BPJS Gandeng Jaksa Agung, Ada Apa dengan JKN?”
BPJS Kesehatan–Gojek Kolaborasi, Pastikan Mitra Terlindungi JKN
Tiga Dokter Bedah Plastik dari Tiga RS Besar Turun di Sikka, Tangani 26 Pasien Bibir Sumbing dalam Baksos di RS Santa Elisabeth Lela
BPJS Kesehatan Kukuhkan Duta Muda 2025: Generasi Penggerak Literasi JKN di Era Digital
BPJS Kesehatan Raih Dua Penghargaan di Indonesia Technology Excellence Awards 2025
Satu-Satunya Dari NTT Bapperida Kabupaten Sikka Raih Penghargaan Nasional dari BRIN
110 Perusahaan Raih Satya JKN Award 2025, BPJS Kesehatan: Kepatuhan Bukan Sekadar Kewajiban, Tapi Tanggung Jawab Moral
Presiden Prabowo Tegaskan Meritokrasi Jadi Landasan Pembinaan Kepemimpinan TNI di HUT ke-80
Berita ini 133 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:43 WITA

“BPJS Gandeng Jaksa Agung, Ada Apa dengan JKN?”

Senin, 12 Januari 2026 - 07:18 WITA

BPJS Kesehatan–Gojek Kolaborasi, Pastikan Mitra Terlindungi JKN

Jumat, 5 Desember 2025 - 07:11 WITA

Tiga Dokter Bedah Plastik dari Tiga RS Besar Turun di Sikka, Tangani 26 Pasien Bibir Sumbing dalam Baksos di RS Santa Elisabeth Lela

Kamis, 20 November 2025 - 02:33 WITA

BPJS Kesehatan Kukuhkan Duta Muda 2025: Generasi Penggerak Literasi JKN di Era Digital

Kamis, 23 Oktober 2025 - 02:53 WITA

BPJS Kesehatan Raih Dua Penghargaan di Indonesia Technology Excellence Awards 2025

Berita Terbaru

Lembaga pengelola Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ini resmi menggandeng Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung RI untuk memperkuat penanganan berbagai persoalan hukum dalam penyelenggaraan JKN. (12/012026)

Nasional

“BPJS Gandeng Jaksa Agung, Ada Apa dengan JKN?”

Selasa, 13 Jan 2026 - 11:43 WITA