LBH Sinar Keadilan Laporkan ke Polres Sikka Akun Facebook Penyebar Fitnah Terhadap Calon Prajurit TNI yang Telah Lulus Test

- Reporter

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga kuasa hukum pelapor dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Sinar Keadilan Maumere, Marianus Reinaldis Laka, S.H, Yohanes Yusti Moan Bao, S.H dan  Agustinus Haryanto Jawa .

Tiga kuasa hukum pelapor dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Sinar Keadilan Maumere, Marianus Reinaldis Laka, S.H, Yohanes Yusti Moan Bao, S.H dan Agustinus Haryanto Jawa .

 

MAUMERE-TAJUKNTT-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Sinar Keadilan Maumere resmi mengambil langkah hukum terkait dugaan pencemaran nama baik yang menimpa seorang calon prajurit TNI asal Desa Heopuat, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, Yulius Moa. Kasus ini bermula dari unggahan di grup Facebook Forum Peduli Rakyat Sikka (FPRS) yang menuding pelapor telah memiliki anak dan istri pasca dinyatakan lulus seleksi prajurit TNI baru-baru ini.

Tiga kuasa hukum pelapor Yulius Moa dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Sinar Keadilan Maumere, Marianus Reinaldis Laka, S.H, Yohanes Yusti Moan Bao, S.H dan  Agustinus Haryanto Jawa  menegaskan bahwa laporan tersebut telah disampaikan ke Polres Sikka. Pihaknya menggunakan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) untuk menjerat pemilik akun yang menyebarkan informasi palsu tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada media ini, Selasa (31/3/2026), Marianus Reinaldis Laka, S.H mengatakan, pihaknya melaporkan kasus pencemaran nama baik dan fitnah melalui postingan media sosial di grup facebook Forum Peduli Rakyat Sikka (FPRS). Akun yang dilaporkan yakni atas nama akun Nadiaa dan akun Peduli Nian Tana yang memposting di FPRS.

“Laporan ini sesuai dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik pasal 27 Ayat 1, kami berupaya untuk meluruskan berita atau postingan di FPRS yang menyebut bahwa ‘putra asal Desa Heopuat lolos jadi TNI dengan status sudah punya istri dan anak’. Berita di medsos itu kita minta klarifikasi dan untuk laporan itu pihak penyidik sudah mengeluarkan Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP), yang menyatakan bahwa laporan dari kami diberitahukan bahwa sementara diproses secara intensif. Supaya klien kami, dalam hal ini Yulius Moa tetap mengikuti proses pendidikan militer sebagaimana mestinya,” jelas Marianus.

Marianus menekankan bahwa fakta di lapangan menunjukkan hal yang sebaliknya. Bahkan, pihak berwenang dari TNI KODIM 1693 Sikka telah melakukan pengecekan langsung untuk memastikan kebenaran status kliennya.

“Karena di lapangan faktanya dia menyatakan sudah mempunyai istri dan anak itu kan harus dibuktikan dengan akta nikah baik catatan sipil maupun nikah gereja, anak itu di mana harus ada akta kelahiran. Semua itu kan tidak benar dan pihak Intel Kodim 1603 Sikka pun sudah turun ke lapangan dan tidak ada terbukti,” tegasnya.

Menurutnya, postingan di media sosial itu sebenarnya semata-mata karena mungkin rasa cemburu, iri hati dari pihak lain seperti keluarga atau sahabat atau kenalan yang mungkin sama-sama mengikuti tes tentara namun tidak lulus.

Ia pun mengingatkan para admin grup media sosial lokal untuk lebih selektif dalam menyaring konten agar tidak menjadi wadah penyebaran hoaks yang merugikan orang lain.

“Harapan kami bahwa forum medsos semacam FPRS paling tidak harus mengcroschek isi kebenaran dari informasi yang beredar dalam postingan. Ini kan sangat merugikan klien kami, seolah-olah ini benar bahwa dia sudah mempunyai istri dan dua orang anak,” ungkapnya lagi.

Marianus menambahkan bahwa proses hukum ini sudah berjalan secara resmi dengan bukti laporan tertulis yang telah diserahkan kepada pihak kepolisian.

“Sebagai kuasa hukum, para pihak sudah turun ke lapangan mengecek, kita juga sudah membuat surat pengaduan resmi ke Polres Sikka tertanggal 18 Maret 2026,” ujarnya.

Menutup keterangannya, LBH Sinar Keadilan mendesak pihak Polres Sikka untuk menggunakan keahlian siber dalam melacak pemilik akun yang diduga menggunakan identitas palsu (akun anonim).

“Kami harap polisi bisa profesional untuk mengungkap laporan kami, apalagi akun-akun media sosial ini bisa dicloning, tolong ditelusuri akun tersebut,” pungkasnya.

Pihaknya juga berharap penyidik dapat proaktif untuk memanggil pihak admin FPRS dan pemilik akun-akun yang telah mereka identifikasi sebagai akun palsu guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Penulis: Mario Sina. 

 

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belajar dari Kasus SMPN Nuba Arat, Dinas PKO Sikka Akan Optimalkan Peran Pengawas dan Tim Pencegahan Penanganan Kekerasan di Sekolah
Buntut Guru SMPN Nuba Arat Segel Ruang Kepala Sekolah dan Mogok, Dinas PKO Sikka Geser Kepsek ke Dinas, Tetapkan Seorang PLH
Guru SMPN Nuba Arat, Sikka Segel Ruang Kepala Sekolah, KBM Terganggu
12 Guru Mogok Mengajar, Dinas PKO Sikka Akui Ada Masalah Internal di SMPN Nuba Arat
LPDB Koperasi Datangi Kopdit Obor Mas, Buka Peluang Pinjaman Baru untuk Dorong Ekonomi Anggota
Bupati Sikka Bertemu Wamen Pekerjaan Umum, Dorong Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Daerah
Rekan Kerja Meninggal Tak Wajar, Guru SMPN Nuba Arat Mogok Kerja dan Datangi Dinas PKO Sikka
Bupati Sikka Temui Wakil Menteri Perhubungan, Perjuangkan Percepatan Pembangunan Pelabuhan Aewige
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 00:24 WITA

Belajar dari Kasus SMPN Nuba Arat, Dinas PKO Sikka Akan Optimalkan Peran Pengawas dan Tim Pencegahan Penanganan Kekerasan di Sekolah

Kamis, 16 April 2026 - 13:14 WITA

Buntut Guru SMPN Nuba Arat Segel Ruang Kepala Sekolah dan Mogok, Dinas PKO Sikka Geser Kepsek ke Dinas, Tetapkan Seorang PLH

Kamis, 16 April 2026 - 01:32 WITA

Guru SMPN Nuba Arat, Sikka Segel Ruang Kepala Sekolah, KBM Terganggu

Kamis, 16 April 2026 - 00:30 WITA

12 Guru Mogok Mengajar, Dinas PKO Sikka Akui Ada Masalah Internal di SMPN Nuba Arat

Rabu, 15 April 2026 - 11:19 WITA

LPDB Koperasi Datangi Kopdit Obor Mas, Buka Peluang Pinjaman Baru untuk Dorong Ekonomi Anggota

Berita Terbaru