MAUMERE-TAJUKNTT-Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere melaksanakan kegiatan sosialisasi Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) di SMK Negeri 3 Maumere, Senin (2/2/2026).
Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi dan informasi kepada generasi muda, khususnya pelajar, mengenai jalur pendidikan kedinasan di bawah naungan kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang, keimigrasian, dan pemasyarakatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sosialisasi tersebut memperkenalkan Poltekpin sebagai perguruan tinggi kedinasan dengan sistem ikatan dinas yang mencetak sumber daya manusia profesional di bidang keimigrasian, pemasyarakatan, dan hukum terapan.
Melalui kegiatan ini, para pelajar diharapkan memiliki pemahaman awal serta kesiapan untuk mengikuti seleksi pendidikan kedinasan.
Materi sosialisasi disampaikan oleh Kepala Sub Seksi Teknologi Informasi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere, Juventus Laoly. Ia menjelaskan tentang Poltekpin, mulai dari sejarah pembentukan, sistem pendidikan dan pengasuhan taruna, program studi yang tersedia, hingga peluang penempatan lulusan di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme siswa yang terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere, M. Setiawan, mengatakan bahwa sosialisasi tersebut merupakan bentuk komitmen Imigrasi Maumere dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas.
“Melalui sosialisasi Politeknik Pengayoman Indonesia ini, kami berharap para pelajar dapat memahami serta mempersiapkan diri sejak dini untuk menempuh pendidikan kedinasan, sehingga ke depan mampu berkontribusi sebagai abdi negara di bidang hukum, keimigrasian, dan pemasyarakatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere akan terus melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya pelajar, sebagai upaya membangun kesadaran hukum serta menyiapkan generasi muda yang siap mengabdi kepada bangsa dan negara.








