MAUMERE-tajukntt, Kabar duka datang dari warga terdampak gempa Flores yang berada di posko pengungsi mandiri di Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka. Satu orang warga pengungsi mandiri bernama Usman (67) meninggal dunia, Kamis, 20/08/2026 pagi.
Informasi yang diperoleh, Usman diketahui memiliki riwayat sakit sebelumnya. Di lokasi pengungsian, Usman hanya tidur beralaskan terpal dan kain seadanya dengan kondisi tempat terbuka. Kondisi tersebut membuat ia mengalami sesak napas dan batuk-batuk hingga terjatuh di lokasi pengungsian.
Warga selanjutnya membawa Usman ke Puskesmas Watubaing untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelumnya, Hasmida warga setempat mengalami gigitan ular di sekitar lokasi pengungsian. Korban kemudian mendapat penanganan di Puskesmas Watubaing sebelum dirujuk ke RSUD TC Hillers Maumere dan masih mendapat perawatan medis.
Warga menilai kejadian itu menjadi alarm serius bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka agar tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan di pusat kota, tetapi juga memastikan keamanan dan keselamatan warga yang bertahan di lokasi-lokasi pengungsian terpencil.
Untuk diketahui, jumlah pengungsi mandiri di Desa Nangahale sebanyak 393 Kepala Keluarga (1.551) jiwa. Dari jumlah tersebut, diantaranya 27 ibu hamil, 75 ibu menyusui, 179 lansia, 90 balita, 603 anak anak dan 19 disabilitas. Mereka terbagi dalam 3 posko pengungsi. Hingga saat ini mereka belum tersentuh bantuan pemerintah.
Penulis : Faidin
Editor : redaksi










