SIKKA, Belum genap 4 bulan mengawal pemerintahan Juventus Prima Yoris Kago-Simon Subandi Supriadi menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sikka, Partai Golkar Kabupaten Sikka sudah dibikin meradang.
Gara garanya, konsep ‘Menuju Maumere Baru’ yang disodor Partai Golkar Sikka tidak terakomodir dalam rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sikka 2025-2029.
Padahal, Partai Golkar adalah partai yang mengukuhkan Simon Subandi Supriadi menjadi Wakil Bupati Sikka 2024-2029 berpasangan dengan Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago dalam Pilkada lalu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Apalagi beberapa poin dalam konsep Maumere Baru disebut sebut adalah buah pikir yang konstruktif dari sang visioner Melchias Markus Mekeng Bapa-anggota DPR RI asal Kabupaten Sikka yang dalam beberapa kesempatan terlihat sering memberi apresiasi kepada Juventus Prima Yoris Kago baik sebelum maupun sesudah terpilih menjadi Bupati Sikka.
Sekretaris DPD Partai Golkar Sikka, Navarete Situmekeng, dimintai komentarnya terkait hal itu menyatakan, Maumere Baru yang adalah konsep prestisius Partai Golkar untuk pembangunan Kabupaten Sikka.
Menurutnya, jika RPJMD hanya menonjolkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Sikka, tanpa menyodorkan sesuatu yang baru, maka biasa biasa saja.
“Dengan tidak adanya sesuatu yang baru, maka itu akan biasa biasa saja. Apanya yang baru?” ungkapnya, Kamis 19/06/2025.
Dikatakan, empat visi besar yang digaungkan Bupati dan Wakil Bupati Sikka 2024-2029; Terwujudnya masyarakat sikka yang produktif, kreatif, unggul dan mandiri tentu harus diwujudnyatakan. Golkar mengusulkan konsep Menuju Maumere Baru sebagai perwujudtan dari visi tersebut.
“Logikanya, produktif, kreatif, unggul dan mandiri untuk apa? Ya untuk menuju Maumere Baru. Misinya? Tercipta dan terbentuknya Maumere menjadi pemerintahan Kota Madya, dan menjadi ibu kota Provinsi Flores. Jadi target pencapaiannya bisa diukur. Inilah cita cita, impian baru yang harus diwujudkan. “Yang kita lihat apa?. Kan biasa biasa saja. RPJMD sama sekali tidak mencerminkan sesuatu yang luar biasa,” tegasnya.
Kekecewaan Partai Golkar sebelumnya juga dinyatakan dalam dalam sidang paripurna pembahasan rancangan awal RPJMD, di Gedung Kulababong DPRD Sikka, Selasa 17/06/2025.
Fraksi Golkar berpandangan, Maumere Baru adalah proses pembaharuan yang signifikan dari semua prespektif baik itu pelayanan publik maupun perubahan yang signifikan dalam internal pemerintahan (Reformasi birokrasi) yang menganut sistem Meritokrasi dimana semua stakeholder yang ada di kabupaten ini diarahkan untuk kemajuan pembangunan yang muaranya kepada kesejahteraan masyarakat.
Maumere baru adalah kondisi dimana masyarakat Sikka yang sudah lebih produktif, kreatif, unggul dan mandiri. Inilah yang membedakan visi Bupati Jipik dan Simon dengan Bupati Bupati sebelumnya.
Keberhasilan konsep ini sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan semua pihak terkait sebagai bagian dari upaya mewujudkan “Maumere Baru”. Dengan demikian, “Maumere Baru” bukan hanya slogan, tetapi sebuah konsep pembangunan yang komprehensif dan berkelanjutan untuk kemajuan Kabupaten Sikka di masa mendatang. (VT)










