Sikka-Pertandingan seru tersaji saat tim voli Kecamatan Alok berhadapan dengan Kecamatan Talibura dalam laga turnamen Piala Bupati yang di gelar di lapangan bola voli Gelora Samador, Jumat, 31 Oktober 2025 malam.
Pertandingan sengit berlangsung hingga lima set, Alok akhirnya memastikan kemenangan tipis 3–2 setelah melalui duel sengit di set penentuan.
Set pertama dibuka dengan keunggulan Talibura yang tampil cukup agresif dan solid di lini depan. Spike keras dari Erik Lewar kerap sulit di bendung oleh tim Alok. Sebaliknya tim Alok mencuri angka dengan permainan bola kecil di pertahanan belakang tim Talibura yang selalu tidak terjaga. Meski terjadi kejar mengejar poin, tim Talibura menyudahi set pertama dengan skor 25-23.
Alok bangkit pada set kedua dengan irama permainan yang cukup santai. Beberapa serangan balik mematikan dari pemain-pemain muda Alok membuat poin sulit di kejar oleh pemain lawan. Alok pun menang mudah dengan skor 25-18.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Masuk ke babak ke tiga, Talibura yang tidak ingin menyerah langsung melancarkan beberapa pukulan yang sulit dibendung oleh Alok. Dominasi lini depan Erik dan Vino sukses menambah poin dengan mudah hingga skor akhir menjadi kemenangan Talibura 25-18.
Pada set ke empat dengan merubah pola permainan, Tim Alok membalikan keadaan dengan memimpin poin demi poin. Tim Talibura yang seperti kehilangan taji bermain tanpa perlawanan akhirnya menyerah dengan skor 18-25.

Skor ketat harus ditentukan melalui set kelima. Pada set penentuan, kedua tim saling berbalas serangan dan terus mengejar angka satu sama lain. Namun, di momen krusial, tim Alok berhasil tampil lebih tenang dan unggul dalam penyelesaian akhir, sehingga menutup pertandingan dengan kemenangan tipis dengan skor 15-13 atas Talibura. Kemenangan ini menjadi bukti semangat juang tinggi dan kerja sama solid dari para pemain Alok.
Pelatih tim voli Kecamatan Alok, Jhon Lamakei mengungkapkan, tim Kecamatan Talibura cukup sulit ditaklukkan. Tetapi dengan strategi permainan serta pola yang sudah diterapkan, maka tim Alok bisa keluar dari tekanan dan bisa memenangkan pertandingan.
“Saya menjalankan strategi blokir yang ketat sehingga kami bisa mendapatkan poin dan juga pemain lebih semangat untuk meraih set yang sempat tertinggal.”
Jhon mengungkap, permainan tim Kecamatan Alok tidak begitu bagus sehingga harus melewati lima set permainan.
“Kalau main baguskan kami bisa menang 3-1, atau 3-0. Tetapi karena lawan juga tidak mudah jadi harus long set,” ujarnya seusai pertandingan.
Sementara itu Mikel Woy, pelatih dari tim Kecamatan Talibura mengatakan dalam pertandingan melawan Alok seharusnya bisa meraih kemenangan karena cukup mendominasi di pertandingan tersebut. Namun pertahanan tim yang tidak begitu solid membuat timnya harus kehilangan poin di dua babak terakhir.
“Sebenarnya dari pertandingan pertama hingga saat ini mereka mengalami peningkatan, apalagi strategi permainan yang kami terapkan berjalan dengan baik, hanya saja ya blok yang kurang rapi dan kerjasama tim yang kurang bagus membuat kami harus menyerah pada pertandingan ini. Semoga pertandingan berikut bisa menang.”
Penulis: Mia Margaretha Holo.










