MAUMERE-Pelatih Kepala Flores United FC, Agor Alosius, menyebut kemenangan 2-1 atas PS Malaka pada laga lanjutan Grup D Piala Gubernur Liga Pelajar Soeratin U-17 2026 menjadi bukti bahwa anak asuhnya mampu bangkit dan menjaga harga diri tim setelah menelan dua kekalahan beruntun di awal turnamen.
Flores United mengamankan tiga poin pertamanya usai menaklukkan PS Malaka dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Samador, Maumere, Rabu (5/8/2026) sore. Kemenangan itu sekaligus menjaga asa wakil Kabupaten Ende tersebut untuk bersaing memperebutkan tiket ke babak delapan besar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Agor mengaku sejak awal telah menanamkan semangat kepada para pemainnya agar tidak larut dalam hasil buruk pada dua laga sebelumnya.
“Yang pertama saya berterima kasih kepada anak-anak saya yang hari ini berjuang luar biasa menjaga harga diri. Memang di dua pertandingan awal kami kalah, tetapi dari dua pertandingan itu kami evaluasi. Saya jujur menanamkan semangat harga diri itu, jangan sampai orang injak-injak kita punya harga diri. Hari ini mereka berjuang dan puji Tuhan hasilnya positif,” kata Agor usai pertandingan.
Menurut Agor, meski Flores United sempat berada di posisi terbawah klasemen Grup D, timnya tidak pernah kehilangan semangat untuk memberikan perlawanan.
“Walaupun dalam posisi grup ini memang kami di bagian paling bawah, tapi kami tetap berjuang. Kami tidak akan pantang menyerah. Di sisa pertandingan terakhir nanti kami tetap berjuang. Apa pun hasilnya, kami tetap berjuang,” ujarnya.

Dalam pertandingan tersebut, Flores United tampil agresif sejak awal laga. Permainan terbuka yang diperagakan kedua tim membuat pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi dengan sejumlah duel keras di lapangan.
Flores United memecah kebuntuan melalui Yohanes Gilbertus Niku. Penyerang bernomor punggung 11 itu akhirnya berhasil mencetak gol setelah beberapa kali memperoleh peluang di depan gawang PS Malaka.
Keunggulan Flores United bertambah menjadi 2-0 melalui sundulan Julius Siga yang memanfaatkan sepak pojok. Gol tersebut membuat tim berjuluk Laskar Nusa Nipa semakin percaya diri mengendalikan jalannya pertandingan.
PS Malaka tidak menyerah begitu saja. Tim berjuluk Laskar Manu Meo terus meningkatkan intensitas serangan hingga akhirnya memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 melalui gol indah Junior Marcelo Lionel Tae yang sukses melewati lini pertahanan Flores United.
Meski terus mendapat tekanan hingga menit-menit akhir, lini belakang Flores United mampu mempertahankan keunggulan. Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, sekaligus menjadi kemenangan perdana Flores United di Grup D.
Agor mengatakan hasil tersebut menjadi modal penting menghadapi laga terakhir melawan PSN Ngada.
“Dengan hasil hari ini saya pikir, setelah evaluasi dari dua pertandingan yang kalah, kami tentunya lebih siap menghadapi PSN Ngada. Kami akan berusaha memenangkan pertandingan itu,” katanya.
Ia menilai penampilan anak asuhnya pada laga melawan PS Malaka merupakan bukti bahwa Flores United masih mampu bersaing dengan tim-tim kuat di turnamen tersebut.
“Hari ini kami buktikan bahwa anak-anak masih bisa berjuang melawan tim calon juara seperti PS Malaka,” pungkasnya.










