Terminal Rusak Akibat Gempa, Anggota DPR RI Bambang Haryo Minta Pelindo Bangun Terminal Sementara di Pelabuhan L. Say Maumere

- Reporter

Sunday, 23 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MAUMERE-Anggota DPR RI Komisi VII, Ir. H. Bambang Haryo Soekartono, M.I.Pol., meminta PT Pelindo segera menyiapkan terminal penumpang sementara di Pelabuhan L. Say Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Permintaan tersebut disampaikan Bambang Haryo saat meninjau langsung kondisi Pelabuhan L. Say Maumere, Minggu (23/8/2026), setelah terminal penumpang mengalami kerusakan akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir mendampingi Bambang Haryo dalam kunjungan ini yakni General Manager PT Pelindo Cabang Maumere, Angga Adi Prebawa dan Kepala KSOP Maumere, Ryan P. Hutabarat.

Bambang mengatakan, terminal penumpang tidak boleh terlalu lama berhenti berfungsi karena pelabuhan merupakan salah satu fasilitas vital bagi mobilitas masyarakat.

Ia meminta Pelindo terlebih dahulu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap konstruksi terminal yang rusak untuk memastikan apakah bangunan tersebut masih layak diperbaiki atau harus dibongkar dan dibangun kembali.

“Terminal ini tidak boleh tidak berfungsi. Harus bisa berfungsi kembali,” kata Bambang Haryo yang adalah Anggota DPR RI Komisi VII.

Menurut dia, apabila hasil kajian menyatakan bangunan lama tidak lagi layak digunakan, Pelindo harus segera mengambil langkah pembangunan terminal baru. Namun, selama proses tersebut berlangsung, terminal sementara perlu disiapkan agar pelayanan penumpang tetap berjalan.

“Saya menyarankan kepada Pelindo untuk membuatkan terminal sementara,” ujarnya.

Bambang menekankan, terminal sementara tersebut harus tetap memenuhi aspek keamanan dan keselamatan penumpang. Area terminal, kata dia, harus steril dan tidak sekadar menjadi tempat berkumpulnya calon penumpang.

Ia juga menyoroti pentingnya penerapan standar keamanan di lingkungan pelabuhan, termasuk pemeriksaan terhadap penumpang yang akan memasuki terminal.

“Terminalnya juga harus steril. Jadi kalau sudah masuk terminal, ya sudah, harus steril,” katanya.

Bambang menyebut aspek keamanan tersebut berkaitan dengan manifes penumpang serta standar keselamatan dan keamanan pelabuhan. Ia juga menyinggung pentingnya penerapan International Ship and Port Facility Security Code (ISPS Code).

Selain pembangunan terminal sementara, Bambang meminta seluruh pihak terkait memperkuat sistem mitigasi bencana di Pelabuhan L. Say Maumere.

Menurutnya, keberadaan pelabuhan yang berada di kawasan pesisir membuat mitigasi tidak hanya diarahkan untuk menghadapi gempa, tetapi juga potensi tsunami dan kebakaran.

Karena itu, masyarakat dan pengguna jasa pelabuhan harus mengetahui secara jelas prosedur evakuasi apabila terjadi bencana.

Bambang meminta Pelindo bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai prosedur keselamatan di kawasan pelabuhan.

Ia juga meminta kesiapsiagaan Basarnas, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), serta petugas lainnya diperkuat, terutama ketika terdapat kapal yang sedang bersandar.

“Pada saat ada kapal, tentu Basarnas harus siap. Semua, termasuk KPLP dan sebagainya harus siap,” katanya.

Bambang juga menekankan pentingnya kemampuan dasar penyelamatan bagi petugas pelabuhan, termasuk kemampuan berenang, mengingat aktivitas pelabuhan berkaitan langsung dengan kawasan perairan.

Kunjungan Bambang Haryo ke Pelabuhan L. Say Maumere merupakan bagian dari agenda kunjungan kerjanya di Kabupaten Sikka. Setelah dari pelabuhan, ia dijadwalkan mengunjungi Posko Pengungsian Gelora Samador untuk melihat langsung kondisi masyarakat terdampak gempa.

 

 

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NU Peduli Kemanusiaan Salurkan Sembako untuk 35 KK Terdampak Gempa Flores di Mauloo, Sikka
Jalan Rusak hingga Ban Pecah, Cerita Relawan PMI Sikka Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Pengungsi dan Warga Terdampak Gempa
Dokter Hewan Asal Sikka Jadi Korban Tewas Penembakan di Papua, Bupati Juventus Berduka dan Minta Negara Jangan Diam
PMI Salurkan Bantuan Air Bersih dan Paket Family Kit untuk Kelompok Rentan di Pulau Dambila, Sikka
Dana Bantuan Presiden Rp 20 Miliar untuk Bencana Gempa di Sikka Baru Terpakai Rp 300 Juta, Ini Penjelasan Pemkab
HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Demokrat Sikka: Politik Harus Hadir dengan Kerja dan Solusi
Nakes Menumpuk di Kota, Puskesmas Pulau Kekurangan, DPRD Sikka Minta Pemkab Evaluasi Penempatan
Seleksi Sekda Sikka, Femmy Bapa, Putu Botha dan Paul Prasetya Raih Nilai Tertinggi
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 13 September 2026 - 09:25 WITA

NU Peduli Kemanusiaan Salurkan Sembako untuk 35 KK Terdampak Gempa Flores di Mauloo, Sikka

Friday, 11 September 2026 - 02:52 WITA

Jalan Rusak hingga Ban Pecah, Cerita Relawan PMI Sikka Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Pengungsi dan Warga Terdampak Gempa

Thursday, 10 September 2026 - 11:24 WITA

Dokter Hewan Asal Sikka Jadi Korban Tewas Penembakan di Papua, Bupati Juventus Berduka dan Minta Negara Jangan Diam

Thursday, 10 September 2026 - 09:19 WITA

PMI Salurkan Bantuan Air Bersih dan Paket Family Kit untuk Kelompok Rentan di Pulau Dambila, Sikka

Wednesday, 9 September 2026 - 06:34 WITA

HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Demokrat Sikka: Politik Harus Hadir dengan Kerja dan Solusi

Berita Terbaru