MAUMERE-Pemerintah Desa Samparong, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, menyatakan kesiapan penuh menyambut pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Pemerintah desa bersama masyarakat bahkan telah menyiapkan lahan secara sukarela agar proyek tersebut dapat segera direalisasikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penjabat (Pj) Kepala Desa Samparong, Muhdir, S.H., kepada TajukNTT.id, Senin (20/7/2026), mengatakan kehadiran PLTS menjadi jawaban atas penantian panjang masyarakat yang selama ini belum menikmati layanan listrik secara memadai.
“Pemerintah desa dan masyarakat sangat mendukung karena penantian panjang akan penerangan sekarang terjawablah sudah. Masyarakat secara sukarela sudah menyiapkan lahan untuk pembangunan PLTS dari Kementerian ESDM,” ujar Muhdir.

Ia menjelaskan, tim Kementerian ESDM turun ke Desa Samparong, Minggu (19/7/2027), mereka tidak hanya meninjau lokasi pembangunan PLTS, tetapi juga melakukan pendataan calon pelanggan yang akan mendapatkan sambungan listrik.
“Saya dengan orang dari kementerian dan masyarakat sementara keliling ke rumah-rumah memastikan untuk persiapan pemasangan kWh meteran. Kami pemerintah desa bersama RT dan RW siap menyiapkan data demi kelancaran pembangunan PLTS,” katanya.
Muhdir mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterima pemerintah desa, PLTS yang akan dibangun di Desa Samparong memiliki kapasitas terpasang sebesar 259 kilowatt peak (kWp).
Ia memastikan seluruh masyarakat akan menjadi penerima manfaat dari proyek tersebut.
“Sebanyak 302 rumah yang ada di Desa Samparong semua mendapat pelayanan listrik, termasuk seluruh fasilitas umum,” ungkapnya.
Menurut Muhdir, keberadaan PLTS nantinya tidak hanya memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga, tetapi juga akan mendukung pelayanan publik melalui tersedianya listrik bagi kantor desa, sekolah, rumah ibadah, dan fasilitas umum lainnya.
Sebelumnya, TajukNTT.id memberitakan bahwa Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan membangun tiga unit PLTS di wilayah kepulauan Kabupaten Sikka dengan total anggaran sekitar Rp54 miliar yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026. Satu unit PLTS akan dibangun di Desa Samparong, Pulau Sukun, sedangkan dua unit lainnya berlokasi di Desa Lidi, Kecamatan Palue.
Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi, mengatakan proyek tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2026 sehingga masyarakat di Pulau Sukun dan Pulau Palue yang selama puluhan tahun mengalami keterbatasan akses listrik akhirnya dapat menikmati layanan listrik.










