Duka di Pelabuhan L. Say, Seorang Porter Meninggal di Tengah Hiruk Pikuk KM Lambelu

- Reporter

Minggu, 5 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban Fransiskus Wero saat jatuh pingsan di Pelabuhan L.Sya Maumere, Minggu (5/4/2026).

Korban Fransiskus Wero saat jatuh pingsan di Pelabuhan L.Sya Maumere, Minggu (5/4/2026).

Korban Fransiskus Wero saat jatuh pingsan di Pelabuhan L.Sya Maumere, Minggu (5/4/2026).

MAUMERE, TAJUKNTT– Hiruk pikuk aktivitas embarkasi penumpang Kapal Motor (KM) Lambelu di Pelabuhan Laurentius Say Maumere berubah seketika menjadi suasana duka yang mendalam pada Minggu (5/4/2026) pagi. Seorang buruh gerobak atau porter bernama Fransiskus Wero menghembuskan napas terakhirnya usai pingsan saat tengah berjuang mencari nafkah di tengah kerumunan penumpang.

Insiden tragis itu terjadi di Dermaga III saat kapal milik PT Pelni tersebut sedang melakukan proses pemuatan penumpang. Fransiskus yang saat itu sedang bekerja tiba-tiba jatuh tak sadarkan diri di tengah padatnya arus manusia.

Petugas dari PT Pelindo yang berjaga di lokasi bersama personel KP3 dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) langsung melakukan langkah darurat. Melihat kondisi korban yang kritis, petugas segera mengevakuasi korban menggunakan ambulans menuju RSUD TC Hillers Maumere untuk mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, perjuangan Fransiskus berakhir memilukan. Setibanya di rumah sakit, tim medis menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia sekitar pukul 10.30 WITA.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak keluarga, kematian Fransiskus diduga kuat akibat kelelahan fisik yang ekstrem. Diketahui, beban kerja porter di pelabuhan saat kapal besar bersandar memang sangat tinggi.

Selain faktor kelelahan, pihak keluarga juga membeberkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit hipertensi (tekanan darah tinggi) serta gangguan penglihatan yang diduga turut memperburuk kondisi fisiknya saat bekerja di bawah tekanan cuaca dan beban kerja.

General Manager PT Pelindo, Angga Adi Prebawa, dalam keterangannya memastikan bahwa pihaknya telah bergerak cepat sejak pertama kali korban ditemukan pingsan.

“Kami telah mengambil langkah proaktif melalui evakuasi medis dan koordinasi ketat dengan instansi terkait, termasuk melaporkan kejadian ini kepada KSOP Kelas IV Laurentius Say Maumere,” ujar Angga.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap tenaga kerja yang sehari-hari beraktivitas di pelabuhan, PT Pelindo juga memberikan pendampingan langsung kepada keluarga korban di RSUD TC Hillers.

Pihak Pelindo juga mengimbau seluruh porter dan tenaga kerja di lingkungan pelabuhan agar tidak memaksakan diri bekerja jika merasa kurang sehat.

“Kami berduka atas kejadian ini. Kami mengimbau seluruh rekan-rekan di lapangan untuk selalu mengutamakan keselamatan kerja (Safety First) dan segera beristirahat jika kondisi fisik mulai menurun,” pungkas Angga.

Kepergian Fransiskus Wero meninggalkan duka bagi rekan-rekan sesama porter yang setiap hari bersama-sama mengadu nasib di dermaga kebanggaan warga Kabupaten Sikka tersebut.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belajar dari Kasus SMPN Nuba Arat, Dinas PKO Sikka Akan Optimalkan Peran Pengawas dan Tim Pencegahan Penanganan Kekerasan di Sekolah
Buntut Guru SMPN Nuba Arat Segel Ruang Kepala Sekolah dan Mogok, Dinas PKO Sikka Geser Kepsek ke Dinas, Tetapkan Seorang PLH
Guru SMPN Nuba Arat, Sikka Segel Ruang Kepala Sekolah, KBM Terganggu
12 Guru Mogok Mengajar, Dinas PKO Sikka Akui Ada Masalah Internal di SMPN Nuba Arat
LPDB Koperasi Datangi Kopdit Obor Mas, Buka Peluang Pinjaman Baru untuk Dorong Ekonomi Anggota
Bupati Sikka Bertemu Wamen Pekerjaan Umum, Dorong Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Daerah
Rekan Kerja Meninggal Tak Wajar, Guru SMPN Nuba Arat Mogok Kerja dan Datangi Dinas PKO Sikka
Bupati Sikka Temui Wakil Menteri Perhubungan, Perjuangkan Percepatan Pembangunan Pelabuhan Aewige
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 00:24 WITA

Belajar dari Kasus SMPN Nuba Arat, Dinas PKO Sikka Akan Optimalkan Peran Pengawas dan Tim Pencegahan Penanganan Kekerasan di Sekolah

Kamis, 16 April 2026 - 13:14 WITA

Buntut Guru SMPN Nuba Arat Segel Ruang Kepala Sekolah dan Mogok, Dinas PKO Sikka Geser Kepsek ke Dinas, Tetapkan Seorang PLH

Kamis, 16 April 2026 - 01:32 WITA

Guru SMPN Nuba Arat, Sikka Segel Ruang Kepala Sekolah, KBM Terganggu

Kamis, 16 April 2026 - 00:30 WITA

12 Guru Mogok Mengajar, Dinas PKO Sikka Akui Ada Masalah Internal di SMPN Nuba Arat

Rabu, 15 April 2026 - 11:19 WITA

LPDB Koperasi Datangi Kopdit Obor Mas, Buka Peluang Pinjaman Baru untuk Dorong Ekonomi Anggota

Berita Terbaru