Kejurda Grass Track & Motocross Maumere Lombakan 18 Kelas

- Reporter

Minggu, 29 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Panitia Ohin Toha (pakai toi) didampingi Ketua Panitia, Amandus Ratason menunjukan layout sirkuit Wairi'i.

Sekretaris Panitia Ohin Toha (pakai toi) didampingi Ketua Panitia, Amandus Ratason menunjukan layout sirkuit Wairi'i.

SIKKA, Kejuaran Daerah (Kejurda) Grass Track & Motocross Sikka Racing Team 2025, 10-13 Juli akan melombakan 18 kelas.

Sekretaris panitia Ophin Toha didampingi ketua panitia, Amandus Ratason dalam keterangannya keada media, Sabtu, 28/06/2025 menjelaskan, 18 kelas yang dilombakan ini terbagi dalam 3 klasifikasi;

Lokal Sikka 3 kelas. lokal Flores pemula 3 kelas, lokal Flores pemula dan pro 5 kelas, lokal NTT 5 kelas dan kelas trabas umum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan, sejauh ini sudah 60-70 an peserta dari seluruh NTT yang sudah dikonfirmasi oleh panitia ikut dalam kejurda ini.

Menurut Ophin, tujuan kegiatan tersebut berangkat dari keinginan untuk membangkitkan kembali semangat olahraga otomotif khususnya grass track dan motocross di Kabupaten Sikka yang hampir 3 tahun vakum setelah terakhir kali diselenggarakan pada tahun 2022 lalu.

Selain itu, kegiatan ini juga sekaligus untuk menjaring bibit bibit baru untuk berlaga pada PON tahun 2028 yang akan diselenggarakan di NTT.

“Grass track dan motocross masuk menjadi salah satu cabang olah raga di PON nanti. Provinsi NTT sendiri mendapatkan jatah 4 pembalap untuk mengikuti kejuaraan PON 2028 tanpa kualifikasi. Harapan kita dari kegiatan ini akan ada pembalap pembalap yang bisa mewakili NTT di PON 2028 nanti,” jelas Ophin.

Ophin menambahkan, pantia juga menyiapkan trophy dan uang pembinaan untuk juara I samppai V dengan total hadiah Rp. 97.500.000.

Sirkuit Wairi’i kata Ophin memiliki panjang lintasan kurang lebih 790-an meter dengan lebar lintasan terkecil 7 meter dan lebar lintasan terbesar 16 meter.

“Sirkuit ini memiliki beberapa rintangan yakni 2 table top (jumpingan besar), 2 double top (jumpingan kecil) dan 6 superbowl (lumba lumba) dengan 6 tikungan,” jelasnya.

Ketua panitia, Amandus Ratason menambahkan, sejauh ini persiapan sirkuit yag berada di Wairi’i, Desa Kolisia, Kecamatan Magepanda sudah mencapai 80 %.

“Tinggal beberapa perbaikan menyusul rekomendasi dari hasil inspeksi oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI). Rencananya akan kita kerjaan pada H-7,” ujarnya. (VT)

 

 

Komentar FB

Penulis : vianey tinton

Editor : redaksi

Sumber Berita : sport

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Daftar Pemain Terbaik di Turnamen Voli Bupati Sikka Cup 2025
Kecamatan Nele Juara Turnamen Voli Bupati Sikka Cup 2025, Menang Dramatis atas Nita
Kecamatan Nita Bertemu Nele di Final Bupati Cup 2025
Kecamatan Nele Susul Waigete ke Semifinal Bola Voli Bupati Cup Usai Kalahkan Koting 3-1
Waigete Kunci Satu Tiket ke Semifinal Piala Bupati Usai Taklukan Alok Timur 3-0
Laga Sengit Empat Set! Kangae Akhirnya Taklukkan Alok Timur di Bupati Cup Voli 2025
Runner-up Grub D, Pelatih Waiblama : Kami Tim Debutan, Bersyukur Bisa Ada di Delapan Besar
Kecamatan Alok Timur Tampil Cemerlang Usai Libas Doreng 3-0
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 November 2025 - 08:40 WITA

Daftar Pemain Terbaik di Turnamen Voli Bupati Sikka Cup 2025

Minggu, 23 November 2025 - 02:55 WITA

Kecamatan Nele Juara Turnamen Voli Bupati Sikka Cup 2025, Menang Dramatis atas Nita

Jumat, 21 November 2025 - 11:34 WITA

Kecamatan Nita Bertemu Nele di Final Bupati Cup 2025

Kamis, 20 November 2025 - 01:51 WITA

Kecamatan Nele Susul Waigete ke Semifinal Bola Voli Bupati Cup Usai Kalahkan Koting 3-1

Rabu, 19 November 2025 - 15:49 WITA

Waigete Kunci Satu Tiket ke Semifinal Piala Bupati Usai Taklukan Alok Timur 3-0

Berita Terbaru

Lembaga pengelola Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ini resmi menggandeng Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung RI untuk memperkuat penanganan berbagai persoalan hukum dalam penyelenggaraan JKN. (12/012026)

Nasional

“BPJS Gandeng Jaksa Agung, Ada Apa dengan JKN?”

Selasa, 13 Jan 2026 - 11:43 WITA