Kerusakan Pipa Air di Nirangkliung Diperbaiki Sementara oleh Perumda Wair Pu’an, Layanan untuk Ribuan Pelanggan Pulih

- Reporter

Senin, 8 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sikka-Direktur Perumda Wair Pu’an Kabupaten Sikka, Fransiskus Laka, memastikan kerusakan pipa distribusi utama di jalur Nirangkliung-Nangablo sudah diperbaiki. Air kini kembali mengalir normal bagi ribuan pelanggan yang sempat terdampak.

“Karena menunggu belum ada solusi, kami lakukan perbaikan sementara. Dengan perbaikan sementara ini, air sudah normal. Hanya kami khawatirkan ke depannya, kalau pergerakan tanah terus, pipa itu pasti patah,” ungkap Frans Laka, Senin (8/9/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Frans menjelaskan, meski sempat ada kendala teknis dan perdebatan soal tanggung jawab, pihaknya tetap mengutamakan kepentingan warga agar segera kembali mendapat akses air bersih.

Ia menegaskan, informasi yang berkembang dari pemerintah desa tidak sepenuhnya sesuai fakta di lapangan. Menurutnya, pihak Perumda tidak pernah diberitahu saat penggusuran proyek jalan desa dilakukan sehingga pipa air tertimbun.

“Sebenarnya solusi dari awal sederhana. Kalau penggusuran itu kami diberitahu untuk mengamankan pipa, tentu tidak tertimbun. Faktanya sekarang sudah digusur, pipanya patah. Setelah kejadian itu, air bagi pelanggan di sekitar Tilang dan sekitarnya tidak bisa naik, karena mengalami penggembosan, makanya kami tutup di sumber air (bak kaptering Nirangkliung),” jelasnya.

Frans menekankan, pembahasan soal distribusi air harus berbasis teknis, bukan opini.

“Omong tentang distribusi air minum harus teknis, jangan berupa dugaan atau opini. Kita jangan mengaburkan fakta di lapangan. Perumda Wair Pu’an ‘welcome’, mari kita diskusi. Sampai sekarang, pihak dari Pemdes Nirangkliung tidak pernah bersurat atau menghubungi kami,” tegasnya.

Ia juga membantah klaim Pj. Kepala Desa Nirangkliung terkait adanya kesepakatan tanggal 25 Agustus 2025.

“Faktanya, kerusakan pipa itu sudah terjadi sebelum tanggal 25 Agustus. Jadi kesepakatannya memang ada, tetapi yang dibongkar hanya 20 meter sampai titik kerusakan. Sementara 80 meter lainnya kita belum tahu kondisinya, karena tertimbun sedalam tiga meter. Secara teknis, pekerjaan harus ‘clear’, jangan hanya insidental di satu titik,” ujar Frans.

Lebih lanjut, ia mengingatkan kondisi tanah di lokasi masih labil karena baru digusur.

“Kemarin ketika las, dites tidak bocor, tapi sekarang bocor lagi karena tanah terus bergerak. Pipa sepanjang 80 meter itu tertindih material sedalam 3–4 meter, bebannya tidak sanggup ditahan pipa,” katanya.

Frans pun menawarkan solusi teknis agar masalah tidak terulang. “Kami sarankan, mari kita cari solusi bersama. Material yang menimbun pipa sepanjang 80 meter digali lagi, pipa kami angkat dan pindahkan, setelah itu ditimbun kembali baru dipasang. Dengan begitu, jalan desa aman dan pipa PDAM juga aman,” jelasnya.

Sebelumnya, Anggota DPRD Kabupaten Sikka, Merison Sufriance Botu, menyoroti serius persoalan ini karena warga di beberapa desa terpaksa membeli air dari mobil tangki dengan harga tinggi.

Ia meminta Perumda Wair Pu’an dan Pemerintah Desa Nirangkliung segera berkolaborasi menuntaskan masalah tersebut.

Untuk diketahui, kerusakan pipa distribusi utama Perumda Wair Pu’an di jalur Nirangkliung-Nangablo terjadi setelah aktivitas penggusuran proyek jalan desa pasca 17 Agustus 2025. Pipa sepanjang lebih dari 100 meter tertimbun tanah dan sebagian patah, mengganggu suplai air ke wilayah Tilang, Baopaat, Lusitada, Hepang hingga sebagian Kota Maumere.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-12, AWAS Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran di Desa Heopuat
Momentum HPN 2026, Bupati Juventus Ajak Pers Sikka Kawal Pembangunan Lewat Kritik Konstruktif
Kantor Imigrasi Maumere Ikuti Penguatan Tugas dan Fungsi Keimigrasian Secara Daring, Ini Tujuannya
Kantor Imigrasi Maumere Teguhkan Komitmen Integritas melalui Penandatanganan Pakta Integritas
Dinas PUPR Sikka Temukan Tumpukan Sampah dan Sedimen Jadi Pemicu Utama Banjir Kota Maumere, Siapkan Langkah Strategis Penanganan
Kantor Imigrasi Maumere Raih IKPA 100 Persen Pada Tahun Anggaran 2025
Dorong Pendidikan Vokasi, Hino Serahkan Mesin dan Komponen Berstandar Industri ke Politeknik Cristo Re
Menyapa Masyarakat di Pelabuhan dan Pasar, Imigrasi Maumere Sebarkan Informasi Keimigrasian di Larantuka
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:23 WITA

HUT ke-12, AWAS Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran di Desa Heopuat

Senin, 9 Februari 2026 - 12:18 WITA

Kantor Imigrasi Maumere Ikuti Penguatan Tugas dan Fungsi Keimigrasian Secara Daring, Ini Tujuannya

Senin, 9 Februari 2026 - 04:31 WITA

Kantor Imigrasi Maumere Teguhkan Komitmen Integritas melalui Penandatanganan Pakta Integritas

Minggu, 8 Februari 2026 - 04:02 WITA

Dinas PUPR Sikka Temukan Tumpukan Sampah dan Sedimen Jadi Pemicu Utama Banjir Kota Maumere, Siapkan Langkah Strategis Penanganan

Jumat, 6 Februari 2026 - 07:40 WITA

Kantor Imigrasi Maumere Raih IKPA 100 Persen Pada Tahun Anggaran 2025

Berita Terbaru