Sikka-Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2025, NU CARE–LAZISNU Kabupaten Sikka menyalurkan 137 paket perlengkapan sekolah (school kit) bagi para santri dan siswa di sejumlah TPQ (Tempat Pembelajaran Al-Qur’an) yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Sikka.
Kegiatan sosial-keagamaan ini menjadi bukti nyata kepedulian NU terhadap pendidikan santri, terutama di daerah pelosok yang aksesnya terbatas. Melalui program ini, NU ingin memastikan bahwa tidak ada anak bangsa yang kehilangan semangat belajar hanya karena keterbatasan ekonomi.
Penyaluran dilakukan secara bertahap di tiga zona wilayah: Zona Timur, Tengah, dan Barat. Tahap pertama digelar di TPQ Al-Bakri Tanjung Darat pada 26 Oktober 2025, menandai dimulainya gerakan solidaritas pendidikan dari NU CARE–LAZISNU Sikka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Turut hadir Ketua PCNU Kabupaten Sikka, Ustaz Mulyanto, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa NU tidak hanya hadir untuk urusan agama, tetapi juga menjadi penggerak kemanusiaan dan pendidikan.
“NU hadir untuk kemanusiaan. NU peduli pada pendidikan, peduli pada santri. Melalui LAZISNU, kita wujudkan perhatian dan kasih sayang kepada anak-anak yang menjadi penerus bangsa dan penjaga peradaban,” ujar Ustaz Mulyanto.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menghidupkan kembali semangat zakat, infak, dan sedekah sebagai wujud tanggung jawab sosial warga Nahdliyyin.
Sementara itu, Ketua LAZISNU Sikka, Hariyanto, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari misi besar NU memperkuat kemandirian umat melalui program-program sosial yang berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan setiap santri, di manapun mereka berada, merasakan manfaat dari kepedulian NU. Ini bukan sekadar bantuan, tapi bentuk cinta dan perhatian kepada generasi penerus bangsa,” tegasnya.
Penyaluran di Zona Tengah, pada 28 Oktober 2025, turut dihadiri para wali santri serta Ibu-Ibu Muslimat dan Fatayat NU Kabupaten Sikka. Suasana berlangsung hangat dan penuh haru, terutama ketika para santri menerima paket perlengkapan belajar mereka.
Salah satu guru ngaji, Ustazah Aisya dari TPQ Al-Khoiriyyah Perumnas, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian NU.
“Terima kasih kepada NU CARE.ID dan seluruh pengurus NU. Semoga menjadi amal jariyah dan terus membawa manfaat bagi anak-anak kami,” ucapnya.
Tahap terakhir penyaluran dilaksanakan di Zona Barat, tepatnya di TPQ Ar-Rahman dan TPQ Al-Ikhlas, yang dihadiri langsung Rais Syuriyah PCNU Sikka, KH. Hasan, dan Wakil Rais, H. Ghoozih Fahlefi.
“Ini bentuk nyata kepedulian NU terhadap pendidikan dan kesejahteraan umat. Mari kita jaga tradisi amaliyah NU, seperti tahlil, barzanji, dan sedekah, yang menjadi kekuatan sosial umat Islam di Nusantara,” pesan KH. Hasan.
Adapun 137 paket school kit berisi tas, kotak pensil, bolpoin, penghapus, penggaris, dan kitab. Bantuan ini diharapkan menumbuhkan semangat belajar santri sekaligus memperkuat kultur gotong royong dan solidaritas sosial warga Nahdliyyin di Kabupaten Sikka.











