MAUMERE, TAJUKNTT – Penantian panjang masyarakat Desa Gera, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka, untuk mendapatkan akses penerangan listrik akhirnya terjawab. Setelah puluhan tahun hidup dalam keterbatasan cahaya sejak era kemerdekaan, kini pembangunan jaringan kelistrikan mulai direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Sikka.
Langkah nyata ini menjadi bukti komitmen Bupati Sikka dalam menjawab kerinduan masyarakat pelosok. Pantauan media di lapangan pada Selasa (24/3/2026), tim Unit Pelaksana Proyek dari PT Teon Jaya telah memulai aktivitas teknis berupa pengukuran, pematokan, serta mobilisasi material. Pengerjaan ini dimulai dari titik ujung jaringan di Wolokepo, Dusun Gera I, yang akan membentang hingga ke Desa Ndai Mbere.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Apresiasi dari Tokoh Masyarakat dan Agama
Kehadiran listrik ini disambut haru oleh warga. Tokoh masyarakat Desa Gera, Piter Koni, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, yang dinilai berhasil memperjuangkan hak masyarakat akan penerangan.
“Terima kasih atas perjuangan Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago yang telah memperjuangkan kehadiran penerangan listrik di desa kami ini. Karena sejak Indonesia merdeka, kami belum pernah menikmati penerangan listrik ini, jadi sekarang kami sangat bersyukur dan berterima kasih,” ungkap Piter.
Dirinya juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dan perjuangan dari Wakil Ketua DPRD Provinsi NTT, Robby Tulus.
Senada dengan hal tersebut, Pastor Paroki Kristus Raja Kisa, Pater Hendrik Labi, SVD, juga menyampaikan rasa terima kasihnya. Baginya, kebijakan ini adalah bentuk pengorbanan nyata pemimpin untuk rakyatnya.
“Atas nama pribadi dan atas nama umat di wilayah paroki ini, saya mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Bupati Sikka yang dengan pengorbanan sudah mau membantu kami dalam memperluas jaringan listrik yang memang selama ini menjadi kerinduan kami umat paroki dan juga masyarakat di wilayah ini. Sekali lagi kami ucapkan banyak terima kasih, mohon dukungan Bapak Bupati Sikka untuk selanjutnya,” tutur Pater Hendrik.
Tokoh pendidik, Nikolaus Nasa, juga memberikan catatan positif. Ia menilai listrik akan menjadi motor penggerak kualitas pendidikan di Desa Gera. Namun, ia juga menitipkan satu harapan kepada pemerintah terkait biaya instalasi bagi warga kurang mampu.
“Kami ucapkan banyak terima kasih atas perjuangan itu. Kami juga minta dan mengharapkan kepada Bupati Sikka, kepada Bapak Robi Tulus agar bisa memberikan kami bantuan meteran gratis untuk kami warga masyarakat di Desa Gera,” harap Nikolaus.
Sebelumnya, Kepala Desa Gera, Orinus Raga, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas dimulainya proyek strategis ini. Ia menegaskan bahwa hadirnya listrik di desanya adalah buah dari perjuangan panjang dan komunikasi intensif yang dibangun bersama Pemerintah Daerah sejak September 2022.
“Atas nama masyarakat, saya sangat bersyukur. Apa yang dinanti-nantikan sejak Indonesia merdeka akhirnya terwujud. Terima kasih kepada PLN, UP2K Flores, serta seluruh tokoh masyarakat yang terus mengawal perjuangan ini,” ujar Orinus.
Orinus menceritakan bagaimana dirinya secara konsisten melakukan lobi, mulai dari pengajuan proposal ke Bupati Sikka dan DPRD, hingga berkoordinasi dengan anggota DPR RI Melki Mekeng dan Wakil Ketua DPRD Provinsi NTT, Robby Tulus.
“Sejak awal 2024, kami terus melakukan lobi ke tingkat kabupaten hingga provinsi. Pada Desember 2025, kami mendapat kepastian mengenai besaran anggaran dan material dari Manajer PLN Flores Bagian Timur,” tambahnya. Secara khusus, ia mengapresiasi peran Bupati Sikka yang sangat intensif memastikan material tiang dan gardu bisa segera tiba di lokasi.
Pengerjaan proyek ini ditargetkan rampung pada Juli mendatang. Kepala Desa Gera mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung penuh kelancaran kerja para petugas di lapangan.
“Anggaran negara yang dikucurkan ini sangat besar. Saya minta masyarakat mendukung penuh para pekerja di lapangan agar tepat waktu pada Juli nanti kita semua sudah bisa menikmati terang,” tutup Orinus Raga.








