MAUMERE – TAJUKNTT-Kabar duka yang menyelimuti warga Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, kini berubah menjadi teka-teki besar. STN (14), remaja putri yang dilaporkan hilang sejak Jumat (20/2/2026), akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sebuah area terpencil pada Senin (23/2/2026) siang.
Penemuan jasad siswi kelas VIII SMP MBC Ohe ini menyisakan tanda tanya besar bagi pihak keluarga. Korban ditemukan sekitar pukul 15.00 WITA di kawasan kali Napun Koja Gelo, Dusun Woloklereng, sebuah lokasi yang jauh dari pemukiman warga dan dari kediaman korban di Dusun Romanduru.
Kepala Desa Rubit sekaligus perwakilan keluarga korban, Polikarpus Heret, pada Senin (23/2/2026) malam di Polres Sikka menjelaskan bahwa STN terakhir kali terlihat pada Jumat sore saat pamit menuju rumah tantenya di Woloklereng.
“Sampai pukul 20.00 WITA korban belum pulang. Setelah berkomunikasi dengan orang tua korban, tantenya mengatakan STN sudah pamit pulang sejak sore. Sejak saat itu, keluarga terus melakukan pencarian hingga akhirnya menemukan sudah tidak bernyawa pada Senin sore,” tutur Polikarpus.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
STN merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, terutama orang tua dan kedua kakak laki-lakinya yang saat ini bekerja di Kota Maumere dan menempuh studi perguruan tinggi di Bali.
Pihak keluarga menyatakan tidak ingin berspekulasi namun meminta ketegasan hukum. Mereka menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada aparat kepolisian Polres Sikka untuk diusut tuntas.
“Kami belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban. Namun, kami meminta pihak Polres Sikka untuk mengungkap secara tuntas penyebab kematian anak kami,” tegas Polikarpus.
Pantauan media ini di ruang SPKT Polres Sikka tengah dilakukan pemeriksaan terhadap para saksi yang menemukan korban STN dalam keadaan tidak bernyawa.
Terpisah, Kapolres Sikka melalui Kasi Humas Polres Sikka, Iptu Leonardus Tunga, membenarkan penemuan jasad tersebut. Ia menyebutkan bahwa Tim Inafis Polres Sikka telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan identifikasi awal, olah TKP dan mengevakuasi jasad korban.









