
Sikka-Sebanyak 225 keluarga di sembilan desa di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, tahun ini akan mendapat bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) Sanitasi. Total anggaran yang digelontorkan untuk program ini mencapai Rp3.375.000.000.
Demikian disampapikan oleh Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sikka, Yuvensius Gajon, saat diwawancarai Kamis (14/8/2025) siang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, program DAK Sanitasi 2025 menyasar Desa Hoder, Wailamung, Wolomapa, Iantena, Umagera, Teka Iku, Gera, Parabubu, dan Ribang.
“Masing-masing desa akan mendapat pagu anggaran Rp 375 juta dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 25 keluarga,” kata Yuvensius.
Ia menambahkan, pelaksanaan program dilakukan secara swakelola di masing-masing desa. Masyarakat setempat akan terlibat langsung dalam proses pembangunan, mulai dari perencanaan hingga pengerjaan.
Menurutnya, tujuan program ini adalah memperluas cakupan kepemilikan jamban dan menyediakan fasilitas sanitasi yang layak bagi warga desa.
“Harapannya, setiap keluarga bisa memiliki akses sanitasi yang sehat dan aman,” ujarnya.
Dikatakannya, program ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sikka untuk mendukung target nasional akses sanitasi layak bagi seluruh masyarakat sesuai agenda pembangunan berkelanjutan.








