Pascagempa Flores, Anak-anak SLB Karya Ilahi, Sikka Dapat Dukungan Psikososial dan Bantuan Sembako dari PMI dan PT Musim Mas

- Reporter

Monday, 14 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MAUMERE, TAJUKNTT-Anak-anak berkebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa (SLB) Karya Ilahi, Kota Maumere, Kabupaten Sikka, mendapat layanan kesehatan dan dukungan psikososial dalam kegiatan kemanusiaan yang digelar Palang Merah Indonesia (PMI) Sumatera Utara bersama PT Musim Mas dan PMI Kabupaten Sikka, Senin (14/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SLB Karya Ilahi tersebut menjadi bagian dari respons kemanusiaan pascagempa Flores M7,7 yang mengguncang wilayah tersebut pada 15 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak 10 relawan PMI Kabupaten Sikka, relawan PMI Sumatra Utara, dan perwakilan PT Musim Mas terlibat dalam kegiatan tersebut bersama tim PMI Sumatera Utara dan PT Musim Mas.

Ada tiga layanan utama yang diberikan, yakni pemeriksaan kesehatan, dukungan psikososial bagi anak-anak berkebutuhan khusus, serta pembagian bantuan sembako untuk orang tua siswa dan guru.

Perwakilan PMI Kabupaten Sikka, Octavianus Aryo Adityo, mengatakan pemeriksaan kesehatan diberikan secara sukarela kepada orang tua yang ingin memeriksakan kondisi kesehatannya.

“Untuk pemeriksaan kesehatan sifatnya tidak memaksa. Bapak dan Ibu yang mau diperiksa dipersilakan,” kata Octavianus saat membuka kegiatan.

Pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan oleh tenaga medis yang disiapkan dalam kegiatan, termasuk dokter dan perawat.

Sementara itu, anak-anak mengikuti kegiatan dukungan psikososial melalui aktivitas bermain yang dirancang bersama tim pendamping.

Menurut Octavianus, guru dan orang tua juga diminta membantu mendampingi anak-anak selama kegiatan berlangsung.

“Nanti anak-anak kita diajak bermain bersama teman-teman yang melakukan pelayanan dukungan psikososial,” ujarnya.

Sembako untuk orang tua dan guru

Selain layanan kesehatan dan psikososial, PMI bersama PT Musim Mas juga menyalurkan bantuan kebutuhan pokok.

Bantuan tersebut ditujukan terutama kepada orang tua siswa berkebutuhan khusus dan guru.

Penerima bantuan diminta mengisi data sebagai bagian dari pendataan penerima manfaat.

Octavianus mengatakan bantuan juga diberikan kepada siswa dari kelas jauh SLB Karya Ilahi, termasuk dari Likot dan Kokowahor.

“Untuk teman-teman dari Likot dan Kokowahor kami dahulukan supaya bisa pulang lebih dulu,” katanya.

Bantuan sembako menjadi salah satu bentuk dukungan untuk meringankan beban keluarga siswa yang ikut terdampak situasi pascagempa.

Anak-anak tetap belajar di tengah keterbatasan

Kegiatan kemanusiaan ini berlangsung ketika SLB Karya Ilahi masih beradaptasi dengan kondisi pascagempa.

Sejumlah ruang kelas belum dapat digunakan sehingga kegiatan belajar mengajar dilakukan di tenda-tenda darurat.

Bagi anak berkebutuhan khusus, kondisi tersebut membutuhkan penyesuaian lebih dari sekadar memindahkan proses belajar dari dalam ruangan ke tenda.

Sekolah membuat berbagai pendekatan pembelajaran agar anak-anak tetap nyaman. Tenda-tenda belajar bahkan diberi nama tokoh kartun seperti Upin Ipin, Sopo Jarwo, Teletubbies dan Thomas.

Materi mitigasi bencana juga disisipkan dalam pembelajaran melalui permainan dan pendekatan yang dekat dengan dunia anak.

Ketua Yayasan Karya Ilahi, Ursula Maria, mengatakan sekolah saat ini melayani sekitar 125 siswa dengan kebutuhan khusus yang beragam.

“Jumlah siswa sekitar 125 anak, tetapi kebutuhan pendampingannya besar sehingga kami membutuhkan lebih dari 20 guru,” ujarnya.

Kepala SLB Karya Ilahi, Valentina Erlinda, mengatakan di sekolah induk terdapat sekitar 110 siswa. Selain itu, sekolah memiliki kelas jauh di sejumlah wilayah, termasuk Hoder dan Kokowahor.

