JAKARTA,TAJUKNTT-Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, menghadiri langsung agenda Pencanangan Kolaborasi Multipihak untuk Penguatan Literasi dan Numerasi Nasional di Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Sikka ini sekaligus menepis isu miring yang beredar. Bupati Sikka menegaskan dirinya tidak sedang menghindari tugas di daerah, melainkan tengah memperjuangkan kepentingan strategis masyarakat Sikka di tingkat nasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bupati tidak kabur, Bupati tidak lari. Saya hadir dalam acara yang sangat strategis ini demi masa depan pendidikan anak-anak kita di Kabupaten Sikka,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Ia menuturkan, kegiatan yang dibuka langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof.Dr.Abdul Mu’ti ini bukan agenda biasa. Ini adalah kolaborasi penting yang mempertemukan pemerintah pusat dengan kekuatan filantropi global dan lembaga internasional, yakni UNICEF, Tanoto Foundation, dan Gates Foundation.
Dalam kesempatan tersebut, Kabupaten Sikka menjadi salah satu dari hanya 6 daerah di Indonesia yang terpilih menjadi lokasi percontohan (piloting) program tersebut. Sikka bersanding dengan lima daerah lainnya, yakni Kabupaten Tegal, Kota Medan, Kota Pematang Siantar, Kabupaten Batang Hari, dan Kabupaten Ende.
Bupati Juventus Prima Yoris Kago, mengatakan apresiasi dan siap mendukung pelaksanaan program penguatan literasi dan numerasi nasional di Kabupaten Sikka.
“Saya pikir kami sangat siap mendukung program ini. Tentu ini menjadi sebuah kebutuhan dasar bagi kami di Sikka, di mana angka literasi dan numerasi kami masih sangat rendah. Oleh karena itu, dengan program ini tentu akan sangat membantu daerah kami di mana penguatan secara sistemik mulai dari tenaga pendidik, dari sekolah, dan juga siswa-siswi nantinya,” ungkap Bupati Sikka.
Beliau menambahkan bahwa kesadaran (awareness) kolektif adalah kunci utama dalam perubahan ini. Ia berharap program piloting ini mampu memberikan daya dukung yang positif bagi ekosistem pendidikan di Sikka.
“Karena kita mau ke depan angka literasi dan numerasinya paling tidak tinggi, anak-anak didik kita kemudian tenaga pendidik kita mulai aware dan juga ada peningkatan luar biasa dalam urusan literasi dan numerasi ke depan,” tuturnya.
Secara khusus, Bupati Juventus menyampaikan terima kasih atas keterlibatan lembaga-lembaga dunia yang bersedia turun tangan membantu Kabupaten Sikka.
“Jadi, terima kasih untuk Kemendikdasmen, Tanoto Foundation, Gates Foundation dan UNICEF atas kegiatan yang luar biasa ini. Kami sambut dan kami berharap semoga Sikka sebagai pilot project bisa berjalan dengan lancar dan sukses,” harapnya.
Menutup keterangannya, Bupati Juventus menekankan bahwa keberangkatannya ke Jakarta adalah bentuk komitmen pada investasi jangka panjang bidang pendidikan yang tidak bisa ditunda.
“Ini adalah investasi jangka panjang. Dengan literasi dan numerasi yang kuat, generasi muda Sikka akan memiliki daya saing yang lebih tinggi di level nasional maupun internasional,” pungkasnya optimis.








