Tajuk NTT- Pemerintah Kabupaten Sikka melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan sejumlah bantuan kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi di Desa Ian Tena, Kecamatan Kewapante, Jumat (13/3/2026).
Bantuan tersebut diberikan kepada 10 kepala keluarga (KK) yang rumahnya mengalami kerusakan berat akibat diterjang angin kencang pada Senin 9 Maret.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten Sikka melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Yoseph Richardus, mengatakan bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan dasar bagi para korban.
“Bantuan yang diberikan berupa selimut, kain batik, tikar, beras lima hingga 10 kilogram, serta terpal,” kata Yoseph kepada Tajuk NTT, Jumat petang.
Menurut Yoseph, bantuan tersebut disesuaikan dengan ketersediaan logistik yang saat ini dimiliki BPBD. Sementara untuk bantuan seperti seng masih dalam tahap pembahasan karena harus disesuaikan dengan kondisi anggaran.
“Bantuan seperti seng sebenarnya masih sementara didiskusikan. Semua akan dilihat dari sisi anggaran. Penerima bantuan juga akan kami pilah sesuai dengan tingkat keparahan kerusakan rumah,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyaluran bantuan juga harus mempertimbangkan warga di desa lain yang mengalami dampak bencana serupa agar distribusinya dapat dilakukan secara adil.
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Sikka, sejak Januari hingga Maret 2026 tercatat sebanyak 64 kejadian bencana alam. Bencana tersebut meliputi angin kencang, abrasi, tanah longsor, hingga banjir.
“Bukan hanya di Desa Ian Tena yang mengalami dampak bencana. Kami mendata banyak warga di wilayah lain juga mengalami hal yang sama. Karena itu, kami harus melakukan identifikasi kerusakan secara menyeluruh agar penyaluran bantuan tepat sasaran,” kata Yoseph.
Kata dia, sebanyak 12 rumah di Ian Tena mengalami kerusakan setelah diterpa angin kencang. Delapan rumah mengalami kerusakan parah sedangkan empat rumah mengalami kerusakan sedang.
“Setelah mendengar laporan dan melihatnya dari media sosial, pihak BPBD segera turun dan mendata kerusakan. Data awalnya 10 rumah, tetapi ada laporan lagi sehingga semuanya berjumlah 12 rumah,” ujar Yoseph.
Plt Kepala Dinas Sosial, Kristian Amstrong mengatakan, pihaknya juga telah menyerahkan bantuan bagi warga terdampak di Ian Tena. Bantuan tersebut telah diserahkan pada 10 Maret.
“Dinas Sosial menyerahkan sejumlah bantuan seperti terpal, sarung, selimut serta perlengkapan keluarga dan bayi,” kata Kristian.
Penulis: Mia Margaretha
Editor: Redaksi








