NU Peduli Kemanusiaan NTT-Sikka Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue

- Reporter

Saturday, 22 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MAUMERE-Kepedulian dan semangat kemanusiaan kembali diwujudkan NU Peduli Kemanusiaan NTT–Sikka. Tim bergerak menuju Pulau Palue untuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak gempa bumi Flores yang terjadi pada 15 Agustus 2026 lalu, khususnya masyarakat Desa Ladolaka, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka.

Dari Maumere, Tim NU Peduli Kemanusiaan NTT–Sikka menempuh perjalanan laut menggunakan kapal warga. Perjalanan yang memakan waktu kurang lebih lima jam tersebut dimulai dari Pelabuhan L. Say Maumere pada pukul 21.35 WITA dengan membawa berbagai kebutuhan logistik bagi warga terdampak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Koordinator Lapangan NU Peduli Kemanusiaan NTT–Sikka, Hariyanto, menyampaikan bahwa bantuan yang dibawa berupa beras, air mineral, gula pasir, tikar, terpal, telur, minyak goreng, selimut, serta sejumlah kebutuhan pokok lainnya.

Setibanya di Pelabuhan Palue sekitar pukul 13.45 WITA, Tim NU Peduli Kemanusiaan langsung bergerak menuju lokasi pengungsian di Desa Ladolaka. Dengan difasilitasi Tim Siaga Desa, bantuan kemudian didistribusikan kepada warga yang membutuhkan di sejumlah titik pengungsian.

Sebelum pendistribusian, tim juga meninjau sejumlah lokasi bangunan yang rusak akibat gempa. Di Desa Ladolaka, tercatat kurang lebih 30 rumah warga mengalami kerusakan berat.

Di tengah situasi tersebut, terdapat pula kisah memilukan. Saat gempa terjadi, sebuah keluarga tertimpa reruntuhan bangunan rumah. Seorang anak berusia sekitar tujuh tahun turut menjadi korban dan saat ini masih menjalani perawatan di RSUD dr. T.C. Hillers Maumere.

Sekretaris PCNU Kabupaten Sikka, Aklamin, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa kehadiran NU Peduli Kemanusiaan merupakan wujud nyata kepedulian NU terhadap sesama.

“Bagi kami, duka bapak dan mama di Palue adalah duka kami juga. Karena itu, kami bergerak dan hadir di tengah-tengah masyarakat dengan membawa bantuan seadanya. Yang paling utama, marilah kita tetap bersyukur karena masih diberikan kesehatan dan keselamatan. Bencana ini mengingatkan kita untuk senantiasa mengingat kebesaran dan kasih sayang Allah SWT,” ujarnya, Sabtu (22/8/2026).

Dalam penyaluran tersebut, bantuan NU Peduli Kemanusiaan menyentuh kurang lebih 120 kepala keluarga yang tersebar di Dusun Loi Mite, Dusun Teo, Dusun Watumeko, dan Dusun Matamera.

Gerakan kemanusiaan ini diharapkan tidak hanya menjadi ikhtiar untuk meringankan beban warga terdampak bencana, tetapi juga menjadi perekat ukhuwah basyariyah, persaudaraan kemanusiaan yang melampaui perbedaan latar belakang.

Salah seorang warga, Fransiskus Baga, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada NU Peduli Kemanusiaan yang telah hadir di tengah masyarakat Palue.

“Kami sangat berterima kasih kepada NU Peduli Kemanusiaan yang telah hadir di sini, meskipun dalam keterbatasan. Kami sangat senang karena NU telah memperhatikan kami. Walaupun kita berbeda, inilah bentuk toleransi yang sesungguhnya,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang dengan sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat terdampak gempa di Desa Ladolaka.

“Semoga seluruh Tim NU Peduli Kemanusiaan dan para donatur senantiasa diberikan keberkahan rezeki, kesehatan, dan kekuatan dalam menjalankan kebaikan,” tuturnya.

NU Peduli Kemanusiaan NTT–Sikka menegaskan bahwa kepedulian terhadap korban bencana adalah bagian dari khidmah NU kepada umat dan kemanusiaan. Dari Palue, semangat itu kembali diteguhkan: berbeda dalam keyakinan dan latar belakang, tetapi tetap satu dalam kemanusiaan.

Duka mereka adalah duka kita. Keselamatan dan kemanusiaan adalah tanggung jawab bersama.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NU Peduli Kemanusiaan Salurkan Sembako untuk 35 KK Terdampak Gempa Flores di Mauloo, Sikka
Jalan Rusak hingga Ban Pecah, Cerita Relawan PMI Sikka Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Pengungsi dan Warga Terdampak Gempa
Dokter Hewan Asal Sikka Jadi Korban Tewas Penembakan di Papua, Bupati Juventus Berduka dan Minta Negara Jangan Diam
PMI Salurkan Bantuan Air Bersih dan Paket Family Kit untuk Kelompok Rentan di Pulau Dambila, Sikka
Dana Bantuan Presiden Rp 20 Miliar untuk Bencana Gempa di Sikka Baru Terpakai Rp 300 Juta, Ini Penjelasan Pemkab
HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Demokrat Sikka: Politik Harus Hadir dengan Kerja dan Solusi
Nakes Menumpuk di Kota, Puskesmas Pulau Kekurangan, DPRD Sikka Minta Pemkab Evaluasi Penempatan
Seleksi Sekda Sikka, Femmy Bapa, Putu Botha dan Paul Prasetya Raih Nilai Tertinggi
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 13 September 2026 - 09:25 WITA

NU Peduli Kemanusiaan Salurkan Sembako untuk 35 KK Terdampak Gempa Flores di Mauloo, Sikka

Friday, 11 September 2026 - 02:52 WITA

Jalan Rusak hingga Ban Pecah, Cerita Relawan PMI Sikka Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Pengungsi dan Warga Terdampak Gempa

Thursday, 10 September 2026 - 11:24 WITA

Dokter Hewan Asal Sikka Jadi Korban Tewas Penembakan di Papua, Bupati Juventus Berduka dan Minta Negara Jangan Diam

Thursday, 10 September 2026 - 09:19 WITA

PMI Salurkan Bantuan Air Bersih dan Paket Family Kit untuk Kelompok Rentan di Pulau Dambila, Sikka

Wednesday, 9 September 2026 - 06:34 WITA

HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Demokrat Sikka: Politik Harus Hadir dengan Kerja dan Solusi

Berita Terbaru