Hari Pertama Festival Jelajah Maumere Tinggalkan Tumpukan Sampah di Lapangan Umum Kota Baru

- Reporter

Kamis, 18 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Maumere 18 September 2025– Antusiasme masyarakat pada hari pertama Pembukaan Festival Jelajah Maumere (FJM) 17 September 2025 yang berlangsung di Lapangan Umum Kota Baru, Maumere, menyisakan persoalan kebersihan. Usai gelaran pembukaan semalam, lapangan yang menjadi pusat kegiatan tampak dipenuhi sampah plastik, botol minuman, hingga sisa makanan yang berserakan di hampir seluruh area.

Pantauan di lokasi pada Kamis (18/9) pagi, tumpukan sampah plastik mendominasi pemandangan. Area lapangan yang semalam ramai dipadati pengunjung, kini terlihat kumuh dengan botol air mineral, kantong plastik, dan kemasan makanan instan yang ditinggalkan begitu saja.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah warga yang ditemui di sekitar arena mengaku kondisi tersebut selalu terjadi usai acara besar di lapangan umum. “Kalau ada acara begini memang pasti banyak sampah, sayangnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya masih rendah,” ujar Nong Randy salah seorang warga yang ditemui media ini.

Festival Jelajah Maumere sendiri digelar dengan tujuan mempromosikan pariwisata, budaya, dan UMKM lokal. Namun, persoalan sampah ini menjadi catatan penting bagi panitia penyelenggara dan pemerintah daerah untuk menyiapkan langkah antisipatif, seperti menambah jumlah tempat sampah, mengerahkan petugas kebersihan, atau menyediakan tim relawan kebersihan.

Masyarakat juga diharapkan ikut berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan agar festival yang berlangsung hingga 20 September mendatang tidak hanya meriah, tetapi juga ramah lingkungan.

Komentar FB

Penulis : Wiliam

Editor : Wiliam

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jukir Dishub Sikka Tolak Alih Kelola Parkir ke Swasta, Nilai Kebijakan Pemkab Sikka Terburu-buru
Terduga Pelaku Pembunuhan Siswa SMP di Desa Rubit Diduga Kabur Saat Dibawa Berobat
Misteri Kematian Remaja Putri di Desa Rubit, Sikka, Keluarga Gelar Upacara Adat Saat Pemakaman
Kanwil Ditjen Imigrasi NTT Kunjungan Kerja ke Kantor Imigrasi Maumere, Matangkan Rencana Pembangunan Pos Imigrasi di Flores Timur
Bupati Juventus Lantik 17 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Sikka
OMK Boganatar Rangkai Kandang Natal dari Seng Bekas Erupsi : Sebuah Refleksi Simbol Perjuangan Umat ditengah Bencana
Prodi Pendidikan Ekonomi Unimof Gandeng Pegadaian Sikka Perkuat Literasi Keuangan Mahasiswa
Vox Point Sikka Dukung Penataan Pasar Alok, Penutupan Pasar Wuring Dinilai Sudah Tepat
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 13:20 WITA

Jukir Dishub Sikka Tolak Alih Kelola Parkir ke Swasta, Nilai Kebijakan Pemkab Sikka Terburu-buru

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:14 WITA

Terduga Pelaku Pembunuhan Siswa SMP di Desa Rubit Diduga Kabur Saat Dibawa Berobat

Rabu, 25 Februari 2026 - 08:47 WITA

Misteri Kematian Remaja Putri di Desa Rubit, Sikka, Keluarga Gelar Upacara Adat Saat Pemakaman

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:06 WITA

Kanwil Ditjen Imigrasi NTT Kunjungan Kerja ke Kantor Imigrasi Maumere, Matangkan Rencana Pembangunan Pos Imigrasi di Flores Timur

Rabu, 31 Desember 2025 - 03:30 WITA

Bupati Juventus Lantik 17 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Sikka

Berita Terbaru