Pengungsi Gempa di Posko Gelora Samador Maumere Mulai Dipulangkan, Kategori Pengungsi dengan Rumah Rusak Ringan dan Tidak Rusak Jadi Prioritas

- Reporter

Sunday, 23 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses pendaftaran pengungsi yang dengan sukarela ingin pulang, Minggu (23/8/2036) sore.

Proses pendaftaran pengungsi yang dengan sukarela ingin pulang, Minggu (23/8/2036) sore.

 

MAUMERE-Pengungsi di Posko Pengungsian Gelora Samador, Kabupaten Sikka, rencananya mulai dipulangkan secara bertahap pada Minggu (23/8/2026) sore. Pengungsi yang rumahnya masuk kategori Rusak Ringan (RR) dan Tidak Rusak (TR) menjadi prioritas dalam proses pemulangan.

Setelah melewati masa tanggap darurat dan bertahan dalam ketidakpastian akibat gempa bumi tektonik, sejumlah warga Kabupaten Sikka di posko pengungsian utama Gelora Samador mulai menyatakan keinginan untuk kembali ke rumah masing-masing.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masa tanggap darurat bencana gempa bumi tektonik Kabupaten Sikka dijadwalkan berakhir pada Jumat, 28 Agustus 2026.

Menyikapi adanya permintaan warga untuk kembali secara mandiri, Satgas Penanganan Bencana melalui Pos Komando Bencana Gempa Bumi Tektonik Kabupaten Sikka resmi mengeluarkan Standar Operasional dan Prosedur (SOP) Pemulangan Pengungsi, Minggu (23/8/2026).

Pemulangan dilakukan secara bertahap, tertib, terdata dan mengutamakan keselamatan, terutama bagi warga yang rumahnya masuk kategori Rusak Ringan (RR) dan Tidak Rusak (TR).

Kasatgas Pos Komando Bencana Gempa Bumi Tektonik Kabupaten Sikka, Margaretha Movaldes da Maga Bapa, ST., M.Eng, yang akrab disapa Femy Bapa, menegaskan bahwa pemulangan pengungsi tidak dilakukan secara serampangan.

Penegasan tersebut disampaikan Femy Bapa di Pos Komando Penanganan Bencana Gempa Bumi Tektonik, Jalan Mawar, Maumere, Minggu, 23/8/2026.

“Data menjadi dasar, proses verifikasi menjadi kunci, dan keselamatan tetap menjadi prioritas,” tegasnya.

Menurut Femy, berdasarkan pemutakhiran data By Name By Address (BNBA), pengungsi yang rumahnya masuk kategori Rusak Ringan (RR) dapat mengikuti mekanisme pemulangan.

Sementara bagi pengungsi dengan kategori Tidak Rusak (TR), statusnya terlebih dahulu akan ditentukan melalui proses pemutakhiran dan verifikasi di lapangan.

Ia menegaskan, SOP pemulangan tersebut bukan bentuk pemaksaan kepada masyarakat untuk meninggalkan lokasi pengungsian.

Sebaliknya, kata Femy Bapa pemerintah menyiapkan mekanisme agar warga yang rumahnya telah dinyatakan layak untuk ditempati kembali dapat pulang dengan aman, tertib dan tetap terdata.

“Pemulangan ini atas permintaan atau kesediaan masyarakat sendiri. Pemerintah menyiapkan mekanismenya agar proses tersebut berjalan dengan baik dan tetap mengutamakan keselamatan,” jelasnya.

Dalam SOP tersebut, lanjut Femy Bapa, warga yang telah siap kembali ke rumah terlebih dahulu menyampaikan permintaan atau kesediaan pemulangan kepada koordinator pos pengungsian. Selanjutnya, petugas melakukan verifikasi berdasarkan data BNBA.

“Apabila status rumah sesuai dengan kategori Rusak Ringan (RR) atau Tidak Rusak (TR) dan telah dinyatakan memenuhi persyaratan untuk kembali, warga dapat melanjutkan proses administrasi. Warga kemudian mengisi formulir dan Surat Pernyataan (SP) Pemulangan,” jelasnya.

Setelah seluruh proses administrasi selesai, sambungnya, warga dapat mengemas barang-barang pribadi dan mempersiapkan kepulangan.

Pemerintah juga menyiapkan paket sembako sesuai kebutuhan yang ditempatkan di lokasi pengungsian serta dukungan personel untuk membantu proses pemulangan.

Setelah seluruh tahapan dipenuhi, warga dapat kembali ke rumah masing-masing secara mandiri.
Pulang Bukan Berarti Ditinggalkan Pemerintah

Femy menegaskan, kepulangan warga ke rumah masing-masing bukan berarti pemerintah menghentikan perhatian dan pendampingan terhadap mereka.
Setiap proses pemulangan akan dicatat dalam Berita Acara. Data tersebut selanjutnya diserahkan kepada Posko Tanggap Darurat Bencana BPBD Kabupaten Sikka sebagai bagian dari pemutakhiran data penanganan bencana.

“Warga yang kembali ke rumah tetap menjadi bagian dari masyarakat terdampak yang mendapatkan perhatian pemerintah. Karena itu, seluruh proses pemulangan harus tercatat dengan baik,” katanya.

Informasi yang dihimpun dari Media Center BPBD Sikka, sebanyak 50 KK pengungsi yang akan dipulangkan sore ini.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NU Peduli Kemanusiaan Salurkan Sembako untuk 35 KK Terdampak Gempa Flores di Mauloo, Sikka
Jalan Rusak hingga Ban Pecah, Cerita Relawan PMI Sikka Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Pengungsi dan Warga Terdampak Gempa
Dokter Hewan Asal Sikka Jadi Korban Tewas Penembakan di Papua, Bupati Juventus Berduka dan Minta Negara Jangan Diam
PMI Salurkan Bantuan Air Bersih dan Paket Family Kit untuk Kelompok Rentan di Pulau Dambila, Sikka
Dana Bantuan Presiden Rp 20 Miliar untuk Bencana Gempa di Sikka Baru Terpakai Rp 300 Juta, Ini Penjelasan Pemkab
HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Demokrat Sikka: Politik Harus Hadir dengan Kerja dan Solusi
Nakes Menumpuk di Kota, Puskesmas Pulau Kekurangan, DPRD Sikka Minta Pemkab Evaluasi Penempatan
Seleksi Sekda Sikka, Femmy Bapa, Putu Botha dan Paul Prasetya Raih Nilai Tertinggi
Berita ini 147 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 13 September 2026 - 09:25 WITA

NU Peduli Kemanusiaan Salurkan Sembako untuk 35 KK Terdampak Gempa Flores di Mauloo, Sikka

Friday, 11 September 2026 - 02:52 WITA

Jalan Rusak hingga Ban Pecah, Cerita Relawan PMI Sikka Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Pengungsi dan Warga Terdampak Gempa

Thursday, 10 September 2026 - 11:24 WITA

Dokter Hewan Asal Sikka Jadi Korban Tewas Penembakan di Papua, Bupati Juventus Berduka dan Minta Negara Jangan Diam

Thursday, 10 September 2026 - 09:19 WITA

PMI Salurkan Bantuan Air Bersih dan Paket Family Kit untuk Kelompok Rentan di Pulau Dambila, Sikka

Wednesday, 9 September 2026 - 06:34 WITA

HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Demokrat Sikka: Politik Harus Hadir dengan Kerja dan Solusi

Berita Terbaru