Home / NTT

Kelurahan Beru Droping Sembako untuk 16 KK Penyitas Gempa di Lapangan Kota Baru

- Reporter

Tuesday, 18 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lurah Beru, Elisabeth Neni Trinita bersama Ketua LPM Kelurahan Beru, Ruben Soludale menyerahkan bantuan kepada Mama Rosmini, penyitas gempa yang lakukan evakuasi mandiri di Lapangan Kota Baru Maumere

Lurah Beru, Elisabeth Neni Trinita bersama Ketua LPM Kelurahan Beru, Ruben Soludale menyerahkan bantuan kepada Mama Rosmini, penyitas gempa yang lakukan evakuasi mandiri di Lapangan Kota Baru Maumere

MAUMERE-tajukntt, Pemerintah Kelurahan Beru melakukan pendropingan bantuan sembako untuk 16 KK (62 jiwa), Selasa 18/08/2026.Ke-16 KK tersebut merupakan warga yang melakukan evakuasi mandiri di Lapangan Kota Baru, Maumere, Kabupaten Sdikka pasca gempa susulan, Senin, 17/08/2026.

Lurah Kelurahan Beru, Elisabeth Neni Trinita, Selasa, 18/08/2026 menjelaskan, bantuan sembako dan perlengkapan bayi tersebut berasal dari posko Badan Penanggulangan Bendana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka.

Dikatakan, awalnya ada sekitar 100-an warga yang melakukan evakuasi mandiri pasca gempa susulan tersebut. Namun hingga sore, hanya 16 KK yang memilih bertahan dan bermalam di Lapangan Kota Baru. Lantaran itu, pemerintah Kelurahan Beru berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Sikka agar bisa mendapatkan tenda bantuan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh pihak BPPD menyampaikan bahwa tenda bantuan difokuskan untuk penyitas di wilayah yang terdampak paling parah serta di beberapa puskesmas yang terdampak gempa. “Namun demikian, pihak BPBD memberi bantuan logistik sembako untuk selanjutnya kita salurkan pada hari ini,” ujarnya.

Selain pendropingan bantuan kata dia, pemerintah Keluraha Beru juga melakukan pendataan terhadap bangunan rumah yang rusak terdampak gempa. “Dari data yang ter-update sampai dengan kemarin ada 10 bangunan yang retak,” jelasnya.

Ketua Lembaga Permberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Beru, Ruben Soludale menambahkan, selain warga Kelurahan Beru, ada juga warga Kelurahan Kota Baru yang melakukan evakuasi mandiri di Lapangan Kota Baru. terhadap penyitas dari Kelurahan Kota Baru, tetap dilakukan pendataan untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan Kelurahan Kota Baru.

“Kita tidak bisa berbuat banyak sebab semua bantuan harus berkordinasi dengan BPBD Sikka. Terhadap warga dari Kelurahan Kota Baru kita tetap data untuk kita koordinasikan dengan Kelurahan Kota Baru sebagai penanggungjawab administrative wilayah mereka,” jelasnya.

Sementara itu, Mama Rosmini, salah satu warga penyitas gempa, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan kepada dia dan warga penyitas lainnya. “Terima kasih kepada pemerintah sudah perhatikan kami. Setidaknya ini sudah membantu kami,” ujarnya.

Selain mendapatkan bantuan, para warga penyitas juga diberi edukasi oleh pemerintah Kelurahan Beru untuk kembali ke rumah sembari tetap waspada terhadap gempa susulan. Hal itu dilakukan mengingat kondisi lapangan Kota Baru yang berdebu dapat berdampak terhadap kesehatan warga sendiri. Sejatinya mereka telah diarahkan untuk dievakuasi ke lokasi evakuasi terpusat di Gelora Samador, namun warga memilih tetap di Lapangan Kota Baru karena lebih dekat dengan tempat tinggal mereka.

 

 

Komentar FB

Penulis : Vianey

Editor : redaksi

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penuhi Perintah Prabowo Subianto, KMP Inerie II Akhirnya Bersandar di Pulau Palu’e
El Niño Melanda Teka Iku, DPRD Sikka Desak BPBD Kirim Air Bersih
PSSI Kabupaten Sikka Bagi Bola Kaki untuk Anak Sekolah Terdampak Gempa
Hari Pertama Sekolah, Bupati Sikka Lakukan Trauma Healing Siswa SMPK Frater Maumere dan SDI Iligetang
18.833 Warga Sikka Masih Mengungsi, Kecamatan Talibura Terbanyak Dibanding Palu’e
BNI Cabang Maumere Salurkan Bantuan Kepada Korban Gempa di Palu’e
Satu Pengungsi Mandiri Gempa Flores di Desa Nangahale Meninggal Dunia, Satu Digigit Ular
AWAS Buka 25 Nomor Pengaduan Korban Gempa Flores di Kabupaten Sikka
Berita ini 145 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 13 September 2026 - 08:26 WITA

Penuhi Perintah Prabowo Subianto, KMP Inerie II Akhirnya Bersandar di Pulau Palu’e

Wednesday, 9 September 2026 - 13:03 WITA

El Niño Melanda Teka Iku, DPRD Sikka Desak BPBD Kirim Air Bersih

Tuesday, 8 September 2026 - 11:31 WITA

PSSI Kabupaten Sikka Bagi Bola Kaki untuk Anak Sekolah Terdampak Gempa

Monday, 31 August 2026 - 03:35 WITA

Hari Pertama Sekolah, Bupati Sikka Lakukan Trauma Healing Siswa SMPK Frater Maumere dan SDI Iligetang

Tuesday, 25 August 2026 - 07:06 WITA

18.833 Warga Sikka Masih Mengungsi, Kecamatan Talibura Terbanyak Dibanding Palu’e

Berita Terbaru