MAUMERE-TAJUKNTT-Harapan warga Desa Gera dan Desa Ndai Mbere di Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka, NTT, untuk menikmati aliran listrik akhirnya menemui titik terang. Setelah menanti selama puluhan tahun sejak kemerdekaan, pembangunan jaringan kelistrikan kini mulai direalisasikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pantauan media di lapangan pada Selasa (24/3/2026), tim Unit Pelaksana Proyek dari PT Teon Jaya tengah melakukan pengukuran, pematokan, serta pengangkutan material di wilayah tersebut. Titik pengerjaan dimulai dari ujung jaringan di Wolokepo, Dusun Gera I, menuju Desa Ndai Mbere.
Salah satu kru PT Teon Jaya menjelaskan bahwa proyek ini sebenarnya masuk dalam anggaran tahun 2025. Namun, karena kendala keterlambatan kontrak, pengerjaan baru bisa difokuskan pada awal tahun 2026.
“Pekerjaan jaringan kelistrikan ini diperkirakan rampung pada Juni atau Juli 2026. Kami mengharapkan dukungan penuh dari masyarakat kedua desa agar prosesnya berjalan lancar tanpa kendala berarti,” ujarnya.
Perwakilan UP2K Flores Bagian Timur, Achmad S. Aulia, menjelaskan bahwa proyek ini melalui beberapa tahapan teknis sebelum listrik resmi dialirkan. Tahapan tersebut meliputi sosialisasi dampak pembangunan, pematokan titik tiang, penandaan pohon yang akan ditebang, hingga pendirian tiang dan pembangunan gardu.
“Setelah fisik rampung, akan dilakukan commissioning test atau uji coba jaringan bersama pelaksana untuk memastikan semuanya beroperasi dengan baik. Terakhir adalah penerbitan Surat Layak Operasi (SLO) sebagai dokumen resmi bahwa jaringan siap digunakan,” jelas Achmad.
Pihaknya menekankan pentingnya kerja sama masyarakat dalam memberikan ruang bagi jaringan kabel agar harapan pemerintah dan warga dapat segera terwujud.

Kepala Desa Gera, Orinus Raga, menyatakan rasa syukur mendalam atas dimulainya pengerjaan ini. Ia mengungkapkan bahwa pencapaian ini adalah hasil perjuangan panjang yang melelahkan sejak September 2022.
“Atas nama masyarakat, saya sangat bersyukur. Apa yang dinanti-nantikan sejak Indonesia merdeka akhirnya terwujud. Terima kasih kepada PLN, UP2K Flores, serta seluruh tokoh masyarakat yang terus mengawal perjuangan ini,” ujar Orinus.
Orinus menceritakan rentetan usaha yang dilakukannya, mulai dari pengajuan proposal ke Bupati Sikka dan DPRD, hingga melakukan komunikasi intensif dengan berbagai pihak. Ia bahkan sempat menyerahkan proposal langsung kepada anggota DPR RI Melki Mekeng pada November 2023 dan berkoordinasi dengan mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi, Robby Tulus.
“Sejak awal 2024, kami terus melakukan lobi ke tingkat Kabupaten hingga Provinsi. Pada Desember 2025, kami mendapat kepastian mengenai besaran anggaran dan material dari Manajer PLN Flores Bagian Timur,” lanjutnya.
Secara khusus, Kades Gera menyampaikan apresiasi kepada Bupati Sikka dan Robby Tulus yang dinilainya sangat intensif mengawal komunikasi hingga material tiang dan gardu tiba di lokasi.
“Anggaran negara yang dikucurkan ini sangat besar. Saya minta masyarakat mendukung penuh para pekerja di lapangan agar tepat waktu pada Juli nanti kita semua sudah bisa menikmati terang,” pungkasnya.








