Polres Sikka Periksa Saksi dan Tangkap Seorang Pria yang Diduga Terkait Meninggalnya Siswa SMP di Desa Rubit

- Reporter

Rabu, 25 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE-TAJUKNTT-Kepolisian Resor (Polres) Sikka terus melakukan penyelidikan kasus kematian seorang siswa SMP berinisial S. T. N. (14 tahun). Ia ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa di Kali Watuwogat, Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, Senin (23/2/2026) siang.

Kepala Seksi Humas Polres Sikka, IPDA Leonardus Tunga, mengatakan penyidik saat ini tengah melakukan pemeriksaan dua orang saksi dan seorang pria yang diduga memiliki keterkaitan erat dengan peristiwa kematian korban.

“Penyidik saat ini tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap seorang pria yang diduga memiliki keterkaitan erat dengan peristiwa kematian korban, ” ungkap IPDA Leonardus Tunga, Selasa (24/02/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, KBO Satreskrim Polres Sikka, IPTU I Nyoman Aryasa mengatakan, sejauh ini polisi telah memeriksa tiga orang saksi terkait peristiwa tersebut. Mereka diperiksa karena ikut dalam pencarian korban.

Ia menambahkan, terkait dugaan penyebab kematian korban, berdasarkan pemeriksaan awal, pihaknya menemukan tanda kekerasan secara kasat mata pada tubuh korban. Namun demikian, hasil penyelidikan sementara mengarah kepada dugaan penganiayaan berat.

“Dugaan sementara kematian karena penganiayaan berat, ” ungkap IPTU I Nyoman Aryasa.

Informasi yang dihimpun media ini, seorang pria yang diduga memiliki keterkaitan erat dengan peristiwa kematian korban berinisial S berusia 40 tahun. Ia ditangkap oleh Tim Buser Polres Sikka, Selasa (24/2/2026).

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dakwaan Jaksa di Sidang Perdana STN: Kekerasan Seksual, Pembunuhan, dan Upaya Hilangkan Jejak
Barang Bukti Dipertanyakan, Kasat Reskrim Polres Sikka: Kayu 1,5 Meter Digunakan Menutup Jenazah
Banyak Kejanggalan, Jaringan HAM Sikka Minta Pasal Pembunuhan Remaja di Desa Rubit Ditinjau Ulang
Update Kasus Pembunuhan di Rubit: Kejari Sikka Tambah Pasal Sangkaan dan Berkas Akan Segera Dilimpahkan ke PN Maumere
P-21 yang Dipaksakan? Kuasa Hukum Anak Korban STN Beberkan 8 Alasan Berkas Belum Layak P-21
Mobil Pick Up Terjun ke Jurang di Pantai Tanjung Kajuwulu, Sopir Tewas
Warga Sikka Diduga Bunuh Diri Karena Depresi Alami Sakit yang Menahun
Warga Kota Maumere yang Tinggal Sendirian Ditemukan Membusuk di Dalam Rumahnya, Diduga Akibat Sakit Komplikasi
Berita ini 409 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 13:03 WITA

Dakwaan Jaksa di Sidang Perdana STN: Kekerasan Seksual, Pembunuhan, dan Upaya Hilangkan Jejak

Rabu, 29 April 2026 - 01:59 WITA

Barang Bukti Dipertanyakan, Kasat Reskrim Polres Sikka: Kayu 1,5 Meter Digunakan Menutup Jenazah

Kamis, 23 April 2026 - 04:14 WITA

Banyak Kejanggalan, Jaringan HAM Sikka Minta Pasal Pembunuhan Remaja di Desa Rubit Ditinjau Ulang

Senin, 20 April 2026 - 08:42 WITA

Update Kasus Pembunuhan di Rubit: Kejari Sikka Tambah Pasal Sangkaan dan Berkas Akan Segera Dilimpahkan ke PN Maumere

Senin, 20 April 2026 - 04:34 WITA

P-21 yang Dipaksakan? Kuasa Hukum Anak Korban STN Beberkan 8 Alasan Berkas Belum Layak P-21

Berita Terbaru