MBAY-Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Maumere menunjukkan solidaritas kemanusiaan lintas kabupaten dengan menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.
Aksi tanggap darurat tersebut dilakukan dengan mendatangi langsung warga terdampak. Pengurus HMI Cabang Maumere menempuh perjalanan darat dari Maumere menuju Nagekeo untuk memastikan bantuan kemanusiaan dapat diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan membawa spanduk bertuliskan “HMI PEDULI – BANTUAN KEMANUSIAAN GEMPA FLORES”, rombongan HMI turun ke sejumlah lokasi dan membagikan paket bantuan berupa kebutuhan pangan darurat.
Bantuan disalurkan secara langsung dari rumah ke rumah. Sejumlah warga, terutama ibu rumah tangga, menerima bantuan tersebut di tengah kondisi hunian yang masih menunjukkan dampak guncangan gempa.

Ketua Umum HMI Cabang Maumere, Andi Ashar, yang memimpin langsung aksi tersebut mengatakan, kehadiran HMI di Nagekeo merupakan bentuk tanggung jawab moral dan sosial organisasi kepada masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana.
“Duka saudara-saudara kita di Nagekeo adalah duka kita bersama. Jarak tempuh dari Maumere ke Nagekeo tidak menjadi penghalang bagi HMI untuk hadir dan berbagi,” ujar Andi Ashar dalam rilis kepada media ini, Selasa (25/8/2026) pagi.
Menurut dia, bantuan yang diberikan mungkin tidak besar, namun diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga sekaligus menjadi bentuk dukungan moral bagi masyarakat terdampak.
“Kami berharap bantuan sederhana ini tidak hanya meringankan beban logistik keseharian warga, tetapi juga menjadi pesan moral bahwa mereka tidak sendirian untuk bangkit pascabencana,” katanya.
Selain menyalurkan bantuan kebutuhan pokok, pengurus HMI juga berupaya memberikan dukungan moral kepada warga. Kehadiran langsung di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan semangat kepada korban untuk melewati masa pemulihan setelah bencana.
HMI Cabang Maumere berharap aksi tersebut dapat mendorong semakin banyak elemen masyarakat untuk terlibat dalam gerakan kemanusiaan dan memperkuat semangat gotong royong dalam membantu warga terdampak gempa di berbagai wilayah Flores.
“Kami mengajak pemerintah, organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi. Pemulihan pascabencana membutuhkan kebersamaan,” pungkas Andi Ashar.









