Gubernur NTT: Sepak Bola Putri PON 2028 Direncanakan Digelar di Kabupaten Sikka

- Reporter

Saturday, 25 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MAUMERE-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merencanakan Kabupaten Sikka sebagai lokasi pertandingan cabang olahraga sepak bola putri pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028.

Hal itu disampaikan Gubernur NTT Melkiades Laka Lena dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Umum KONI NTT, Alfonsus Theodorus, saat pembukaan Piala Gubernur NTT Liga Pelajar Soeratin Cup U-17 dan Piala Pertiwi 2026 di Stadion Gelora Samador, Maumere, Sabtu (25/7/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa Soeratin Cup U-17 dan Pertiwi Cup bukan sekadar kompetisi sepak bola, tetapi menjadi bagian dari strategi besar mempersiapkan NTT sebagai tuan rumah PON XXII Tahun 2028.

Pemerintah Provinsi NTT, kata Gubernur, tidak hanya menargetkan sukses sebagai penyelenggara, tetapi juga ingin melahirkan atlet-atlet berprestasi. PON 2028 diharapkan meninggalkan warisan berupa fasilitas olahraga yang lebih baik, organisasi olahraga yang semakin profesional, pelatih dan perangkat pertandingan yang berkualitas, serta lahirnya generasi baru atlet NTT.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur mengungkapkan bahwa cabang olahraga sepak bola putri direncanakan dipertandingkan di Kabupaten Sikka.

“Maumere dan sepak bola putri PON tahun 2028, dan kita sudah pastikan sepak bola putri akan dimainkan di Maumere yang kita cintai ini. Saya ingin menyampaikan Kabupaten Sikka dan Kota Maumere dalam penyelenggaraan PON, cabang olahraga sepak bola putri direncanakan dipertandingkan di Maumere karena masih dalam tahap perencanaan. Tentu saja kita masih melakukan koordinasi dan memastikan seluruh persyaratan teknis, venue, transportasi, kesehatan, keamanan, dan berbagai aspek lainnya dapat dipenuhi. Tetapi rencana tersebut harus kita lihat sebagai sebuah peluang besar. Gelora Samador dan ekosistem sepak bola di Kabupaten Sikka harus terus kita dorong agar semakin siap,” demikian sambutan Gubernur yang dibacakan Alfonsus Theodorus.

Gubernur juga menilai Pertiwi Cup 2026 menjadi momentum penting membangun pengalaman sebagai penyelenggara pertandingan sekaligus memperkuat pembinaan sepak bola putri di NTT.

“Bisa jadi dari Soeratin Cup U-17 tahun ini lahir pemain yang memperkuat NTT pada PON 2028. Bisa jadi dari Pertiwi Cup lahir pesepak bola putri NTT yang suatu saat mengenakan seragam tim nasional Indonesia,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, Ketua Asprov PSSI NTT Christian Mboeik mengatakan Soeratin Cup U-17 dan Pertiwi Cup 2026 memiliki peran strategis dalam menyiapkan atlet menuju PON 2028. Menurutnya, turnamen tersebut menjadi ajang talent scouting untuk membentuk kerangka tim sepak bola putra dan putri NTT.

Ia mengungkapkan, Asprov PSSI NTT bersama KONI telah menyepakati bahwa cabang sepak bola putri PON 2028 diarahkan berlangsung di Pulau Flores, dengan Kabupaten Sikka menjadi lokasi yang diprioritaskan.

“Sejauh ini kita dengan KONI sudah bersepakat untuk tim putra akan bertanding di tuan rumah daratan Timor, kalau putri akan ditaruh di Flores dan saya pikir yang kita sepakati adalah salah satu di Kabupaten Sikka untuk menjadi tuan rumah PON putri tahun 2028. Karena itu saya berharap tim putra dan putri yang akan bertanding, talent scouting dari PSSI sudah hadir dan akan memilih cikal bakal tim kita untuk 2028 akan kita pilih di sini,” kata Christian.

Sementara itu, Gubernur NTT juga meminta seluruh pemangku kepentingan, mulai dari KONI, Asprov PSSI NTT, pemerintah daerah hingga Dinas Pemuda dan Olahraga, tidak berhenti pada penyelenggaraan kompetisi semata, tetapi terus melakukan pembinaan berkelanjutan dan talent scouting agar NTT memiliki tim yang kompetitif saat menjadi tuan rumah PON XXII Tahun 2028.

Pembukaan Piala Gubernur NTT Liga Pelajar Soeratin Cup U-17 dan Piala Pertiwi 2026 ditandai dengan kick-off simbolis oleh Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago.

Acara turut dihadiri Ketua Asprov PSSI NTT Christian Mboeik, Sekretaris Umum KONI NTT Alfonsus Theodorus, Direktur Utama Bank NTT Charlie Paulus, Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi, Ketua DPRD Sikka Stef Sumandi, Rektor Universitas Nusa Nipa, Ketua DPRD Malaka, unsur Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Turnamen Mini Soccer Sahabat Yasin Cup Jadi Ruang Trauma Healing Warga 3 Desa di Kepulauan Sikka Pascagempa
Jelang ETMC XXXV 2026, Flores United FC Tunjuk Edward Y. Togo sebagai Pelatih Kepala
Atlet Dojang Adhiyaksa Sikka Raih 11 Medali Emas di Kejurnas Taekwondo Danrem 052/Wijayakrama di Jakarta
Perse Ende Vs Persami Maumere: Duel Klasik 11 Tahun Lalu Kembali Terjadi di Final Soeratin U-17 2026
GILA! Perse Ende Tembus Final Piala Suratin 2026 Lewat Drama Penalti, Kiper Jadi Pahlawan
Perse Ende Tekuk Persada SBD 2-1 Tim Pertama Kunci Tiket Semifinal
Panitia Soeratin U17 Sikka Sambangi PS Malaka, Tegaskan Komitmen Layani Kontingen dengan Sepenuh Hati
Pelajar SMPK Virgo Fidelis Maumere Tampil di Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama 2026 di Jakarta
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 5 September 2026 - 16:07 WITA

Turnamen Mini Soccer Sahabat Yasin Cup Jadi Ruang Trauma Healing Warga 3 Desa di Kepulauan Sikka Pascagempa

Monday, 31 August 2026 - 00:43 WITA

Jelang ETMC XXXV 2026, Flores United FC Tunjuk Edward Y. Togo sebagai Pelatih Kepala

Monday, 24 August 2026 - 08:00 WITA

Atlet Dojang Adhiyaksa Sikka Raih 11 Medali Emas di Kejurnas Taekwondo Danrem 052/Wijayakrama di Jakarta

Friday, 14 August 2026 - 02:16 WITA

Perse Ende Vs Persami Maumere: Duel Klasik 11 Tahun Lalu Kembali Terjadi di Final Soeratin U-17 2026

Tuesday, 11 August 2026 - 13:51 WITA

GILA! Perse Ende Tembus Final Piala Suratin 2026 Lewat Drama Penalti, Kiper Jadi Pahlawan

Berita Terbaru