
Sikka-Warga RT 13, Kampung Watuklong, Desa Hoder, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, menggelar gotong royong membuka dan memperbaiki jalan usaha tani, Sabtu (16/8/2025) sejak pagi hingga sore.
Kegiatan bersama ini dilakukan untuk mempermudah akses petani menuju lahan sekaligus mendukung peningkatan hasil pertanian. Dengan alat sederhana seperti parang, cangkul, dan linggis, warga membersihkan semak-semak serta meratakan jalan berbatu menuju kebun di Kampung Watuklong.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tokoh Pemuda Desa Hoder, Julius Juli, menjelaskan, gotong royong ini lahir dari kesadaran kolektif warga akan pentingnya akses jalan yang layak bagi petani.
Menurutnya, selama ini petani kesulitan mengangkut hasil panen karena jalan rusak dan berbatu. Selain kerja bakti, warga juga berinisiatif mengumpulkan dana swadaya agar jalan bisa ditingkatkan menjadi rabat.
“Setelah pembersihan jalan, kami akan buat rel dan siram tanah urukan. Kemudian nanti warga kumpul uang secara swadaya dari hasil jual mente untuk beli semen dan pasir,” ujar Julius Juli.
Menurut Julius, jalan tani ini sudah dibuka sejak tahun 1992 oleh orang tua mereka dan kondisinya hingga tahun 2025 ini masih berupa jalan berbatu-batu yang saat musim hujan makin sulit dilewati.

Warga yang peduli kemudian secara gotong royong sudah sejak bulan Juni 2025 pada setiap hari sabtu, melakukan kerja gotong royong memperbaiki lubang jalan, membersihkan jalan yang kemudian nantinya akan dirabat.
Jalan tani yang diperbaiki ini mendekati 2 KM, tentunya membutuhkan biaya yang besar sehingga, mereka secara perlahan, sesuai dengan kemampuan keuangan yang ada, memperbaiki jalan dan membuat pengerasan secara pelan-pelan.
Ia mengatakan, untuk membiayai pembelian material berupa pasir dan semen, warga sudah sepakat akan mengumpulkan uang secara sukarela dari hasil jual mente.
“Walaupun tahun ini hasil mente berkurang, warga sudah sepakat untuk sukarela kumpul dana beli material dan pelan-pelan rabat jalan yang ada sehingga akses bisa dilewati dengan lebih nyaman,” ungkap Jullius.
Ia menambahkan, selain upaya swadaya, warga juga berharap ada dukungan dari Pemerintah Desa Hoder, Pemerintah Kabupaten Sikka, maupun pihak-pihak lainnya, agar pengerjaan rabat jalan bisa menjangkau lebih panjang dan tuntas.








