Pemkab Sikka Usul 33 Ribu Lembar Seng untuk Pengungsi Lewotobi, 10 Ribu Sudah Disalurkan, Sisanya Menunggu BNPB

- Reporter

Tuesday, 25 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka sekaligus Ketua Satgas Penanganan Bencana Kabupaten Sikka, Margaretha Movaldes da Maga Bapa

Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka sekaligus Ketua Satgas Penanganan Bencana Kabupaten Sikka, Margaretha Movaldes da Maga Bapa

 

MAUMERE-Pemerintah Kabupaten Sikka memastikan bantuan seng untuk masyarakat terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki telah direalisasikan secara bertahap.

Dari total 33.000 lembar seng yang diusulkan Pemkab Sikka kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 10.000 lembar telah diterima dan didistribusikan kepada masyarakat terdampak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu disampaikan Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka sekaligus Ketua Satgas Penanganan Bencana Kabupaten Sikka, Margaretha Movaldes da Maga Bapa atau akrab disapa Femy Bapa, dalam wawancara pada Selasa (25/8/2026) pagi.

Femy menjelaskan, usulan 33.000 lembar seng tersebut diajukan berdasarkan hasil pendataan kondisi masyarakat terdampak erupsi Lewotobi. Saat itu, kerusakan yang banyak dialami masyarakat berada pada bagian atap rumah.

“Pada saat itu masyarakat terdampak kebanyakan mengalami kerusakan di bagian atap seng. Kami selalu berkoordinasi dengan BNPB. Pada saat itu kita mengusulkan permohonan untuk bantuan seng sebanyak 33.000 lembar sesuai dengan kondisi yang ada,” jelasnya.

Usulan tersebut kemudian diverifikasi bersama oleh tim BNPB dan Pemerintah Kabupaten Sikka. Namun, karena kebutuhan masyarakat mendesak dan memasuki musim hujan, BNPB terlebih dahulu mendorong 10.000 lembar seng dari Huntara Flores Timur.

Menurut Femy, 10.000 lembar seng tersebut memiliki spesifikasi BJLS 0,2 dan telah disosialisasikan kepada masyarakat sebelum didistribusikan.

Ia menegaskan, seluruh bantuan tersebut telah disalurkan dan tidak ada seng bantuan yang menumpuk di gudang maupun Posko Pemerintah Kabupaten Sikka.

“Barang yang 10.000 itu langsung didistribusikan, pencatatannya kita lakukan dengan baik, dan kita laporkan ke BNPB,” katanya.

Dengan demikian, masih terdapat sekitar 23.000 lembar dari total usulan 33.000 lembar yang belum terpenuhi apabila dihitung berdasarkan jumlah usulan awal.

Femy menyebut, Pemkab Sikka telah kembali berkoordinasi dengan BNPB untuk meminta pemenuhan kekurangan tersebut.

“Yang masih harus kita penuhi. Dan itu sudah kami koordinasikan. Jawabannya kita menunggu untuk bisa direalisasikan,” ujarnya.

Selain bantuan dari BNPB, masyarakat terdampak juga menerima bantuan seng dari sejumlah pihak lainnya, di antaranya Caritas dan Anggota DPR RI, DPR, Melchias Markus Mekeng Bapa.
Bantuan tersebut, kata Femy, turut membantu mengurangi kebutuhan seng masyarakat terdampak. Pemkab Sikka selanjutnya mengarahkan bantuan pemerintah kepada warga yang belum mendapatkan bantuan dari pihak lain.

Sementara itu, terkait jumlah kepala keluarga yang menerima distribusi 10.000 lembar seng, Femy mengatakan data tersebut masih dalam proses rekapitulasi oleh tim.

Ia juga menyampaikan, Pemkab Sikka akan menyiapkan kronologi lengkap mengenai proses penerimaan dan distribusi bantuan, termasuk dokumen serta surat-surat terkait.

Hal ini dilakukan untuk memberikan penjelasan secara utuh mengingat proses penanganan masyarakat terdampak erupsi Lewotobi telah berlangsung sejak akhir 2024.

Terkait kekurangan bantuan seng, Femy memastikan Pemkab Sikka akan kembali menyampaikannya kepada BNPB.

“Dimintakan lagi. Dan itu sudah kami koordinasikan. Kebetulan BNPB ada di sini, pasti nanti ini juga kami sampaikan kembali,” pungkasnya.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belum Ada Posko Pengungsi Terpusat, Pemkab Sikka Terapkan Pola Pengungsian Mandiri bagi 3.581 Warga Palue
NU Peduli Kemanusiaan Salurkan Bantuan Tahap III untuk Pengungsi Gempa di Desa Waturia, Sikka
HMI Maumere Bawa Misi Kemanusiaan ke Nagekeo, Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa
Anak-anak Hadapi Ancaman Berlapis di Pengungsian Gempa Flores, Plan Indonesia Desak Berbagai Pihak Beri Bantuan Dasar secara Cepat dan Menyeluruh
Anggota DPR RI Bambang Haryo Soroti Mitigasi Bencana Pelabuhan L. Say, Minta Pelindo Perkuat Early Warning System dan Evacuation Plan
Terminal Rusak Akibat Gempa, Anggota DPR RI Bambang Haryo Minta Pelindo Bangun Terminal Sementara di Pelabuhan L. Say Maumere
Pengungsi Gempa di Posko Gelora Samador Maumere Mulai Dipulangkan, Kategori Pengungsi dengan Rumah Rusak Ringan dan Tidak Rusak Jadi Prioritas
Viral Saat Gempa, Nasib Porter Pelabuhan L. Say Maumere Terabaikan, Belum Tersentuh Bantuan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 25 August 2026 - 13:35 WITA

Belum Ada Posko Pengungsi Terpusat, Pemkab Sikka Terapkan Pola Pengungsian Mandiri bagi 3.581 Warga Palue

Tuesday, 25 August 2026 - 10:17 WITA

NU Peduli Kemanusiaan Salurkan Bantuan Tahap III untuk Pengungsi Gempa di Desa Waturia, Sikka

Tuesday, 25 August 2026 - 05:24 WITA

Pemkab Sikka Usul 33 Ribu Lembar Seng untuk Pengungsi Lewotobi, 10 Ribu Sudah Disalurkan, Sisanya Menunggu BNPB

Tuesday, 25 August 2026 - 05:07 WITA

HMI Maumere Bawa Misi Kemanusiaan ke Nagekeo, Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa

Sunday, 23 August 2026 - 11:17 WITA

Anggota DPR RI Bambang Haryo Soroti Mitigasi Bencana Pelabuhan L. Say, Minta Pelindo Perkuat Early Warning System dan Evacuation Plan

Berita Terbaru