MAUMERE-tajukntt,Sudah hari kelima gempa Flores, 121 jiwa warga penyitas gempa di Desa Gera, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka belum tersentuh bantuan. Mereka adalah warga yang rumahnya rusak akibat gempa tektonik berkekuatan 7,7 Skala Richter (SR) yang melanda pulau Flores, Sabtu 15/08/2026.
Kepala Desa Gera, Oris Raga, dikonfirmasi, Rabu 19/08/2026 menjelaskan, ada 22 rumah terdampak gempa dengan kategori rusak berat, sedang dan rusak ringan ini tersebar di Dusun Gera 1 dan Dusun Gera 2. Selain rumah, ada tiga fasilitas umum juga rusak yakni; SDN 7 Manukako dan SDK Moke Kapa dengan kategori rusak sedang, serta Paud Tunas Harapan Gera mengalami rusak berat.
“Setelah terjadi gempa, kami bersama RT/RW turun melakukan pendataan korban dan bangunan. Untuk korban jiwa tidak ada. Dari 22 rumah terdampak, itu dihuni oleh 121 jiwa, termasuk ibu hamil, bayi balita dan lansia,” jelasnya menambahkan bahwa untuk mitigasi, warga terdampak melakukan evakuasi mandiri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oris mengaku bahwa hingga saat ini belum ada bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sikka atau pihak lain untuk warga terdampak. “Untuk datanya kami sudah teruskan BPBD Sikka. Saya juga sudah koordinasi dengan BPBD dan Pemerintah Kecamatan dan belum ada informasi lanjutan soal jadwal pendropingan bantuan. Untuk sementara, warga melakukan evakuasi mandiri,” jelasnya.
Selain bangunan rumah, warga juga membutuhkan air bersih. Sebab, debit air bersih dari Ududunga dan Wolokepo juga mengecil.
Penulis : Vianey
Editor : redaksi










