MAUMERE-Perseftim Flores Timur meraih kemenangan penting setelah menundukkan Persewa Waingapu U-17 dengan skor 2-1 pada pertandingan ketiga hari kelima Piala Gubernur NTT Liga Pelajar Soeratin Cup U-17 2026 di Stadion Gelora Samador, Maumere, Rabu (29/7/2026) sore.
Kemenangan tersebut diraih lewat perjuangan tidak mudah. Perseftim bahkan harus bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama akibat kartu merah.
Meski kalah jumlah pemain dan harus bertanding di bawah terik matahari Maumere saat kick-off pukul 14.00 WITA, tim berjuluk Laskar Lewotana itu tetap mampu mempertahankan keunggulan hingga laga usai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan match summary pertandingan, Perseftim tampil efektif dengan mencetak dua gol melalui Fransiskus E.K. Payong pada menit ke-10 dan Theodorus Alfrinus Arkiyan Muda pada menit ke-58.
Sementara Persewa Waingapu hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat eksekusi penalti Vebroldyn Marenzo Diangga Ndewa pada menit ke-85.
Perseftim membuka keunggulan pada menit ke-10 melalui situasi sepak pojok yang menciptakan kemelut di depan gawang Persewa. Bola berhasil disambar Fransiskus E.K. Payong dan gagal diamankan kiper Jonosius Heri Umbu. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Perseftim tetap tampil disiplin meski bermain dengan 10 orang. Serangan yang dibangun akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-58 ketika Theodorus Alfrinus Arkiyan Muda sukses memanfaatkan peluang di depan gawang untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Persewa baru mampu memperkecil ketertinggalan lima menit menjelang waktu normal berakhir. Wasit menunjuk titik putih setelah seorang pemain
Persewa dijatuhkan di dalam kotak penalti. Vebroldyn Marenzo Diangga Ndewa yang dipercaya sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan baik. Kiper Perseftim, Yohanes M.F. Tonu, sebenarnya mampu menebak arah bola dan sempat menyentuh tendangan tersebut, namun bola tetap meluncur ke dalam gawang sehingga skor berubah menjadi 2-1.
Pada sisa waktu pertandingan, Persewa berupaya menyamakan kedudukan. Namun, lini pertahanan Perseftim tampil disiplin dan mampu meredam setiap serangan hingga peluit panjang dibunyikan.
Tambahan tiga poin ini menjadi modal berharga bagi Perseftim dalam persaingan fase grup Piala Soeratin U-17 2026.
Usai pertandingan, Pelatih Perseftim, Fransiskus Geradus Molo mengaku bangga atas perjuangan para pemainnya yang mampu mempertahankan keunggulan meski harus bermain dengan 10 orang.
“Ini adalah bentuk kerja sama tim pelatih yang mana sudah kami siapkan taktiknya. Untuk kemenangan hari ini, saya mengapresiasi sebesar-besarnya kepada adik-adik pemain yang bekerja keras demi Lewotana Kabupaten Flores Timur. Ini tentunya berkat doa dan dukungan seluruh keluarga besar Flores Timur,” ujarnya dalam sesi konferensi pers.

Meski puas dengan hasil yang diraih, pelatih menegaskan timnya masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus dibenahi. Evaluasi akan difokuskan pada lini belakang dan lini tengah, terlebih salah satu striker utama sempat harus dibang kucadangkan karena mengalami cedera.
Kapten Persefti, Theodorus Tukan juga menyampaikan rasa syukur atas kemenangan tersebut. Menurutnya, kerja keras seluruh pemain menjadi kunci keberhasilan membawa pulang tiga poin.
“Perasaannya tentu bahagia karena bisa meraih tiga poin. Tapi kami tetap tenang untuk menata laga tersisa supaya bisa kembali meraih kemenangan dan membahagiakan seluruh masyarakat Flores Timur,” katanya.
Menghadapi dua laga berikutnya melawan Persebata dan BMU Alor Pantar, sang kapten menegaskan seluruh pemain akan menganggap setiap pertandingan sebagai laga penentuan.
“Dari kami, setiap laga itu kami anggap sebagai partai final. Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk merebut tiga poin di dua laga tersisa,” tegasnya.
Perseftim selanjutnya akan menghadapi dua laga penentuan di fase grup. Mereka dijadwalkan bertemu BMU Alor Pantar pada Sabtu, 1 Agustus 2026 pukul 16.00 WITA, sebelum menjalani laga terakhir melawan Persebata Lembata pada Kamis, 6 Agustus 2026 pukul 14.00 WITA di Gelora Samador Maumere.










