Belajar dari Kasus SMPN Nuba Arat, Dinas PKO Sikka Akan Optimalkan Peran Pengawas dan Tim Pencegahan Penanganan Kekerasan di Sekolah

- Reporter

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (PKO) Kabupaten Sikka, Patrisius Pederiko,

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (PKO) Kabupaten Sikka, Patrisius Pederiko,

 

MAUMERE, TAJUKNTT-Polemik yang terjadi di SMP Negeri Nuba Arat menjadi momentum refleksi bagi Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (PKO) Kabupaten Sikka untuk membenahi sistem pengawasan dan perlindungan di lingkungan sekolah.

Aksi mogok mengajar oleh sejumlah guru yang berujung pada terhentinya kegiatan belajar mengajar pada Kamis (16/4/2026) pagi dinilai sebagai sinyal kuat bahwa mekanisme pencegahan dan penanganan persoalan di tingkat satuan pendidikan belum berjalan optimal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PKO Kabupaten Sikka, Patrisius Pederiko, mengakui bahwa keberadaan tim pencegahan dan penanganan kekerasan di sekolah selama ini lebih banyak bersifat administratif, belum menyentuh fungsi substansial di lapangan.

“Cuman kami harus akui dalam kaitan pelaksanaanya memang belum efektif, karena satuan pendidikan lebih banyak mengutamakan ke administrasi hanya untuk mengupload ke dapodik, tetapi tim ini fungsinya belum maksimal,” ujarnya.

Menurutnya, kasus di SMP Negeri Nuba Arat menjadi pelajaran penting bahwa setiap potensi konflik atau persoalan di sekolah harus dapat dideteksi sejak dini melalui sistem yang bekerja aktif, bukan sekadar formalitas.

Sebagai langkah konkret, Dinas PKO Sikka berencana menggelar rapat bersama seluruh pengawas sekolah untuk mengevaluasi sekaligus mengoptimalkan peran tim pencegahan dan penanganan kekerasan di setiap satuan pendidikan.

“Kedepannya rencana tim ini akan berkolaborasi dengan stakeholder terkait, untuk secara berkala ada semacam penguatan kepada anak anak sekolah,” ungkapnya.

Selain itu, Dinas PKO juga menegaskan akan memperkuat fungsi pengawasan sekolah agar lebih responsif terhadap dinamika internal, termasuk relasi antara guru, siswa, dan manajemen sekolah.

“Saya mau aktifkan tentang tim pencegahan dan pengendalian di masing masing sekolah, tidak hanya sekedar formalitas diatas kertas,” tegasnya.

Penguatan ini tidak hanya difokuskan pada penanganan kasus, tetapi juga upaya preventif melalui program advokasi dan pembinaan berkelanjutan. Dinas PKO merancang agar setiap awal tahun ajaran baru maupun setiap semester, sekolah wajib melaksanakan kegiatan penguatan karakter dan pembinaan kerohanian bagi siswa dan guru.

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman, sehat, dan kondusif bagi proses belajar mengajar, sekaligus mencegah terulangnya konflik serupa di masa mendatang.

Meski demikian, Dinas PKO Sikka tetap memastikan bahwa penanganan persoalan di SMP Negeri Nuba Arat, termasuk rencana mutasi kepala sekolah, akan tetap berjalan sesuai mekanisme dan regulasi yang berlaku sebagai bagian dari penataan manajemen pendidikan secara menyeluruh.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dosen Fakultas Hukum Unipa: Salah Tangkap Kasus Narkotika di Sikka Patut Dipertanyakan
Hasil Test Lab Negatif Narkoba, Dua Pemuda Pembawa Gula Halus yang Diamankan Polda NTT di Maumere Dipulangkan
Laporan Informasi dan Surat Perintah Penyelidikan Ditresnarkoba Polda NTT Berujung Salah Tangkap Pemuda Pembawa Gula Halus di Maumere
Demi Layanan Maksimal, RSUD Tc Hillers Maumere Usulkan Perbaikan Gedung IGD dan Instalasi Air ke Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir
Polda NTT Klarifikasi Video Viral Penangkapan di Maumere, Serbuk Putih Ternyata Bukan Narkoba
Jauh-Jauh dari Kupang, Tim Polda NTT Diduga Salah Target, Malah Tangkap Pelaku yang Bawa Gula Halus
Gedung IGD RSUD Tc Hillers Maumere Bocor, Lantai 2 dan 3 Dibiarkan Kosong Bertahun-Tahun
Data DTSEN Catat 10.873 Anak Tidak Sekolah dan Putus Sekolah di Sikka, Dinsos Akan Verifikasi untuk Program Sekolah Rakyat
Berita ini 137 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:43 WITA

Dosen Fakultas Hukum Unipa: Salah Tangkap Kasus Narkotika di Sikka Patut Dipertanyakan

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:41 WITA

Hasil Test Lab Negatif Narkoba, Dua Pemuda Pembawa Gula Halus yang Diamankan Polda NTT di Maumere Dipulangkan

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:42 WITA

Laporan Informasi dan Surat Perintah Penyelidikan Ditresnarkoba Polda NTT Berujung Salah Tangkap Pemuda Pembawa Gula Halus di Maumere

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:33 WITA

Demi Layanan Maksimal, RSUD Tc Hillers Maumere Usulkan Perbaikan Gedung IGD dan Instalasi Air ke Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:28 WITA

Jauh-Jauh dari Kupang, Tim Polda NTT Diduga Salah Target, Malah Tangkap Pelaku yang Bawa Gula Halus

Berita Terbaru