Hasil Test Lab Negatif Narkoba, Dua Pemuda Pembawa Gula Halus yang Diamankan Polda NTT di Maumere Dipulangkan

- Reporter

Jumat, 8 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MAUMERE,TAJUKNTT-Malam di Kota Maumere itu mendadak ramai. Di tengah lalu lintas Jalan Sudirman yang mulai lengang, sejumlah pria berpakaian sipil terlihat bergerak cepat mendekati dua pemuda di kawasan Waioti, Kecamatan Alok Timur, Selasa, 6 Mei 2026 malam. Beberapa detik kemudian, suasana berubah tegang.

Dua pemuda berinisial R (23) dan M (23) langsung diamankan tim Direktorat Reserse Narkoba Polda NTT. Dari tangan mereka, petugas menemukan plastik bening berisi serbuk putih yang langsung dicurigai sebagai narkotika jenis sabu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah situasi itu, salah satu pemuda tampak berlutut di depan petugas. Dengan suara panik bercampur takut, ia berusaha meyakinkan polisi bahwa barang yang dibawanya bukan narkoba.

“Saya jujur, saya nih butuh dana sebenarnya. Ini gula halus, bisa cek sendiri. Sumpah, ini gula halus,” ucapnya dalam video yang kemudian viral di media sosial.

Video berdurasi sekitar satu menit lebih itu cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan grup WhatsApp. Banyak warga Maumere yang penasaran sekaligus bertanya-tanya: benarkah serbuk putih itu hanya gula halus?

Dalam rekaman video tersebut, pemuda itu bahkan membuka plastik bening yang dibawanya untuk menunjukkan tekstur serbuk putih di hadapan petugas.

Namun malam itu, penjelasan tersebut belum cukup menghentikan proses hukum. Tim Subdit 2 Ditresnarkoba Polda NTT tetap membawa kedua pemuda tersebut bersama barang bukti untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Belakangan diketahui, tim dari Kupang itu datang ke Maumere berdasarkan laporan informasi terkait dugaan transaksi narkotika di wilayah Kabupaten Sikka.

Dalam keterangan resmi yang dirilis melalui Tribrata News NTT.com, Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra menjelaskan bahwa tim Ditresnarkoba bergerak dari Kupang menuju Maumere melalui Larantuka untuk melakukan penyelidikan.

Sekitar pukul 23.00 WITA, kedua pemuda itu diamankan di depan sebuah bengkel motor yang diduga akan dijadikan lokasi transaksi. Meski video pengakuan “gula halus” lebih dulu viral, polisi tetap menjalankan prosedur pemeriksaan.

Penyidik melakukan tes awal menggunakan test kit dan melanjutkan pemeriksaan melalui laboratorium klinik di Maumere. Hasilnya kemudian menjadi jawaban atas perdebatan publik sejak malam penangkapan itu terjadi.

“Hasil pemeriksaan laboratorium klinik menyatakan kedua pemuda tersebut negatif mengandung narkotika,” jelas Kombes Pol Henry Novika Chandra.

Keterangan itu sekaligus memperkuat pengakuan salah satu pemuda yang sejak awal bersikeras bahwa barang yang dibawanya hanyalah gula bubuk.

Polda NTT menyebut proses pemeriksaan dilakukan dengan pendekatan scientific crime investigation atau pembuktian ilmiah untuk memastikan setiap tindakan penegakan hukum berjalan profesional dan berdasarkan fakta.

“Polda NTT bekerja secara profesional berdasarkan fakta, alat bukti, dan hasil pemeriksaan ilmiah, serta tetap menjunjung tinggi perlindungan hak-hak warga negara apabila tidak ditemukan unsur pidana,” ujar Henry.
Di Maumere, proses penyelesaian perkara itu ternyata berlangsung cukup panjang.

Hasil pantauan media ini, kedua pemuda tersebut sempat berada di salah satu hotel di Kota Maumere bersama keluarga mereka. Sekitar pukul 18.00 WITA, keluarga terlihat mendampingi keduanya sambil menunggu proses administrasi dan penyelesaian dari pihak kepolisian.
Suasana di hotel disebut berlangsung tenang, meski keluarga kedua pemuda tampak masih tegang menanti kepastian hukum.

Sekitar pukul 20.00 WITA, proses tersebut akhirnya selesai. Kedua pemuda itu kemudian dibawa pulang oleh keluarga masing-masing.
Sementara itu, saat dikonfirmasi mengenai keterlibatan dan koordinasi dalam penanganan kasus tersebut, Polres Sikka meminta agar seluruh keterangan disampaikan langsung oleh Polda NTT.

“Silakan koordinasi dengan Humas Polda, kami tidak punya kewenangan memberikan keterangan,” ujar Kasie Humas Polres Sikka, Ipda Leonard Tunga melalui pesan WhatsApp kepada wartawan.

