
Sikka-Puluhan siswa-siswi lima desa di wilayah Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka terpaksa dipulangkan karena dikepung material vulkanis dari letusan Lewotobi Laki-laki, Sabtu, 2 Agustus 2025.
Siswa-siswi dari Sekolah Dasar Katolik (SDK) Boganatar di Desa Kringa dipulangkan lebih awal pada pukul 07.30 WITA.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Karena hujan abu parah, maka anak-anak saya pulangkan lebih awal. Kami memikirkan kesehatan mereka karena saat ini baik di dalam kelas maupun di luar lingkungan sekolah tertutup abu vulkanis. Kami tidak mungkin menjalankan proses belajar mengajar dengan kondsisi seperti ini,” kata Protus Didimus, Kepala SDK Boganatar.
Ia mengungkapkan, mulai hari ini siswa-siswi diwajibkan mengikuti proses belajar mengajar dari rumah hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan.
Hal ini juga, kata dia, sesuai dengan surat edaran dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Sikka mengenai kebijakan belajar dari rumah atau BDR bagi peserta didik jenjag PAUD, SD dan SLTP.
“Dengan memperhatikan situasi dan kondisi pasca erupsi eksplosif yang terjadi kami para guru akan memantau proses belajar anak-anak dari rumah ke rumah sesuai arahan dari dinas PKO Sikka.”
Sementara itu Kepala Dinas PKO, Kabupaten Sikka, Germanus Goleng menegaskan selama penerapan belajar dari rumah, “guru tetap melaksanakan kegiatan pembelajaran melalui metode daring atau luring terbatas sesuai kondisi wilayah masing-masing.”
“Pelaksanan belajar dari rumah ini kemudian dievaluasi setiap hari mengikuti perkembangan atau informasi dari PVMBG, BPBD, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka,” kata Germanus.
Ia pun menghimbau orang tua agar selalu memastikan anak-anaknya tetap berada di rumah, mengenakan masker bila beraktivitas di luar, dan menjaga kesehatan selama masa darurat.
Gunung berapi Lewotobi Laki-laki mengalami erupsi dasyat pada Sabtu dini hari, pukul 1.05 WITA dengan tinggi kolom abu mencapai 18.000 meter di atas permukaan laut.
Selain beberapa wilayah Flores Timur yang terimbas parah material Lewotobi Laki-laki, Kabupaten Sikka pun turut terdampak abu vulkanis. Lima desa di wilayah Kecamatan Talibura seperti Desa Hikong, Kringa, Udek Duen, Timu Tawa dan Ojang terdampak cukup parah akibat letusan tersebut.
Penulis : Maria Margaretha Holo
Editor:Redaksi








