Fakta Baru Kasus Kematian Tragis Siswa SMP di Desa Rubit, Sikka: Polisi Tangkap Bapak dan Anak!

- Reporter

Kamis, 26 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE –TAJUKNTT- Teka-teki kematian tragis S.T.N, siswa SMP MBC Ohe yang ditemukan tak bernyawa di Kali Watuwogat, Desa Rubit, mulai menemui titik terang.

Korban sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak Jumat (20/2/2026). Setelah pencarian selama empat hari, warga dikejutkan dengan penemuan jasad korban di aliran Kali Watuwogat pada Senin (23/2/2026) siang.

Kaur Bin Ops Reserse Kriminal Polres Sikka, IPTU I Nyoman Ariasa, mengonfirmasi bahwa berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan koordinasi dengan tim medis RSUD Tc. Hillers Maumere, korban diduga kuat merupakan korban penganiayaan berat sebelum akhirnya tewas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dugaan awalnya seperti itu (dibunuh). Kami terus mendalami bukti-bukti di lapangan,” ujar IPTU I Nyoman Ariasa dalam konferensi pers, Selasa (24/2/2026).

Kronologi Penangkapan
Aparat Kepolisian Resor (Polres) Sikka bergerak cepat dengan mengamankan dua orang diduga terkait kematian tak wajar tersebut. Pelarian keduanya berakhir di dua lokasi berbeda setelah sempat meninggalkan Desa Rubit pasca hilangnya korban.

SG (ayah), dibekuk Tim Buser Polres Sikka di wilayah Nebe pada Selasa (24/2/2026) pagi sekitar pukul 09.00 WITA. Sementara itu, FGR (anak), diamankan di rumah keluarganya di Kampung Wolotopo, Kabupaten Ende, pada Selasa siang.

Informasi mengenai penangkapan ini diperkuat oleh pernyataan Kepala Desa Rubit, Polikarpus Heret. Ia mengungkapkan bahwa dua orang yang diamankan polisi adalah warganya sendiri, yakni SG (40) dan anaknya, FGR yang diperkirakan berusia 16 tahun. FGR diketahui merupakan siswa kelas IX SMP MBC Ohe atau kakak kelas dari korban S.T.N.

“Keduanya merupakan bapak dan anak yang selama ini tinggal di Kampung Woloklereng, Desa Rubit. Saat ini keduanya sudah dibawa ke Mapolres Sikka untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Polikarpus saat ditemui di Polsek Kewapante, Rabu (25/2/2026) sore.

Kasie Humas Polres Sikka, IPDA Leonardus Tunga mengatakan, Tim Buser telah mengamankan SG yang diduga mengetahui kasus tersebut.

“Yang bersangkutan masih diperiksa tetapi faktanya kita sudah mengamankan satu orang yang mengetahui kasus tersebut,” ungkapnya pada Selasa (24/2).N

Namun, terkait detail penangkapan sang anak (FGR), IPDA Leonardus Tunga menyatakan masih melakukan koordinasi internal.

“Saya masih menghubungi Kasat Reskrim Polres Sikka, belum ada keterangan (tambahan) dari Kasat Reskrim,” ungkapnya pada Rabu (25/2/2026) sore.

Polikarpus menambahkan bahwa masyarakat Desa Rubit saat ini tengah diliputi duka mendalam. Ia berharap pihak kepolisian dapat bekerja transparan dan segera mengungkap motif di balik tindakan keji tersebut.

“Keluarga dan masyarakat berharap polisi secepatnya mengungkap apa motif pembunuhan ini dan pelaku dihukum seadil-adilnya,” pungkasnya.

Komentar FB

Follow WhatsApp Channel tajukntt.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Soroti Vonis Kasus Pembunuhan Noni, Emanuel Herdiyanto Minta Keluarga Ajukan Banding atau Bukti Baru
Ditpolairud Polda NTT Tetapkan Nelayan Parumaan, Sikka DPO Kasus Penangkapan Ikan dengan Bom
Dua Orang Jadi Tersangka Baru Kasus Pembunuhan Noni, Bantu Anak Pelaku Kabur ke Ende
Muncul Tudingan Suap Rp 5 Juta ke Penyidik dalam Kasus Pembunuhan Noni, Wakapolres Sikka: Saksi Alami Halusinasi
Niat Minta Ongkos Pulang Saat Ditilang, Anak di Sikka Diduga Dianiaya Oknum Polantas
Buruh Logistik yang Meninggal Jatuh dari Mobil Box di Sikka Ternyata Tulang Punggung Keluarga, Tinggalkan Orang Tua Lansia yang Hidup Sendirian
Buruh Logistik Terjatuh dari Mobil Box di Bolawolon, Sikka, Mengalami Pendarahan Serius di Kepala dan Meninggal Dunia
Saksi Kunci Tak Hadir di Sidang Ketiga Kasus Pembunuhan STN, Kuasa Hukum Nilai Polres Sikka Lalai
Berita ini 4,909 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 14:28 WITA

Soroti Vonis Kasus Pembunuhan Noni, Emanuel Herdiyanto Minta Keluarga Ajukan Banding atau Bukti Baru

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:49 WITA

Ditpolairud Polda NTT Tetapkan Nelayan Parumaan, Sikka DPO Kasus Penangkapan Ikan dengan Bom

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:20 WITA

Dua Orang Jadi Tersangka Baru Kasus Pembunuhan Noni, Bantu Anak Pelaku Kabur ke Ende

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:49 WITA

Muncul Tudingan Suap Rp 5 Juta ke Penyidik dalam Kasus Pembunuhan Noni, Wakapolres Sikka: Saksi Alami Halusinasi

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:12 WITA

Niat Minta Ongkos Pulang Saat Ditilang, Anak di Sikka Diduga Dianiaya Oknum Polantas

Berita Terbaru