Dua Pustu Naik Status Jadi Puskesmas, Sikka Kini Miliki 27 Unit Puskesmas

- Reporter

Selasa, 16 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengeluarkan izin operasional dengan memberikan nomor registrasi resmi bagi dua puskesmas baru di Kabupaten Sikka yang sebelumnya berstatus puskesmas pembantu (Pustu).

Puskesmas tersebut adalah puskesmas Wualadu yang berada di Kecamatan Doreng dan puskesmas Kojagete di Kecamatan Alok Timur. Sebelumnya puskesmas Kojagete berada di bawah naungan puskesmas Teluk, sementara puskesmas Wualadu berada di bawah naungan Puskesmas Habibola.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nomor registrasi yang diberikan kepada Puskesmas Koja Gete adalah 53070200026 sedangkan Puskesmas Wualadu dengan nomor registrasi 53070200027. Dua puskesmas ini siap memberikan pelayanan bagi masyarakat setempat, kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus dalam keterangan kepada TajukNTT, Selasa, 16 September 2025.

“Dengan tambahan dua puskesmas maka jumlahnya menjadi 27 unit. Dengan dikeluarkan izin operasional dari Kementerian Kesehatan berarti bertambah dan siap beroperasi, sehingga mulai 2026 dua puskesmas ini akan mendapatkan Dana Operasional Kegiatan (DOK) dari Kementerian Kesehatan,” kata Petrus.

Dalam mendukung operasional dan pelayanan, Pemkab Sikka pun telah mengupayakan pengajuan tambahan tenaga medis kepada Kementerian Kesehatan.

“Kami telah mengajukan sepuluh dokter umum dan dua dokter gigi melalui jalur Nusantara Sehat untuk meningkatkan operasional dan pelayanan di Kabupaten Sikka ini.”

Ia menerangkan, dari pengajuan tersebut, beberapa dokter sudah mendaftar dan menunggu penugasan dan arahan dari Menteri Kesehatan.

“Pemerintah daerah juga meminta tambahan dokter spesialis untuk rumah sakit daerah dan sudah direspon langsung oleh Menteri Kesehatan. Sepuluh dokter umum yang diajukan itu kemudian akan ditempatkan ke sejumlah puskesmas.”

“Dua puskesmas yang baru termasuk, sedangkan yang lainnya adalah Koting, Paga, Hewokloang, Lekebai, Palue, dan Teluk.”

Ia berharap dengan adanya dua puskesmas baru dan sepuluh dokter yang akan melayani masyarakat Kabupaten Sikka maka kualitas layanan di tingkat puskesmas maupun rumah sakit daerah dapat meningkat secara signifikan.

Penulis: Mia Margaretha.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PCNU Sikka Fasilitasi Pembentukan Banom PC Pergunu Sikka
Melalui Pokir, PKB Sikka Kembali Hadirkan Pelatihan Komputer Desain Grafis Untuk Anak Putus Sekolah
200 Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Maumere Antusias Ikuti “Pegadaian Mengajar”, Literasi Keuangan Jadi Sorotan Utama
PP Muhammadiyah Tunjuk Rektor UHAMKA Pimpin Universitas Muhammadiyah Maumere
Basilisu Lusi Resmi Nakhodai HMPRo Pendidikan Ekonomi, Tekankan Kepemimpinan Progresif dari Desa Koanara
Lomba Menulis Pesan Natal Vox Point Indonesia Sikka
Gubernur NTT Hadiri Wisuda UNIPA Maumere ke-26: “Bangun NTT dari Kampus!”
Ketua PKK Sikka Beri Kuliah Tamu di Fakultas Hukum UNIPA
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 00:44 WITA

PCNU Sikka Fasilitasi Pembentukan Banom PC Pergunu Sikka

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:44 WITA

Melalui Pokir, PKB Sikka Kembali Hadirkan Pelatihan Komputer Desain Grafis Untuk Anak Putus Sekolah

Selasa, 16 Desember 2025 - 05:20 WITA

200 Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Maumere Antusias Ikuti “Pegadaian Mengajar”, Literasi Keuangan Jadi Sorotan Utama

Sabtu, 13 Desember 2025 - 00:52 WITA

PP Muhammadiyah Tunjuk Rektor UHAMKA Pimpin Universitas Muhammadiyah Maumere

Selasa, 9 Desember 2025 - 12:14 WITA

Basilisu Lusi Resmi Nakhodai HMPRo Pendidikan Ekonomi, Tekankan Kepemimpinan Progresif dari Desa Koanara

Berita Terbaru

Lembaga pengelola Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ini resmi menggandeng Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung RI untuk memperkuat penanganan berbagai persoalan hukum dalam penyelenggaraan JKN. (12/012026)

Nasional

“BPJS Gandeng Jaksa Agung, Ada Apa dengan JKN?”

Selasa, 13 Jan 2026 - 11:43 WITA