Protes Kerusakan Jalan Bertahun-tahun, Warga Wuring Laut, Sikka Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan

- Reporter

Kamis, 19 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MAUMERE-TAJUKNTT-Warga Kampung Wuring Laut, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, pada Rabu (18/3/2026) sore, menggelar aksi protes terhadap Pemkab Sikka yang dinilai sudah sekitar 15 tahun membiarkan kerusakan jalan di Kampung Wuring Laut yang menjadi urat nadi ekonomi warga.

Dalam aksi protes itu, warga menanam sebatang pohon pisang di tengah jalan dengan gundukan pasir. Selain itu, warga juga membentangkan spanduk bertuliskan pesan “ Daerah Sudah Miskin??? Sehingga Tidak Mampu Biayai Jalan Ini. Tidak Butuh Orang Pintar Untuk Jadi Pejabat!!! Tapi Orang Bijak Yang Peka Terhadap Kesulitan Rakyat!

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada juga spanduk lain bertuliskan pesan “Mari Gotong Royong Perbaiki Jalan Kita. Sisikanlah Sedikit Rejekimu Untuk Kenyamaman Perjalanan Kita. Dalam Rangka Arus Mudik Lebaran Kelurahan Wolomarang-Kampung Wuring Laut”.

Salah seorang warga Wuring yang terlibat dalam aksi protes, Abdul Munir mengatakan, kondisi jalan Wuring sepanjang 500 meter telah dibiarkan rusak kurang lebih 15 tahun lamanya. Padahal jalan itu, merupakan urat nadi ekonomi dan tempat lalu lintas untuk distribusi beras se daratan Flores dan Lembata.

“Selalu dijanjikan tahun sekian akan diperbaiki, tapi tidak ada realisasinya. Jadi ini bentuk protes dari masyarakat. Kami sengaja menanam pohon pisang supaya pemerintah melihat,” ujar Abdul Munir.

Ia juga mengatakan, jalan Kampung Wuring Laut merupakan jalan menuju Pelabuhan Wuring dimana Pelabuhan Wuring menyumbang kontribusi memasukkan beras untuk kebutuhan makan warga se Flore.

“Beras itu bisa sampai ribuan ton masuk lewat Pelabuhan Wuring untuk diedarkan satu Flores mulai dari Maumere sampai Bajawa. Tapi pemerintah seolah menutup mata,” ungkap Abdul Munir.

Selain menanam pohon pisang di tengah jalan, warga juga berinisiatif melakukan perbaikan jalan secara swadaya dengan membentangkan material agregat untuk menimbun lubang-lubang jalan.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belajar dari Kasus SMPN Nuba Arat, Dinas PKO Sikka Akan Optimalkan Peran Pengawas dan Tim Pencegahan Penanganan Kekerasan di Sekolah
Buntut Guru SMPN Nuba Arat Segel Ruang Kepala Sekolah dan Mogok, Dinas PKO Sikka Geser Kepsek ke Dinas, Tetapkan Seorang PLH
Guru SMPN Nuba Arat, Sikka Segel Ruang Kepala Sekolah, KBM Terganggu
12 Guru Mogok Mengajar, Dinas PKO Sikka Akui Ada Masalah Internal di SMPN Nuba Arat
LPDB Koperasi Datangi Kopdit Obor Mas, Buka Peluang Pinjaman Baru untuk Dorong Ekonomi Anggota
Bupati Sikka Bertemu Wamen Pekerjaan Umum, Dorong Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Daerah
Rekan Kerja Meninggal Tak Wajar, Guru SMPN Nuba Arat Mogok Kerja dan Datangi Dinas PKO Sikka
Bupati Sikka Temui Wakil Menteri Perhubungan, Perjuangkan Percepatan Pembangunan Pelabuhan Aewige
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 00:24 WITA

Belajar dari Kasus SMPN Nuba Arat, Dinas PKO Sikka Akan Optimalkan Peran Pengawas dan Tim Pencegahan Penanganan Kekerasan di Sekolah

Kamis, 16 April 2026 - 13:14 WITA

Buntut Guru SMPN Nuba Arat Segel Ruang Kepala Sekolah dan Mogok, Dinas PKO Sikka Geser Kepsek ke Dinas, Tetapkan Seorang PLH

Kamis, 16 April 2026 - 01:32 WITA

Guru SMPN Nuba Arat, Sikka Segel Ruang Kepala Sekolah, KBM Terganggu

Kamis, 16 April 2026 - 00:30 WITA

12 Guru Mogok Mengajar, Dinas PKO Sikka Akui Ada Masalah Internal di SMPN Nuba Arat

Rabu, 15 April 2026 - 11:19 WITA

LPDB Koperasi Datangi Kopdit Obor Mas, Buka Peluang Pinjaman Baru untuk Dorong Ekonomi Anggota

Berita Terbaru