Menurut Valentina, kegiatan PMI dan PT Musim Mas memberikan tiga bentuk layanan bagi warga sekolah.

“Hari ini ada pemeriksaan kesehatan gratis, pendampingan psikososial dan pembagian sembako gratis,” katanya.

General Manager Corporate Affairs PT Musim Mas, Togar Sitanggang, mengatakan kegiatan di SLB Karya Ilahi secara khusus menyasar kelompok rentan yang dinilai membutuhkan pendekatan berbeda dalam proses pemulihan pascabencana.

Karena itu, bantuan tidak hanya diberikan dalam bentuk sembako.

Anak-anak diajak bermain sambil mendapatkan edukasi mengenai gempa dan langkah yang harus dilakukan ketika bencana kembali terjadi.

“Kami menyampaikan edukasi gempa melalui permainan agar lebih mudah dipahami anak-anak,” ujar Togar.

Selain di SLB Karya Ilahi, rangkaian aksi kemanusiaan PMI Sumatera Utara dan PT Musim Mas di Kabupaten Sikka juga menyasar kelompok rentan lainnya, seperti penyandang disabilitas, lansia dan ODGJ.

Kata Tigor, untuk Sikka, sekitar 700 paket bantuan disiapkan.

Namun, di SLB Karya Ilahi, bantuan hari itu tidak hanya diukur dari jumlah paket yang dibagikan.

Lanjutnya, pemeriksaan kesehatan, ruang bermain, pendampingan psikososial dan edukasi kebencanaan menjadi bagian dari upaya membantu anak-anak berkebutuhan khusus menghadapi situasi pascagempa.

Kepsek Valentina menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PMI Sumatera Utara, PMI Kabupaten Sikka dan PT Musim Mas.

“Saya sangat berterima kasih. Kegiatan seperti ini sangat membantu orang tua siswa kami,” ujarnya.

Setelah kegiatan di SLB Karya Ilahi, tim PMI Kabupaten Sikka dijadwalkan melanjutkan pelayanan kemanusiaan di Markas PMI Sikka untuk kelompok diasbilitas yang tergabung dalam organisasi FORSADIKA dan besok hari melanjutkan kegiatan kemanusiaan di SLB Beru.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT Musim Mas dan PMI Sumut Sasar Kelompok Rentan Korban Gempa Flores di Sikka, 700 Paket Bantuan Disalurkan
NU Peduli Kemanusiaan Salurkan Sembako untuk 35 KK Terdampak Gempa Flores di Mauloo, Sikka
Jalan Rusak hingga Ban Pecah, Cerita Relawan PMI Sikka Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Pengungsi dan Warga Terdampak Gempa
Dokter Hewan Asal Sikka Jadi Korban Tewas Penembakan di Papua, Bupati Juventus Berduka dan Minta Negara Jangan Diam
PMI Salurkan Bantuan Air Bersih dan Paket Family Kit untuk Kelompok Rentan di Pulau Dambila, Sikka
Dana Bantuan Presiden Rp 20 Miliar untuk Bencana Gempa di Sikka Baru Terpakai Rp 300 Juta, Ini Penjelasan Pemkab
HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Demokrat Sikka: Politik Harus Hadir dengan Kerja dan Solusi
Nakes Menumpuk di Kota, Puskesmas Pulau Kekurangan, DPRD Sikka Minta Pemkab Evaluasi Penempatan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 14 September 2026 - 04:53 WITA

Pascagempa Flores, Anak-anak SLB Karya Ilahi, Sikka Dapat Dukungan Psikososial dan Bantuan Sembako dari PMI dan PT Musim Mas

Monday, 14 September 2026 - 04:46 WITA

PT Musim Mas dan PMI Sumut Sasar Kelompok Rentan Korban Gempa Flores di Sikka, 700 Paket Bantuan Disalurkan

Sunday, 13 September 2026 - 09:25 WITA

NU Peduli Kemanusiaan Salurkan Sembako untuk 35 KK Terdampak Gempa Flores di Mauloo, Sikka

Friday, 11 September 2026 - 02:52 WITA

Jalan Rusak hingga Ban Pecah, Cerita Relawan PMI Sikka Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Pengungsi dan Warga Terdampak Gempa

Thursday, 10 September 2026 - 09:19 WITA

PMI Salurkan Bantuan Air Bersih dan Paket Family Kit untuk Kelompok Rentan di Pulau Dambila, Sikka

Berita Terbaru