MAUMERE-Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Sikka, Laurensius Laba, mengapresiasi Turnamen Catur yang digelar Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sikka dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.
Laurensius menilai turnamen yang mempertemukan peserta dari kalangan ASN, instansi vertikal, TNI-Polri, BUMN, dan BUMD tersebut menjadi momentum positif untuk mengembangkan olahraga catur sekaligus mempererat kebersamaan di Kabupaten Sikka.
“Turnamen catur yang diselenggarakan oleh Dinas Nakertrans Kabupaten Sikka, dalam hal ini Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka, dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini merupakan momentum yang sangat baik,” ujar Laurensius, Sabtu (8/8/2026).
Menurut dia, kegiatan seperti ini perlu terus dikembangkan dan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial dalam rangka memperingati hari kemerdekaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Laurensius berharap, pada pelaksanaan tahun-tahun mendatang, turnamen catur dalam rangka HUT Kemerdekaan RI dapat diperluas dengan melibatkan masyarakat umum dan pecatur dari kelompok usia junior.
“Harapan saya sebagai Ketua Percasi, momentum HUT begini ke depannya dibuka diperluas untuk masyarakat umum, juga pecatur-pecatur junior dari kategori SD, SMP, SMA, supaya perkembangan catur menjadi lebih baik di Kabupaten Sikka,” katanya.
Ia mengatakan, keterlibatan pecatur junior sangat penting dalam proses pembinaan olahraga catur di Kabupaten Sikka. Turnamen yang digelar secara rutin dapat menjadi ruang bagi para pecatur muda untuk mengasah kemampuan sekaligus memperoleh pengalaman bertanding.
Selain itu, kompetisi yang melibatkan berbagai kelompok usia diharapkan dapat membantu Percasi dalam menemukan bibit-bibit pecatur potensial yang nantinya dapat dibina untuk mengikuti kejuaraan di tingkat yang lebih tinggi.

Laurensius juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sikka, khususnya Disnakertrans, yang telah menggagas turnamen tersebut.
“Saya memberi apresiasi juga kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka yang sudah menyelenggarakan turnamen catur di HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ini,” ujarnya.
26 Peserta Ikuti Tujuh Babak
Ketua Panitia Turnamen Catur, Petrus Robi Lori, mengatakan turnamen tersebut digelar selain untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, juga menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan dan silaturahmi antarpeserta dari berbagai instansi.
Pendaftaran awal mencatat sebanyak 30 calon peserta. Namun, setelah pelaksanaan technical meeting, jumlah peserta yang mengikuti pertandingan menjadi 26 orang.
“Semestinya sebanyak 30 orang. Tetapi kita semua tahu, hasil technical meeting kali ini hanya 26 orang,” kata Petrus.
Turnamen menggunakan peraturan Federasi Catur Internasional (FIDE) dan sistem Swiss Manager dengan total tujuh babak.
Tiga babak dimainkan pada Sabtu, 8 Agustus 2026, sedangkan dua babak lainnya masing-masing dijadwalkan pada Senin dan Selasa.
Petrus mengatakan turnamen tersebut dapat terlaksana berkat semangat panitia dan peserta meskipun terdapat keterbatasan waktu, tenaga, maupun anggaran.
“Keterbatasan ini karena kita keterbatasan waktu, kita keterbatasan tenaga, dan keterbatasan dana. Tetapi karena semangat itu, maka terselenggaranya kegiatan hari ini,” ujarnya.

Wasit Percasi Sikka, Dionisius Siga, menjelaskan pertandingan menggunakan sistem Swiss Manager sebanyak tujuh babak.
Dalam sistem tersebut, setiap peserta memainkan tujuh pertandingan. Setiap kemenangan mendapatkan satu poin, hasil remis mendapat 0,5 poin, sedangkan kekalahan tidak mendapatkan poin.
Dengan demikian, peserta yang mampu memenangkan seluruh tujuh pertandingan akan mengumpulkan maksimal tujuh poin.
Dionisius mengatakan, antusiasme peserta dalam turnamen tersebut cukup tinggi. Ia berharap kegiatan serupa tidak hanya dilaksanakan pada momentum HUT Kemerdekaan RI tahun ini, tetapi dapat dilakukan secara berkelanjutan.
“Saya sangat bangga karena antusiasme dalam kegiatan ini cukup luar biasa dengan jumlah peserta yang ada ini,” ujarnya.
Ia juga mendorong Percasi Sikka bersama Pemerintah Kabupaten Sikka untuk memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan catur secara berkelanjutan.
Menurut Dionisius, kompetisi yang rutin akan membuka peluang untuk menemukan dan membina pecatur-pecatur potensial dari Kabupaten Sikka agar mampu bersaing pada kejuaraan di tingkat provinsi maupun nasional.
“Maka dari itu kita mengharapkan kepada Percasi yang terbaru yang sudah dibentuk di Kabupaten Sikka ini dan Pemerintah Kabupaten Sikka untuk mendukung kegiatan ini jangan hanya hari ini atau tahun ini, tapi berkelanjutan,” katanya.
Turnamen yang dipimpin wasit Percasi Sikka, Dionisius Siga dihadiri oleh Ketua Percasi Kabupaten Sikka Laurensius Laba, Kepala Dinas Nakertrans Sikka Verdinando Lepe, Ketua Panitia HUT ke-81 Kemerdekaan RI Kabupaten Sikka Very Awales, para peserta, serta jajaran staf Disnakertrans Kabupaten Sikka.









