MAUMERE-TAJUKNTT-PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia melalui program tanggung jawab sosial Perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) di bidang pendidikan vokasi.
Mengangkat tema “CSR Hino Indonesia: Pengembangan SDM Unggul melalui Dukungan Sarana Pembelajaran Kendaraan Niaga”, Hino menjalin kolaborasi strategis bersama Politeknik Cristo Re, Maumere, Nusa Tenggara Timur.
Seremoni penyerahan CSR mesin dan komponen kendaraan Hino, dilakukan oleh Pieter Andre selaku Training Division Head PT Hino Motors Sales Indonesia bersama Iwan Gunarso, Direktur PT Indomobil Prima Niaga kepada RD. Doni Migo, Direktur Politeknik Cristo Re, Kamis, (5/1/2026) di Kampus Politeknik Cristo Re Maumere, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Direktur Politeknik Cristo Re, RD. Doni Migo, mengatakan bahwa kolaborasi strategis dengan PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) merupakan langkah besar dalam meningkatkan relevansi pendidikan vokasi di wilayah Indonesia Timur.
Menurutnya, akses langsung terhadap teknologi industri adalah kunci utama agar lulusan tidak hanya memiliki gelar, tetapi juga kompetensi yang nyata.
“Dukungan berupa engine dan komponen kendaraan niaga yang digunakan langsung di industri sangat membantu mahasiswa untuk memahami sistem kerja secara nyata. Kami optimistis kerja sama ini akan memperkuat daya saing lulusan kami di pasar kerja nasional,” ujar RD. Doni Migo saat menerima bantuan CSR dari Hino Indonesia, Kamis (5/1/2026).
Penyerahan bantuan sarana pembelajaran ini dilakukan langsung oleh Pieter Andre selaku Training Division Head PT Hino Motors Sales Indonesia, bersama Iwan Gunarso, Direktur PT Indomobil Prima Niaga di Kampus Politeknik Cristo Re, Maumere.
Hino Indonesia menyerahkan paket lengkap sarana praktik yang terdiri dari: satu unit mesin Hino 500 Series tipe J08C Mesin andalan di sektor logistik dan pertambangan, Transmisi MX 06: Komponen kunci untuk pemahaman sistem penggerak. <span;>Axle SH17 Komponen gardan yang mencerminkan filosofi, Quality, Durability, and Reliability (QDR) Hino.
Sinergi Industri dan Pendidikan
Training Division Head HMSI, Pieter Andre, menyampaikan bahwa melalui Hino Vocational Partnership Program (HVPP), perusahaan berkomitmen untuk menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.
“Kami ingin mahasiswa memahami teknologi dan standar kerja industri sejak di bangku kuliah, sehingga mereka siap pakai saat lulus nanti,” jelas Pieter.
Senada dengan hal tersebut, Direktur PT Indomobil Prima Niaga, Iwan Gunarso, menambahkan bahwa ketersediaan SDM yang memahami standar Hino sangat krusial untuk mendukung layanan 3S (Sales, Service, Sparepart) yang andal di masa depan.
Politeknik Cristo Re dinilai memiliki potensi besar dalam mencetak tenaga profesional di bidang pemeliharaan mesin otomotif. Dengan hadirnya mesin berstandar industri di laboratorium kampus, mahasiswa kini dapat melakukan praktik komprehensif yang setara dengan kondisi di bengkel resmi.
Melalui program ini, Hino Indonesia berharap dapat terus berkontribusi dalam pemerataan kualitas pendidikan vokasi di seluruh pelosok negeri, memastikan bahwa talenta-talenta dari Maumere memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi ahli di industri kendaraan niaga global.








