16 SPPG di Sikka Sudah Aktif Beroperasi, 5 SPPG Terpencil Akan Beroperasi

- Reporter

Kamis, 26 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Relawan SPPG Kota Uneng 2 tengah menyiapkan menu makan MBG di omprengan beberapa waktu lalu. Foto: istimewa.

Keterangan foto: Relawan SPPG Kota Uneng 2 tengah menyiapkan menu makan MBG di omprengan beberapa waktu lalu. Foto: istimewa.

 

MAUMERE -TAJUKNTT-Akselerasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), terus menunjukkan progres infrastruktur yang masif. Hingga akhir Februari 2026, tercatat sebanyak 16 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah aktif beroperasi penuh, disusul dengan kesiapan operasional sejumlah unit di wilayah pelosok.

Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Sikka, Egenius Djara, menjelaskan bahwa selain 16 unit yang sudah berjalan, saat ini terdapat 5 SPPG Terpencil yang telah selesai tahap appraisal dan akan siap beroperasi untuk menjangkau wilayah dengan akses sulit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Fokus kami adalah memastikan pemerataan akses gizi. Saat ini 16 SPPG sudah melayani masyarakat, dan dalam waktu dekat 5 SPPG di wilayah terpencil akan segera beroperasi. Mayoritas unit ini dikelola secara kolaboratif oleh mitra masyarakat dan yayasan setempat,” ujar Egenius dalam wawancara kepada media ini, Kamis (26/2/2026) siang.

Egenius menambahkan bahwa pada bulan Maret mendatang, kapasitas layanan akan kembali meningkat dengan adanya satu tambahan SPPG yang siap beroperasi secara penuh. Unit baru ini diproyeksikan akan melayani tambahan 3.019 penerima manfaat.

Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Sikka, Egenius Djara

Selain itu, progres pembangunan infrastruktur lainnya terus digenjot, di antaranya, 8 SPPG Aglomerasi: Saat ini dalam proses pembangunan fisik, dan SPPG Terpencil lainnya, masih dalam tahap konstruksi untuk memastikan seluruh titik di Kabupaten Sikka terjangkau layanan MBG.

Keberadaan 16 SPPG yang sudah aktif saat ini telah berhasil melayani total 46.449 penerima manfaat.

“Operasional belasan SPPG ini tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru bagi warga lokal. Hingga saat ini, program MBG di Sikka telah menyerap 815 tenaga kerja.

Ia mengatakan, para pekerja tersebut menempati posisi strategis mulai dari Kepala SPPG, Pengawas Gizi, Pengawas Keuangan, Koordinator Lapangan, juru masak, hingga petugas keamanan dan distribusi. Selain itu, terdapat 287 kader yang diperbantukan secara khusus untuk distribusi di titik-titik Posyandu,” ungkapnya.

Dari sisi kemitraan ekonomi, program ini telah merangkul 129 suplier lokal.

“Kami melibatkan pelaku UMKM, petani, kelompok tani, koperasi, BUMDES, hingga pedagang pasar perorangan sebagai penyedia bahan baku. Dengan beroperasinya SPPG hingga ke wilayah terpencil, ekonomi di desa-desa juga akan ikut bergerak,” pungkas Egenius.

 

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belajar dari Kasus SMPN Nuba Arat, Dinas PKO Sikka Akan Optimalkan Peran Pengawas dan Tim Pencegahan Penanganan Kekerasan di Sekolah
Buntut Guru SMPN Nuba Arat Segel Ruang Kepala Sekolah dan Mogok, Dinas PKO Sikka Geser Kepsek ke Dinas, Tetapkan Seorang PLH
Guru SMPN Nuba Arat, Sikka Segel Ruang Kepala Sekolah, KBM Terganggu
12 Guru Mogok Mengajar, Dinas PKO Sikka Akui Ada Masalah Internal di SMPN Nuba Arat
LPDB Koperasi Datangi Kopdit Obor Mas, Buka Peluang Pinjaman Baru untuk Dorong Ekonomi Anggota
Bupati Sikka Bertemu Wamen Pekerjaan Umum, Dorong Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Daerah
Rekan Kerja Meninggal Tak Wajar, Guru SMPN Nuba Arat Mogok Kerja dan Datangi Dinas PKO Sikka
Bupati Sikka Temui Wakil Menteri Perhubungan, Perjuangkan Percepatan Pembangunan Pelabuhan Aewige
Berita ini 230 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 00:24 WITA

Belajar dari Kasus SMPN Nuba Arat, Dinas PKO Sikka Akan Optimalkan Peran Pengawas dan Tim Pencegahan Penanganan Kekerasan di Sekolah

Kamis, 16 April 2026 - 13:14 WITA

Buntut Guru SMPN Nuba Arat Segel Ruang Kepala Sekolah dan Mogok, Dinas PKO Sikka Geser Kepsek ke Dinas, Tetapkan Seorang PLH

Kamis, 16 April 2026 - 01:32 WITA

Guru SMPN Nuba Arat, Sikka Segel Ruang Kepala Sekolah, KBM Terganggu

Rabu, 15 April 2026 - 11:19 WITA

LPDB Koperasi Datangi Kopdit Obor Mas, Buka Peluang Pinjaman Baru untuk Dorong Ekonomi Anggota

Rabu, 15 April 2026 - 07:41 WITA

Bupati Sikka Bertemu Wamen Pekerjaan Umum, Dorong Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Daerah

Berita Terbaru