Usai Peluit Panjang, Laga Flores United vs PS Malaka Ricuh, Bupati Malaka Turun Redam Ketegangan

- Reporter

Wednesday, 5 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


MAUMERE-Pertandingan antara Flores United melawan PS Malaka pada lanjutan penyisihan Grup D Piala Gubernur NTT Liga Pelajar Soeratin Cup U-17 di Stadion Gelora Samador, Maumere, Rabu (5/8/2026) sore, berujung ricuh.

Insiden terjadi sesaat setelah wasit meniup peluit panjang yang menandai berakhirnya pertandingan.
Flores United menutup laga dengan kemenangan 2-1. Sepanjang pertandingan, kedua tim tampil ngotot dan saling memberikan tekanan. Namun, ketegangan justru memuncak setelah pertandingan usai.

Keributan diawali bentrokan antarpemain di dalam lapangan. Situasi kemudian semakin memanas ketika sejumlah ofisial dan pendukung dari kedua tim ikut memasuki lapangan sehingga suasana Stadion Gelora Samador sempat tidak terkendali.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melihat kondisi tersebut, Bupati Malaka Stefanus Bria Seran, yang sejak babak pertama menyaksikan langsung pertandingan dari tribun, segera turun ke lapangan untuk menenangkan para pemain, ofisial, dan pendukung.

Dalam arahannya, Bupati Stefanus mengingatkan bahwa kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian dari sepak bola sehingga tidak boleh disikapi dengan emosi.

“Kalah menang itu biasa, main bola itu seperti begitu. Mau senggol biasa, kalau tidak mau senggol main catur, jangan main sepak bola,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjaga sportivitas dan mempererat persaudaraan antardaerah di Nusa Tenggara Timur.

“Kalah menang itu biasa dalam sepak bola. Kamu anak-anak Indonesia, anak-anak Nusa Tenggara Timur, harus bersahabat. Kalah menang itu biasa. Bersahabat, bersaudara, makanya diselenggarakan pertandingan ini,” ujarnya.

Stefanus secara khusus meminta pemain maupun pendukung PS Malaka agar tidak terpancing emosi.

“Tidak boleh berkelahi. Pemain-pemain Malaka tidak boleh berkelahi. Pendukung Malaka tidak boleh berkelahi. Latihan lagi, tahun depan masih ada lagi pertandingan-pertandingan yang sama,” katanya.

Bupati Malaka Stefanus Bria Seran, turun ke lapangan untuk menenangkan para pemain, ofisial, dan pendukung.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Flores United atas kemenangan yang diraih sekaligus memberi semangat kepada PS Malaka untuk bangkit pada kompetisi berikutnya.

“Flores United profisiat atas kemenangannya. Dan untuk Malaka, latihan lagi supaya tahun depan kamu ketemu lagi.” ungkapnya.

Setelah memberikan imbauan di tengah lapangan, Bupati Stefanus kemudian mendatangi bangku cadangan PS Malaka untuk memberikan motivasi kepada pemain, pelatih, dan pendukung. Berkat upaya tersebut, situasi yang sempat memanas perlahan kembali kondusif.

Sebelum insiden terjadi, Flores United berhasil mengamankan kemenangan 2-1 melalui gol Yohanes Gualbertus Niku pada menit ke-36 dan Yulius Siga pada menit ke-55. Sementara gol balasan PS Malaka dicetak Junior Marchelo Lionel Tae.

Kemenangan ini membuat persaingan di Grup D semakin ketat. Citra Bakti Ngada masih memimpin klasemen sementara dengan sembilan poin dari tiga pertandingan. PS Malaka berada di posisi kedua dengan enam poin dari tiga laga.

Flores United naik dengan koleksi tiga poin dari tiga pertandingan.
Persap Alor juga mengoleksi tiga poin, tetapi dari empat pertandingan sehingga dipastikan tersingkir. Sementara PSN Ngada memiliki tiga poin dari tiga laga dan masih berpeluang lolos ke babak berikutnya.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Turnamen Mini Soccer Sahabat Yasin Cup Jadi Ruang Trauma Healing Warga 3 Desa di Kepulauan Sikka Pascagempa
Jelang ETMC XXXV 2026, Flores United FC Tunjuk Edward Y. Togo sebagai Pelatih Kepala
Atlet Dojang Adhiyaksa Sikka Raih 11 Medali Emas di Kejurnas Taekwondo Danrem 052/Wijayakrama di Jakarta
Perse Ende Vs Persami Maumere: Duel Klasik 11 Tahun Lalu Kembali Terjadi di Final Soeratin U-17 2026
GILA! Perse Ende Tembus Final Piala Suratin 2026 Lewat Drama Penalti, Kiper Jadi Pahlawan
Perse Ende Tekuk Persada SBD 2-1 Tim Pertama Kunci Tiket Semifinal
Panitia Soeratin U17 Sikka Sambangi PS Malaka, Tegaskan Komitmen Layani Kontingen dengan Sepenuh Hati
Pelajar SMPK Virgo Fidelis Maumere Tampil di Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama 2026 di Jakarta
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 5 September 2026 - 16:07 WITA

Turnamen Mini Soccer Sahabat Yasin Cup Jadi Ruang Trauma Healing Warga 3 Desa di Kepulauan Sikka Pascagempa

Monday, 31 August 2026 - 00:43 WITA

Jelang ETMC XXXV 2026, Flores United FC Tunjuk Edward Y. Togo sebagai Pelatih Kepala

Monday, 24 August 2026 - 08:00 WITA

Atlet Dojang Adhiyaksa Sikka Raih 11 Medali Emas di Kejurnas Taekwondo Danrem 052/Wijayakrama di Jakarta

Friday, 14 August 2026 - 02:16 WITA

Perse Ende Vs Persami Maumere: Duel Klasik 11 Tahun Lalu Kembali Terjadi di Final Soeratin U-17 2026

Tuesday, 11 August 2026 - 13:51 WITA

GILA! Perse Ende Tembus Final Piala Suratin 2026 Lewat Drama Penalti, Kiper Jadi Pahlawan

Berita Terbaru