MAUMERE-TAJUKNTT-Kepolisian Resor (Polres) Sikka terus melakukan penyelidikan kasus kematian seorang siswa SMP berinisial S. T. N. (14 tahun). Ia ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa di Kali Watuwogat, Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, Senin (23/2/2026) siang.
Kepala Seksi Humas Polres Sikka, IPDA Leonardus Tunga, mengatakan penyidik saat ini tengah melakukan pemeriksaan dua orang saksi dan seorang pria yang diduga memiliki keterkaitan erat dengan peristiwa kematian korban.
“Penyidik saat ini tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap seorang pria yang diduga memiliki keterkaitan erat dengan peristiwa kematian korban, ” ungkap IPDA Leonardus Tunga, Selasa (24/02/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, KBO Satreskrim Polres Sikka, IPTU I Nyoman Aryasa mengatakan, sejauh ini polisi telah memeriksa tiga orang saksi terkait peristiwa tersebut. Mereka diperiksa karena ikut dalam pencarian korban.
Ia menambahkan, terkait dugaan penyebab kematian korban, berdasarkan pemeriksaan awal, pihaknya menemukan tanda kekerasan secara kasat mata pada tubuh korban. Namun demikian, hasil penyelidikan sementara mengarah kepada dugaan penganiayaan berat.
“Dugaan sementara kematian karena penganiayaan berat, ” ungkap IPTU I Nyoman Aryasa.
Informasi yang dihimpun media ini, seorang pria yang diduga memiliki keterkaitan erat dengan peristiwa kematian korban berinisial S berusia 40 tahun. Ia ditangkap oleh Tim Buser Polres Sikka, Selasa (24/2/2026).









