Kecamatan Alok menunjukan trend positif dalam pertandingan bola voli usai mengalahkan tim dari Kecamatan Doreng pada lanjutan babak penyisihan grub B turnamen bola voli Bupati Cup 2025, Minggu, 2 November 2025 di lapangan Gelora Samador Maumere. Alok Timur unggul tiga set langsung dengan skor 25-16, 25-16, 28-26.
Kemenangan ini berkat penampilan apik para pemain muda yang menguasai jalannya pertandingan dan kejelihan pelatih Aleks Seran dalam membaca lawan. Kunci kemenangan Alok Timur terletak pada performa luar biasa empat pemain muda mereka yakni Castelo, Vanus, Rivan dan Stevan.
Sepanjang tiga set, empat pemain muda ini menjadi mesin pencetak angka terutama melalui spike mematikan dari sisi sayap maupun serangan cepat yang sulit dibendung. Mereka menunjukkan kombinasi kecepatan, kekuatan, dan ketenangan yang membuat pertahanan Doreng kewalahan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di sisi lain, Kecamatan Doreng yang mengandalkan pemain-pemain senior seperti Achos dan Roni tampaknya tidak mampu keluar dari tekanan.
Upaya-upaya serangan yang dipimpin oleh Achos sering kali patah oleh block rapat dan kecepatan serangan Alok Timur. Kualitas spike keras yang biasanya menjadi andalan Doreng berhasil diredam, membuat Doreng harus mengakui keunggulan Alok Timur di setiap set, sementara pemain andalan lain seperti Roni tidak berkembang dalam permainan itu.
Jalannya Pertandingan
Kecamatan Doreng membuka poin dengan dua kali quick tak terbendung dari pemain kenamaan Achos, namun spike kali ketiga mampu diblok oleh pemain Alok Timur. Jual beli serangan pun terjadi di menit-menit awal, namun justru Alok Timur berbalik unggul dua angka di atas Doreng. Spike tajam dari Roni kemudian menyamakan kedudukan di angka 7-7.
Demi menutup pergerakan Doreng, para pemain Alok Timur melakukan blok rapi serta umpan-umpan manis dari setter yang berhasil mengecoh para pemain di garis serang.
Alok Timur kemudian memimpin tiga angka atas Doreng yakni 10-7 dengan memanfaatkan pukulan yang tidak maksimal dari beberapa pemain lawan. Serangan demi serangan pun dilakukan oleh Castelo dan kawan-kawannya membawa Alok Timur unggul jauh enam angka yakni 19-13.
Beberapa kali Achos mencoba mempersempit ketertinggalan, namun hanya mentok di angka 16, sementara Alok Timur lebih cepat menyelesaikan babak pertama. Skor akhir 25-16 untuk kemenangan Alok Timur.
Di set kedua, Doreng masih dengan pola permainan yang sama. Blok yang kurang rapi, spike yang melebar keluar lapangan dan passing yang tidak sempurna hanya menambah angka bagi Alok Timur, sebaliknya dominasi pemain muda Alok Timur sulit dibendung, Castelo dan Vanus membawa Alok Timur unggul jauh 11-17, 20-14, 25-16.
Set ketiga Doreng perlahan menemukan ritme permainan. Tak ingin menyerah begitu saja, Doreng kembali mencetak angka dari tangan Achos dan beberapa pemain muda lainnya. Sempat unggul dua poin, Alok Timur akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 10-10. Saling kejar mengejar angka membuat kedua tim berusaha keluar dari tekanan, namun tetap saja Alok Timur menempel ketat hingga kedudukan 23-23. Harapan untuk bangkit kembali dari dua set sembelumnya akhirnya pupus, Doreng menyerah dengan keunggulan Alok Timur yang menyudahi pertandingan dengan skor akhir 28-26.
Manajer tim Kecamatan Doreng, Bronius Waldus mengakui keunggulan dari tim lawan. Iamengatakan kekalahan timnya disebabkan oleh faktor persiapan seperti waktu latihan yang tidak maksimal, fisik beberapa pemain inti yang tidak prima serta passing yang kurang sempurna saat bertanding.
Kata dia, pertandingan tinggal menyisahkan satu laga terakhir yakni melawan tim dari Kecamatan Kangae. Ia berharap pertandingan tersebut bisa dimenangkan oleh timnya agar bisa menjadi runer-up pada grub B.
Sementara itu Aleks Seran mengapresiasi tim-nya yang tampil solid dalam pertandingan tersebut meskipun dari Doreng sendiri memiliki dua pemain unggulan Kabupaten Sikka seperti Achos dan Roni.
“Di atas kertas kita mengakui Kangae memiliki beberapa pemain hebat, maka dari itu saya coba mengutak-atik pemain saya agar bisa menghadapi serangan-serangan mereka. Saya mempelajari beberapa pemain mereka dari beberapa permainan sehingga memang smash tajam dari mereka bisa kami tutupi dengan rapi. Sebaliknya saya menginstruksi pemain saya agar bermain dengan rapi, baik di sisi pertahanan maupun smasher-nya.” jelasnya
Dengan kemenangan ini, menurut Aleks, tim Alok Timur sudah meyakinkan diri bisa lolos dari zona grub.
Penulis:Mia Margaretha Holo.









