MAUMERE-Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan membangun tiga unit Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di wilayah kepulauan Kabupaten Sikka pada tahun 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Proyek senilai sekitar Rp 54 miliar yang dibiayai melalui APBN tersebut diharapkan dapat memperluas akses listrik bagi masyarakat di Pulau Sukun dan Pulau Palue.
Kepastian pembangunan itu disampaikan Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi, usai menerima kunjungan tim Kementerian ESDM di Rumah Jabatan Wakil Bupati pada Sabtu (18/7/2026) malam.
Setelah pertemuan tersebut, tim langsung bertolak ke Pulau Sukun dan Pulau Palue untuk melakukan persiapan teknis sebelum pekerjaan dimulai.
Simon menjelaskan, pembangunan akan mencakup satu unit PLTS di Desa Samparong, Pulau Sukun, serta dua unit PLTS di Desa Lidi, Kecamatan Palue, yang akan melayani dua dusun di wilayah tersebut.
“Mereka berangkat ke Pulau Sukun dan Palue dalam rangka persiapan proses pembangunan PLTS yang akan berlokasi di Semparong-Pulau Sukun satu pembangkit, dan dua lainnya di Desa Lidi yang meliputi dua dusun di Desa Lidi, Kecamatan Palue,” ungkap Wabup Simon, Minggu (19/7/2026).
Menurutnya, total anggaran pembangunan ketiga PLTS tersebut mencapai sekitar Rp 54 miliar yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026. Ia menilai proyek ini menjadi jawaban atas harapan masyarakat yang telah lama menantikan hadirnya layanan listrik.
“Jadi, penantian masyarakat di sana berpuluh-puluh tahun sejak Indonesia merdeka baru terjawab di tahun 2026 ini melalui APBN,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Sikka, lanjut Simon, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian ESDM atas dukungan yang diberikan. Kehadiran PLTS dinilai akan membawa perubahan besar bagi masyarakat di dua wilayah kepulauan yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses listrik.
“Atas nama pemerintah daerah, kami memberikan apresiasi yang luar biasa dan semoga pembangunannya lancar, sehingga diharapkan pada bulan Desember sudah selesai sesuai target waktu yang ditetapkan, dan masyarakat dari kedua wilayah tersebut sudah bisa menikmati listrik,” tutup Simon.










