MAUMERE-TAJUKNTTT-Komitmen memperluas jangkauan distribusi zakat hingga ke wilayah terpencil kembali ditunjukkan oleh NU Care-LAZISNU Kabupaten Sikka. Melalui Program Solidaritas Ramadhan 1447 H yang diinisiasi oleh NU Care-LAZISNU PBNU, sebanyak 40 mustahik di sejumlah kecamatan di Kabupaten Sikka menerima bantuan zakat fitrah.
Program ini merupakan bagian dari gerakan nasional penyaluran zakat yang menyasar wilayah 3T (terluar, tertinggal, dan terdepan), dengan dukungan publikasi dari mitra strategis NU Online. Upaya ini menjadi bukti bahwa distribusi zakat kini tidak lagi terpusat di wilayah perkotaan, tetapi mulai menjangkau masyarakat di daerah dengan akses terbatas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wilayah sasaran dalam program ini meliputi Kecamatan Magepanda, Alok Timur, Alok, dan Kewapante. Seluruh penerima manfaat telah melalui proses pendataan dan verifikasi, sehingga bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Ketua NU Care-LAZISNU Kabupaten Sikka, Ustadz Hariyanto, yang turut mendampingi langsung proses distribusi di lapangan, menegaskan bahwa zakat memiliki peran strategis dalam membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat.
“Penyaluran zakat ini bukan hanya bentuk pemenuhan kewajiban ibadah, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para mustahik, sekaligus menjadi keberkahan bagi para muzakki yang telah mempercayakan zakatnya melalui LAZISNU,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, tim NU Care-LAZISNU Sikka menerapkan dua metode distribusi, yakni melalui titik kumpul di Kantor PCNU Sikka dan mushala setempat, serta melalui pendekatan door to door. Metode kedua dilakukan khusus bagi mustahik yang berada dalam kondisi rentan, seperti lanjut usia atau memiliki keterbatasan mobilitas.
Pendekatan ini dinilai efektif dalam memastikan bantuan tersalurkan secara merata tanpa terkendala kondisi geografis maupun fisik penerima. Selain itu, interaksi langsung dengan masyarakat juga memberikan ruang bagi tim untuk memahami kondisi riil para mustahik di lapangan.
Suasana haru mewarnai proses penyaluran bantuan tersebut. Sejumlah mustahik menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para muzakki yang telah berbagi rezeki di bulan suci Ramadhan.
Bapk Jumadi Anwar “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada para muzakki. Bantuan ini sangat membantu kami. Semoga Allah membalas kebaikan mereka dengan pahala berlipat, kesehatan, dan rezeki yang berkah,” ujar salah satu mustahik penerima manfaat.
Ucapan serupa juga disampaikan oleh penerima lainnya yang merasakan langsung manfaat program tersebut, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri.
Program Solidaritas Ramadhan 1447 H ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan NU Care-LAZISNU PBNU dalam memperluas dampak sosial zakat di tengah masyarakat. Dengan mengusung semangat “menembus batas”, lembaga ini terus mendorong agar distribusi zakat dapat menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini sulit tersentuh bantuan.
Ke depan, NU Care-LAZISNU Kabupaten Sikka berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan zakat secara profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus memperluas jangkauan program pemberdayaan masyarakat di berbagai sektor.
Melalui program ini, zakat diharapkan tidak hanya menjadi kewajiban individual, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mengurangi kesenjangan sosial serta memperkuat ketahanan ekonomi umat.








