MAUMERE-Nirwana 04 Nagekeo meraih kemenangan penting setelah menundukkan tuan rumah Persami Maumere dengan skor 2-1 pada pertandingan Pertiwi Cup 2026 yang berlangsung di Stadion Gelora Samador, Maumere, Rabu (29/7/2026) sore. Hasil ini menjaga peluang Nirwana 04 Nagekeo dalam persaingan menuju gelar juara.
Pertandingan berlangsung sengit sejak peluit babak pertama dibunyikan. Kedua tim sama-sama tampil menyerang dan saling menciptakan peluang. Nirwana 04 Nagekeo akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-30 melalui eksekusi tendangan bebas Clarasi Regina Bena. Bola hasil sepakan pemain bernomor punggung 15 itu meluncur deras ke gawang Persami setelah sebelumnya terjadi pelanggaran di dekat kotak penalti, membawa Nirwana unggul 1-0.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Persami Maumere tidak membutuhkan waktu lama untuk membalas. Tujuh menit kemudian, Dinda Trimila Djami Hau berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Skor imbang bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua, tempo pertandingan semakin meningkat. Kedua tim silih berganti melancarkan serangan untuk mencari gol penentu kemenangan. Memasuki menit ke-80, wasit menunjuk titik putih setelah pemain Nirwana dijatuhkan di dalam kotak penalti.

Kapten Nirwana 04 Nagekeo, Velsiana Menge Pati, yang dipercaya menjadi algojo, menjalankan tugasnya dengan tenang. Tendangannya gagal dibendung penjaga gawang Persami sehingga membawa Nirwana kembali unggul 2-1. Skor tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Usai pertandingan, Pelatih Nirwana 04 Nagekeo, Yuvinianus Bingo yang akrab disapa Nero, mengapresiasi perjuangan anak asuhnya sekaligus memuji penampilan Persami Maumere.
“Pertandingan tadi sangat seru. Perlawanan dari tuan rumah sangat baik, mereka bermain efektif dan transisinya juga sangat bagus. Tetapi Dewi Fortuna lebih memihak kepada kami,” ujarnya.
Nero mengatakan, sejak awal dirinya telah menginstruksikan para pemain untuk bermain lebih rapat guna meredam kekuatan sayap Persami yang dinilainya sangat berbahaya.
“Dari awal saya sudah mengatakan kepada pemain saya bahwa kita bermain lebih compact, bermain lebih ke dalam. Karena saya tahu pemain-pemain Persami punya wing kiri dan kanan yang sangat bagus. Makanya kami menutup daerah pertahanan dan sesekali melakukan serangan balik,” katanya.

Menurutnya, strategi tersebut berjalan cukup efektif hingga timnya memperoleh hadiah penalti di penghujung pertandingan.
Meski meraih kemenangan, Nero mengakui masih ada sejumlah aspek yang perlu dievaluasi, terutama saat transisi dari menyerang ke bertahan.
“Ada beberapa posisi yang harus saya evaluasi lagi, lebih khusus ketika transisi dari menyerang ke bertahan. Kadang-kadang pemain saya terlambat turun untuk menjaga kedalaman pertahanan,” ujarnya.
Pelatih yang menerapkan formasi 4-4-2 itu juga menyebut sistem tersebut masih memiliki kelemahan ketika kedua pemain sayap terlambat membantu pertahanan sehingga membuka ruang bagi lawan.
Menghadapi laga berikutnya melawan Persada Sumba Barat Daya, Nero menegaskan target timnya adalah meraih kemenangan demi menjaga peluang menjadi juara.
“Untuk melawan Persada Sumba Barat Daya, tentunya kami harus menang demi menjaga asa menjadi juara di turnamen Piala Pertiwi perdana ini. Target saya jelas, Nirwana 04 Nagekeo harus membawa pulang piala,” tegasnya.
Sementara itu, kapten tim Nirwana 04 Nagekeo, Velsiana Menge Pati, mengakui permainan timnya pada babak pertama belum sepenuhnya berjalan sesuai instruksi pelatih. Namun, pada babak kedua seluruh pemain mampu bangkit, bermain lebih disiplin, dan akhirnya memastikan kemenangan melalui gol penalti yang dicetaknya pada menit-menit akhir pertandingan.










