Kupang, 22 Juli 2026 – Setelah sempat dihentikan sementara selama hampir tiga pekan, layanan kapal perintis di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya kembali beroperasi. Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan resmi mengaktifkan kembali seluruh rute pelayaran perintis mulai 20 Juli 2026, sehingga mobilitas masyarakat antarpulau kembali berjalan normal.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kupang, Ardhani Friandy, mengatakan pihaknya telah mengoperasikan kembali lima rute pelayanan kapal perintis yang sebelumnya ditutup sementara sejak 1 hingga 19 Juli 2026.
“Kami telah mengaktifkan kembali lima rute pelayanan kapal perintis di wilayah NTT. Seluruh layanan kini kembali melayani masyarakat sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ujar Ardhani.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal senada disampaikan Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II NTT, Robert N. I. Tail. Ia memastikan seluruh lintasan kapal perintis telah kembali beroperasi secara normal.
“Semua lintasan dan seluruh rute pelayaran per tanggal 20 Juli sudah berjalan normal kembali,” tegas Robert.
Berdasarkan jadwal terbaru yang dirilis PT ASDP Indonesia Ferry, pelayanan pada Kamis, 23 Juli 2026, kembali melayani berbagai lintasan strategis di NTT, di antaranya:
RUTE KAMIS 23 JULI 2026
Kupang – Hansisi (KMP Uma Kalada)
Kupang – Rote – Larantuka (KMP Kalibodri)
Lewoleba – Adonara – Larantuka – Kupang (KMP Inerie II)
Rote – Kupang – Aimere – Waingapu (KMP Cakalang II)
Kalabahi – Bakalang – Baranusa – Adonara (KMP Ile Mandiri)
Aimere – Kupang (KMP Lakaan)
Kewapante – Palue – Marapokot (KMP Ile Ape)
Kembalinya operasional kapal peri
ntis ini menjadi kabar baik bagi masyarakat di wilayah kepulauan NTT yang selama ini mengandalkan transportasi laut sebagai urat nadi distribusi logistik, aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.
PT ASDP juga mengimbau masyarakat untuk melakukan pemesanan tiket secara daring melalui Trip Ferizy maksimal 30 hari sebelum keberangkatan serta melakukan proses check-in paling lambat dua jam sebelum kapal berangkat. Jadwal pelayaran sewaktu-waktu dapat berubah mengikuti kondisi operasional.
Dengan dibukanya kembali seluruh lintasan kapal perintis, diharapkan konektivitas antarpulau di NTT semakin lancar, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta mempermudah akses masyarakat menuju berbagai wilayah di provinsi kepulauan tersebut.
Penulis : Wiliam
Editor : TajukNTT.id
Sumber Berita : Rilis










