Maumere 18 September 2025– Antusiasme masyarakat pada hari pertama Pembukaan Festival Jelajah Maumere (FJM) 17 September 2025 yang berlangsung di Lapangan Umum Kota Baru, Maumere, menyisakan persoalan kebersihan. Usai gelaran pembukaan semalam, lapangan yang menjadi pusat kegiatan tampak dipenuhi sampah plastik, botol minuman, hingga sisa makanan yang berserakan di hampir seluruh area.
Pantauan di lokasi pada Kamis (18/9) pagi, tumpukan sampah plastik mendominasi pemandangan. Area lapangan yang semalam ramai dipadati pengunjung, kini terlihat kumuh dengan botol air mineral, kantong plastik, dan kemasan makanan instan yang ditinggalkan begitu saja.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah warga yang ditemui di sekitar arena mengaku kondisi tersebut selalu terjadi usai acara besar di lapangan umum. “Kalau ada acara begini memang pasti banyak sampah, sayangnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya masih rendah,” ujar Nong Randy salah seorang warga yang ditemui media ini.
Festival Jelajah Maumere sendiri digelar dengan tujuan mempromosikan pariwisata, budaya, dan UMKM lokal. Namun, persoalan sampah ini menjadi catatan penting bagi panitia penyelenggara dan pemerintah daerah untuk menyiapkan langkah antisipatif, seperti menambah jumlah tempat sampah, mengerahkan petugas kebersihan, atau menyediakan tim relawan kebersihan.
Masyarakat juga diharapkan ikut berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan agar festival yang berlangsung hingga 20 September mendatang tidak hanya meriah, tetapi juga ramah lingkungan.
Penulis : Wiliam
Editor : Wiliam
Sumber Berita : Liputan










