Kegiatan Pendidikan Kader Loyalis PKB di Maumere menjadi refleksi nyata semangat partai dalam melakukan regenerasi politik dan memperkuat peran anak muda sebagai motor perubahan. Dari Sikka, PKB menyalakan api perjuangan baru menuju masa depan bangsa yang lebih berdaya, adil, dan sejahtera.
MAUMERE, 18 Oktober 2025 – Suasana semangat kebangsaan terasa kuat di Hotel Permata Sari, Maumere, saat puluhan milenial dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sikka mengikuti Pendidikan Kader Loyalis Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Sabtu (18/10/2025).
Kegiatan yang digelar oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Sikka ini menjadi wadah pembinaan dan penguatan ideologi bagi generasi muda yang siap menjadi kader partai yang loyal, cerdas, dan berintegritas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara ini dihadiri oleh Anggota DPR RI Dipo Nusantara, Ketua DPC PKB Sikka Yoseph Karminto Eri, Perwakilan Lembaga Kaderisasi Nasional Maria Magdalena, Anggota DPRD Provinsi NTT Merci Pliwung, serta tiga anggota DPRD Kabupaten Sikka dari Fraksi PKB, yakni Petrus Woda, Yosef Don Bosko, dan Agustinus Adeo Datus.
Cetak Pemimpin Masa Depan
Dalam sambutan pembukaannya, Dipo Nusantara menegaskan bahwa pendidikan kader ini merupakan bentuk komitmen PKB dalam mencetak generasi muda yang loyal, visioner, dan siap memimpin masa depan bangsa.
“Kaderisasi bukan hanya soal jumlah, tapi soal kualitas. Kami ingin melahirkan kader muda yang memiliki integritas, loyalitas, dan kepedulian terhadap masa depan bangsa, terutama dari daerah seperti Sikka yang memiliki potensi besar,” tegas Dipo.
Ia menambahkan, penanaman nilai-nilai perjuangan dan kebangsaan kepada generasi muda menjadi langkah penting agar mereka tumbuh dengan semangat nasionalisme yang kokoh dan tanggung jawab sosial yang tinggi.
Regenerasi Politik yang Berkualitas
Sementara itu, Ketua DPC PKB Sikka Yoseph Karminto Eri menyampaikan bahwa regenerasi dan peningkatan kapasitas anak muda dalam dunia politik menjadi keharusan bagi partai untuk menjaga keberlanjutan perjuangan.
“Masa depan bangsa ditentukan oleh kualitas generasi mudanya. Pendidikan kader seperti ini penting agar para milenial memiliki arah perjuangan yang jelas, memahami ideologi partai, dan mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, kata Yoseph, PKB berharap lahir kader loyalis muda yang siap berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa, baik di bidang politik, sosial, maupun pembangunan masyarakat.
Bekal Ideologi dan Kepemimpinan
Selama kegiatan berlangsung, para peserta menerima pembekalan intensif tentang ideologi PKB, kepemimpinan, strategi komunikasi politik, serta artikulasi perjuangan politik partai.
Antusiasme para milenial tampak dari semangat mereka mengikuti setiap sesi. Salah satu peserta, Maria Yuliana (23), mengaku kegiatan ini membuka wawasannya tentang peran anak muda dalam dunia politik.
“Kami jadi lebih paham bagaimana menjadi kader yang tidak hanya loyal, tapi juga cerdas dan kritis. Ini pengalaman berharga bagi kami sebagai generasi muda,” katanya.
Kader Muda Siap Berjuang Bersama Rakyat
Sebagai penutup kegiatan, para peserta mengikuti pembacaan Sumpah Kader PKB (Pedoman Kader Bangsa) yang dipimpin pengurus DPC. Suasana khidmat menyelimuti ruangan saat para milenial menyatakan kesetiaan mereka terhadap nilai-nilai partai, komitmen untuk menjaga integritas, dan tekad berjuang bersama rakyat.
Melalui pendidikan kader ini, DPC PKB Sikka menunjukkan keseriusannya membangun generasi politik baru yang berkarakter, nasionalis, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
Penulis : Wiliam
Editor : Wiliam
Sumber Berita : Liputan