Operasi Salah Tangkap Jadi Perbincangan WargaNet

Kasus penangkapan dua pemuda yang membawa gula halus tersebut juga ramai diperbincangkan warganet di media sosial, khususnya di grup Facebook Forum Peduli Rakyat Sikka (FPRS).

Pantauan media ini, salah satu akun atas nama Trisna Fernandez Siska menuliskan komentar:
“Shrusx polda ntt hrus tau jha klw mmng ada yg mmbwa sabu2 dn mmpnyai daftar nma DPO orang bkan asl maen tngkap aja…stiap pihak kepolisian wilayah msing2 kn bsa aja polda ntt sling menginformasikan agar stiap wilayah daerah drtan ntt nc mw darat laut udara pun di jaga dngan ketet…dn dua bngkus gula halus thh cba aja kn klw mw di uji cba..klw bnar2 thh sabu yh lngsung di than klw bnar gula hrus polda jha siap bsa di tuntut balik karna sdah slah dlm penangkapan thh.”

Sementara akun atas nama Jhoned Siwaseko juga memberikan pandangannya terkait kasus tersebut.

“Kalau dari dia punya kata-kata, Itu memang gula halus, yang rencananya dia jual sebagai sabu untuk tipu pembelinya. Polisi harus selidiki ! Cari tau dia mau tipu jual disiapa ? Dan apakah dia sudah pernah jual sabu sebelumnya di org tsb.”

Akun lain bernama Fajrin Doang juga ikut menanggapi kasus tersebut. Ia menilai terdapat beberapa kemungkinan di balik penangkapan dua pemuda pembawa serbuk putih itu.

Menurutnya, barang yang dibawa bisa saja benar gula halus yang digunakan sebagai kamuflase untuk mengalihkan perhatian polisi, sementara pelaku lain membawa paket sabu asli melalui jalur berbeda.

Selain itu, ia juga menduga serbuk putih tersebut kemungkinan merupakan jenis sabu baru yang memiliki rasa manis menyerupai gula halus. Dalam komentarnya, Fajrin juga menyelipkan candaan terkait suara ringtone dalam video viral tersebut yang dinilai terlalu keras sehingga mengganggu fokus penonton.

“Kemungkinan 1 : Itu benar gula halus, hanya sbgai kamuflase biar mrka dijdikan umpan tim polisi, sdngkn yg bwa pket sabu asli ikut jalur lain.
Kemungkinan 2 : Itu bkn gula halus, tp jenis sabu baru yg dikasih perasa manis sprti gula halus.
Kemungkinan 3 : Itu yg pake ringtone maxwin, kasih kecil jg kooow dia pu volume, bkin sy yg nnton ini video jg tdk bsa fokus.”

Kasus ini pun menjadi perhatian luas masyarakat Kota Maumere dan memunculkan beragam tanggapan terkait langkah aparat dalam menangani dugaan tindak pidana narkotika.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dosen Fakultas Hukum Unipa: Salah Tangkap Kasus Narkotika di Sikka Patut Dipertanyakan
Laporan Informasi dan Surat Perintah Penyelidikan Ditresnarkoba Polda NTT Berujung Salah Tangkap Pemuda Pembawa Gula Halus di Maumere
Demi Layanan Maksimal, RSUD Tc Hillers Maumere Usulkan Perbaikan Gedung IGD dan Instalasi Air ke Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir
Polda NTT Klarifikasi Video Viral Penangkapan di Maumere, Serbuk Putih Ternyata Bukan Narkoba
Jauh-Jauh dari Kupang, Tim Polda NTT Diduga Salah Target, Malah Tangkap Pelaku yang Bawa Gula Halus
Gedung IGD RSUD Tc Hillers Maumere Bocor, Lantai 2 dan 3 Dibiarkan Kosong Bertahun-Tahun
Data DTSEN Catat 10.873 Anak Tidak Sekolah dan Putus Sekolah di Sikka, Dinsos Akan Verifikasi untuk Program Sekolah Rakyat
44 Calon Jamaah Haji Asal Sikka Berangkat ke Tanah Suci, Wabup Subandi Titip Doa untuk Kabupaten Sikka
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:43 WITA

Dosen Fakultas Hukum Unipa: Salah Tangkap Kasus Narkotika di Sikka Patut Dipertanyakan

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:41 WITA

Hasil Test Lab Negatif Narkoba, Dua Pemuda Pembawa Gula Halus yang Diamankan Polda NTT di Maumere Dipulangkan

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:42 WITA

Laporan Informasi dan Surat Perintah Penyelidikan Ditresnarkoba Polda NTT Berujung Salah Tangkap Pemuda Pembawa Gula Halus di Maumere

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:33 WITA

Demi Layanan Maksimal, RSUD Tc Hillers Maumere Usulkan Perbaikan Gedung IGD dan Instalasi Air ke Yayasan Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:28 WITA

Jauh-Jauh dari Kupang, Tim Polda NTT Diduga Salah Target, Malah Tangkap Pelaku yang Bawa Gula Halus

Berita Terbaru